Jateng Siapkan Ekosistem Basket Mandiri, Gubernur Luthfi Dorong Kemandirian Olahraga

- Reporter

Senin, 13 Oktober 2025 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Tengah akan mengembangkan industri olahraga daerah yang berkelanjutan. Salah satu fokus utamanya yakni mengubah pola pembinaan basket dari ketergantungan pada dana APBD, menuju sistem yang lebih produktif dan berbasis industri.

“Selama ini olahraga beregu di daerah hanya mengandalkan anggaran APBD. Sudah saatnya bola basket diarahkan ke arah industri, agar pembinaan bisa berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Ketua Perbasi Jawa Tengah, Bagus Andrean John saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di ruang kerja Gubernur, Kota Semarang, Senin, 13 Oktober 2025.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Tengah.

Jhon menjelaskan, sejumlah program strategis, termasuk rencana menjadikan cabang olahraga bola basket sebagai industri olahraga daerah yang mandiri dan berkelanjutan.

Setelah pelantikan pengurus baru pada 21 September 2025 lalu, pihaknya langsung menyiapkan beberapa program kerja untuk tahun mendatang.

Baca Juga :  Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Pengrov Taekwondo Jateng

John mengatakan, langkah tersebut juga akan melibatkan sektor kepemudaan dan pelaku UMKM. Melalui berbagai kompetisi di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, Perbasi berkomitmen membangun ekosistem basket yang melibatkan sponsor, pelaku usaha, dan lembaga pendidikan.

“Dalam setiap liga nanti, kami membawa tiga variabel yang selalu ada, yakni olahraga, kepemudaan, dan UMKM,” katanya.

Lebih lanjut, gagasan liga ini akan bergulir mulai Januari 2026. Peserta dari sekolah dan juga klub yang dibagi menjadi dua kategori terpisah.

“Saat ini kami sedang menyiapkan perangkat pertandingan seperti wasit, statistik pertandingan, dan sarana prasarana, termasuk kategori untuk tingkat SD,” jelasnya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Masrofi, menyatakan, dukungan penuh pemerintah terhadap langkah Perbasi tersebut.

Menurutnya, dalam audiensi tersebut arah kebijakan Gubernur Ahmad Luthfi adalah menjadikan olahraga tidak hanya sekadar kegiatan fisik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.

“Kami mendukung penuh langkah Perbasi Jateng agar bola basket tidak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai sarana mengolahragakan masyarakat dan membangun industri olahraga,” ujarnya.

Baca Juga :  Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi Secara Aklamasi Terpilih Jadi Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Tengah

Ia menambahkan, Gubernur Ahmad Luthfi juga sangat mengapresiasi perihal pelaksanaan liga basket di Jawa Tengah disinergikan dengan pameran UMKM dan kegiatan kepemudaan.

“Kita dorong agar olahraga menjadi industri, tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pembiayaan pemerintah. Seperti halnya lari, sepeda, dan marathon yang kini dikelola secara mandiri dan animonya luar biasa,” tambahnya.

Adapun dalam dua tahun terakhir prestasi bola basket Jawa Tengah menunjukkan tren positif. Pada PON 2024 di Sumatera Utara dan Aceh, tim basket Jateng berhasil meraih medali perunggu. Sedangkan dalam ajang Pra Popnas, atlet basket Jawa Tengah meraih medali emas dan perunggu.

“Ini menjadi modal penting menuju Popnas 2025 di Jakarta pada 1-10 November 2025. Harapannya, prestasi basket Jawa Tengah bisa terus meningkat dan membawa nama baik daerah di tingkat nasional,” ungkapnya.

Berita Terkait

Borobudur Marathon 2026 Tambah Kuota Jadi 12.500 Pelari, Bidik Perputaran Ekonomi Tembus Rp100 Miliar
Gubernur Ahmad Luthfi Optimistis Kejurnas Tinju Lahirkan Bibit Juara Baru Jawa Tengah
Menembus Gua hingga Pantai, Kebumen Geopark Trail Run Suguhkan Pengalaman Trail Run yang Berbeda
Bersama Putranya, Ahmad Luthfi Tunjukkan Inklusivitas Nyata di Soekarno Run 2026
Gubernur Jateng Cup Taekwondo Pecahkan Antusiasme, Hampir 3.000 Atlet Berlaga
Dieng Caldera Race 2026 Catat Lonjakan Peserta Asing dan Dampak Ekonomi
PSMTI Walk & Run Perdana Meriah, Gus Yasin Dorong Budaya Hidup Sehat
Tidar Borobudur 10K Perdana Berlangsung Meriah, Peserta Tembus 8.000 Orang

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:40 WIB

Borobudur Marathon 2026 Tambah Kuota Jadi 12.500 Pelari, Bidik Perputaran Ekonomi Tembus Rp100 Miliar

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:13 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Optimistis Kejurnas Tinju Lahirkan Bibit Juara Baru Jawa Tengah

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:35 WIB

Menembus Gua hingga Pantai, Kebumen Geopark Trail Run Suguhkan Pengalaman Trail Run yang Berbeda

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:27 WIB

Bersama Putranya, Ahmad Luthfi Tunjukkan Inklusivitas Nyata di Soekarno Run 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Jateng Cup Taekwondo Pecahkan Antusiasme, Hampir 3.000 Atlet Berlaga

Berita Terbaru