Ratusan Pelari dari Dalam dan Luar Negeri Ikuti Merapi Merbabu de Trail 2025

- Reporter

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI – Gunung Merapi dan Gunung Merbabu di Jawa Tengah tidak hanya memikat para pendaki, tetapi juga menjadi arena olahraga ekstrem yang menarik minat pelari dari berbagai negara.

Melalui ajang Merapi Merbabu de Trail 2025, sebanyak lebih dari 700 pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara berlaga dalam lomba lari bertaraf internasional yang digelar di jalur pendakian Selo, Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGM), Kabupaten Boyolali, Minggu (3/8/2025).

Panitia menyediakan tiga kategori jarak, yakni 5K, 10K, dan 20K. Para peserta tak hanya menguji ketahanan fisik di jalur-jalur ekstrem, tetapi juga menikmati panorama cagar biosfer Merapi-Merbabu yang memukau.

Baca Juga :  Antusiasme Pelari Tinggi, Sekda Jateng Dorong Kalender Lari Daerah 2026

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang turut berpartisipasi, mengatakan ajang ini menjadi sarana mempromosikan sport tourism sekaligus kampanye kelestarian lingkungan.

“Ini jadi catatan penting, bagaimana mencintai lingkungan, gunung, dan wisata alam. Sport tourism berbasis alam seperti ini mampu mendorong perputaran ekonomi sekaligus menyampaikan pesan menjaga alam,” ujarnya.

Sumarno berharap kegiatan ini dapat digelar lebih besar pada masa mendatang. Ia menekankan pentingnya menjaga gunung sebagai daerah tangkapan air untuk kebutuhan irigasi, air baku, dan air minum.

Baca Juga :  Ajang Tempa Atlet, Sekda Jateng Minta Kolaborasi Event Nasional Diperbanyak

Salah satu peserta, Ridwan Maulana (26) asal Karawang, Jawa Barat, mengaku terkesan dengan keindahan alam Jawa Tengah. Meski terbiasa mendaki gunung seperti Merapi, Sindoro, Sumbing, Slamet, dan Lawu, ini adalah kali pertamanya mengikuti lomba trail run.

“Saya ingin merasakan sensasi baru, apalagi jalurnya menantang,” kata Ridwan.

Peserta lain, Budiawan Dwi (27) dari Yogyakarta, menilai jalur Merbabu memberikan pengalaman berbeda.

“Saya ambil jarak 10K. Jalurnya butuh strategi, latihan, dan persiapan matang,” ujarnya.

Berita Terkait

Tantang Medan Ekstrem Gunung Slamet, Atlet Trail Run Jateng Bersiap Menuju PON 2028
Pemprov Jateng Optimistis Slamet Trail Run Pulihkan Kepercayaan Wisatawan ke Guci
Empat Medali Asian Games 2026 Jadi Bukti Kiprah Atlet Takraw Jateng
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Taj Yasin Sebut Sepak Bola Bangkit
7.990 Atlet Berebut Medali di Porprov Jateng XVII, Bibit Atlet Diburu
Gubernuran Jateng Jadi Lautan Suporter saat Timnas Indonesia Hadapi Singapura
Taj Yasin Dorong Pengembangan Sport Industry dan Sport Tourism di Jawa Tengah
Dari Popda Menuju Popnas, Jateng Siapkan Regenerasi Atlet Berprestasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Tantang Medan Ekstrem Gunung Slamet, Atlet Trail Run Jateng Bersiap Menuju PON 2028

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Pemprov Jateng Optimistis Slamet Trail Run Pulihkan Kepercayaan Wisatawan ke Guci

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Empat Medali Asian Games 2026 Jadi Bukti Kiprah Atlet Takraw Jateng

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Taj Yasin Sebut Sepak Bola Bangkit

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:22 WIB

7.990 Atlet Berebut Medali di Porprov Jateng XVII, Bibit Atlet Diburu

Berita Terbaru