Wagub Taj Yasin: Jateng Sumbang 16,9 Persen Penyaluran KUR Nasional

- Reporter

Selasa, 9 September 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Provinsi Jawa Tengah mencatat prestasi membanggakan dengan menjadi provinsi berpenyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Dr. Ferry Irawan, dalam Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi dan Optimalisasi Penyaluran Kredit Usaha Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), serta Kredit Industri Padat Karya (KIPK), di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa 9 September 2025.

Ferry Irawan mengungkapkan, hingga 31 Agustus 2025 realisasi penyaluran KUR nasional telah mencapai Rp180,01 triliun atau 62,62 persen dari target tahun 2025 sebesar Rp287,47 triliun. Jumlah penerima KUR secara nasional mencapai 3,07 juta debitur.

Dari capaian itu, Jawa Tengah menempati posisi pertama sebagai provinsi dengan penyaluran terbesar. Total penyaluran KUR di Jawa Tengah mencapai Rp30,48 triliun atau 16,9 persen dari total nasional, dengan jumlah penerima sebanyak 590.316 debitur.

“Ini membuktikan bahwa pelaku UMKM di Jawa Tengah benar-benar memanfaatkan KUR secara optimal. Hal ini juga didukung posisi PT Jamkrida sebagai penjamin risiko dan peran Bank Jateng sebagai penyalur,” tegas Ferry.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Bulog Jamin Stok Beras di Klaten Aman

Menanggapi capaian tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.

“Alhamdulillah, penyerapan KUR di Jawa Tengah menjadi yang terbesar secara nasional. Ini berkat kerja keras bersama, mulai dari pemerintah daerah, perbankan, penjamin, hingga para pelaku usaha. Harapan kami, KUR tidak hanya memperkuat sektor pertanian melalui Kredit Alsintan, tetapi juga menggerakkan industri padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja,” ujarnya, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, saat memberi arahan FGD.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis Kredit Alsintan kepada beberapa pelaku usaha. Di antaranya Totok Rusdiyanto, pengusaha jasa persewaan alsintan (debitur Bank Jateng, plafon Rp505 juta).

Kemudian Antok, pelaku usaha alsintan (calon debitur BRI, plafon Rp550 juta). Selanjutnya Kaharudin, pengusaha jasa penyewaan alsintan (calon debitur Bank Mandiri, plafon Rp520 juta).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Puji Gubernur Jateng, Pemesanan Bus Listrik Jadi Contoh Daerah Lain

Terakhir Achmad Samsul Hadi, pelaku usaha jasa taxi alsintan (combine harvester) dan perdagangan gabah (calon debitur BNI, plafon Rp540 juta).

Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Jasa Keuangan dan Usaha Bisnis Kemenko Perekonomian, Dr. Gunawan Pribadi; Direktur Ketahanan dan Iklim Usaha Industri Kemenperin, Binoni Tio A. Napitupulu; serta Direktur Pembiayaan Pertanian Kementerian Pertanian, Dr. drh. Purwanta, M.Kes.

Selain itu, Kepala Subdirektorat Kredit Program dan Investasi Lainnya Kementerian Keuangan, Darta, juga mengikuti jalannya acara secara daring.

Yasin berharap FGD ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, penjamin, dan pelaku usaha.

Dengan capaian penyaluran KUR yang sudah terbukti, Jawa Tengah diharapkan terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, mendukung ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau sistemnya bagus, saya rasa sumbangan kita untuk ketahanan pangan bisa lebih besar lagi, bahkan bisa menjadi nomor satu,” ucapnya usai acara.***

Berita Terkait

BRI Pemalang Salurkan KUR Rp766 Miliar hingga Juli 2026
Luthfi Bidik Peluang Ekonomi IKN, Industri Jateng Siap Perluas Pasar
Sisa Tiga Minggu, Taj Yasin Pacu Sensus Ekonomi Jateng hingga Tuntas
Gus Yasin: FAJAR 2026 Bukan Sekadar Pameran, Tapi Penguat Ekosistem Halal Jateng
Sinergi Jateng-Kaltim Buka Potensi Bisnis Rp20,2 Triliun di Berbagai Sektor
BPS Catat Kemiskinan Jawa Tengah Turun, Ekonomi Tumbuh Lebih Tinggi dari Nasional
Bulog Campus Preneur, Mahasiswa Berpeluang Jadi Pengusaha Pangan Lewat RPK Muda
BULOG Jateng Genjot Distribusi SPHP dan Beras Premium, Stok Dipastikan Aman

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:02 WIB

BRI Pemalang Salurkan KUR Rp766 Miliar hingga Juli 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Luthfi Bidik Peluang Ekonomi IKN, Industri Jateng Siap Perluas Pasar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Sisa Tiga Minggu, Taj Yasin Pacu Sensus Ekonomi Jateng hingga Tuntas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Gus Yasin: FAJAR 2026 Bukan Sekadar Pameran, Tapi Penguat Ekosistem Halal Jateng

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Sinergi Jateng-Kaltim Buka Potensi Bisnis Rp20,2 Triliun di Berbagai Sektor

Berita Terbaru

- BRI PEMALANG- BRI Kantor Cabang Pemalang. Foto : ist/metrojateng.id

Bisnis

BRI Pemalang Salurkan KUR Rp766 Miliar hingga Juli 2026

Senin, 10 Agu 2026 - 22:02 WIB