LFSP Dikukuhkan, Jawa Tengah Jadi Pelopor Fasilitasi Ribuan Pesantren di Indonesia

- Reporter

Senin, 8 September 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen mengukuhkan Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Provinsi Jawa Tengah periode 2025–2030.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen mengukuhkan Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Provinsi Jawa Tengah periode 2025–2030.

SEMARANG — Sebagai pemimpin pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen mengukuhkan Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Provinsi Jawa Tengah periode 2025–2030.

Pengukuhan berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin 8 September 2025, dan dipimpin langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menegaskan, pembentukan LFSP merupakan implementasi dari Undang-Undang Pesantren serta Perda Pesantren yang telah ditetapkan.

“Aturan sudah ada, tapi kalau tidak ada lembaga yang menjalankan, ya tidak ada manfaatnya. Karena itu LFSP dibentuk untuk mengakomodasi masukan dan program pesantren,” ujarnya usai acara.

Menurut Taj Yasin, LFSP akan menjadi penghubung antara pesantren dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, maupun lainnya.

Baca Juga :  17.221 Peserta Lolos Seleksi CPNS Kemenag Tahun Anggaran 2024

“Fasilitasi ini agar santri dan pesantren bisa lebih masif lagi. Salah satu programnya adalah beasiswa santri, yang akan dikoordinasikan dengan kampus-kampus di dalam maupun luar negeri seperti Yaman, Mesir, Jerman, hingga Australia,” imbuhnya.

Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Saiful Mujab, menyebut langkah ini merupakan terobosan penting. Dengan lembaga ini, pesantren bisa dipetakan dengan baik dan diarahkan untuk mewujudkan pesantren hebat.

“Jawa Tengah menjadi provinsi pertama yang membentuk lembaga fasilitasi dan sinergitas pesantren,” katanya.

Ia menambahkan, lebih dari 5.000 pesantren dengan hampir 600 ribu santri akan terbantu melalui fasilitasi lembaga ini.

Baca Juga :  Wagub Jateng Minta ITHLA Kembangkan Arab Pegon sebagai Instrumen Diplomasi

Ketua LFSP Jawa Tengah, Prof Hasyim Muhammad, menyampaikan bahwa tahap awal lembaga akan fokus pada penataan organisasi dan penyusunan program.

“Pada Oktober nanti insyaAllah akan ada rapat penganggaran. Saat ini, terkait beasiswa luar negeri, kita siapkan program, juknis, dan mekanisme rekrutmen. Untuk tahap awal, kerja sama dengan 40 perguruan tinggi dalam negeri bisa segera dilaksanakan,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan LFSP menjadi langkah awal penting bagi pengakuan dan penguatan pesantren.

“Pesantren tidak hanya fokus di ilmu agama, tapi juga ilmu umum dan persoalan sosial. Lembaga ini akan memfasilitasi sinergi program Pemprov dengan pesantren agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas,” ujarnya.***

Berita Terkait

62 Siswa Berprestasi Terancam Gagal, Sekda Jateng Ajak ASN Turun Tangan
Nawal Yasin Ajak Warga Rutin Ikuti Majelis Ilmu demi Generasi Berakhlak
Asah Nalar Kritis, Nawal Yasin Perkuat Gerakan Literasi di Jateng
Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna
Lewat Sehelai Kain, Nawal Yasin Sampaikan Pesan Inspiratif untuk Guru PAUD
Dorong Santri Jadi Penulis, Nawal Yasin Gaungkan Kebangkitan Literasi Pesantren
Wagub Jateng Minta ITHLA Kembangkan Arab Pegon sebagai Instrumen Diplomasi
Industri Serap 90 Persen Lulusan SMK Jateng, Bukti Vokasi Kian Berkualitas

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 08:55 WIB

Nawal Yasin Ajak Warga Rutin Ikuti Majelis Ilmu demi Generasi Berakhlak

Jumat, 10 April 2026 - 19:00 WIB

Asah Nalar Kritis, Nawal Yasin Perkuat Gerakan Literasi di Jateng

Jumat, 10 April 2026 - 13:55 WIB

Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna

Rabu, 8 April 2026 - 10:44 WIB

Lewat Sehelai Kain, Nawal Yasin Sampaikan Pesan Inspiratif untuk Guru PAUD

Selasa, 7 April 2026 - 20:02 WIB

Dorong Santri Jadi Penulis, Nawal Yasin Gaungkan Kebangkitan Literasi Pesantren

Berita Terbaru