Bupati Semarang Bagikan 3.486 Kartu Penyandang Disabilitas

- Reporter

Sabtu, 19 Juli 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGARAN – Terik sinar matahari yang cukup menyengat kulit tak menyurutkan keceriaan Christiana Ratna Widaryanti. Pasalnya, harapannya bersama teman-teman disabilitas, untuk mendapat pengakuan hak secara formal terpenuhi.

Dia secara simbolis, menerima kartu penyandang disabilitas (KPD) langsung dari Bupati Semarang Ngesti Nugraha, di Alun -Alun Sidomulyo, Ungaran Timur, Jumat (18/7/2025).

Menurut Christina, usulan penerbitan KPD berasal dari pihaknya. Sebagai Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), dia berharap, teman-teman perkumpulannya bisa mendapatkan jaminan pemenuhan hak. Termasuk di bidang kesehatan, pendidikan, bahkan hak perlakuan khusus di sarana transportasi umum.

Baca Juga :  2,4 Juta Pekerja Jateng Terlindungi, Posko THR Resmi Dibuka

“KPD menjadi kartu identitas kami, sekaligus menjamin kesejahteraan disabilitas di bidang pendidikan, kesehatan, dan fasilitas transportasi,” terangnya.

Dicontohkan, di Jakarta sudah ada kerja sama dengan operator transportasi umum, untuk memberikan potongan harga tiket. Sedangkan di Sulawesi Utara, lanjutnya, ada jaminan sosial yang bisa diakses dengan bukti KPD itu.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan, penerbitan KPD dimaksudkan untuk memperoleh data pasti para difabel. Ada 3.486 difabel yang terdata. Pendataan akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi jika ada yang belum terdaftar.

Baca Juga :  Perkuat Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, TP PKK Jateng dan USM Teken MoU

“Pemkab Semarang seterusnya akan mengusahakan privilege bagi penyandang disabilitas ke Kemensos, berdasarkan data pasti yang ada,” ujarnya .

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah menyampaikan, KPD menjadi langkah penting peningkatkan pelayanan sosial, bagi penyandang disabilitas. KPD merupakan bagian dari optimalisasi kemandirian disabilitas yang terangkum dalam aksi perubahan yang dinamakan sinergitas pelatihan, bantuan, dan pendampingan berkelanjutan (Sip Tenan Gan) berkelanjutan.

“Akan ada pelatihan kewirausahaan dan bantuan modal, bagi pelaku UMKM disabikitas,” ungkapnya.

Berita Terkait

BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya
Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha
Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat
Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan
Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh
Halalbihalal di Rembang, Taj Yasin Serukan Maaf Tanpa Sekat
Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan, DPR RI Ajak Masyarakat Terlibat
Kemenko Pangan Tunjuk Jateng Jadi Pilot Project Penguatan Kemitraan MBG

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:39 WIB

BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya

Rabu, 15 April 2026 - 16:27 WIB

Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha

Rabu, 15 April 2026 - 15:32 WIB

Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat

Rabu, 15 April 2026 - 15:23 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Selasa, 14 April 2026 - 17:26 WIB

Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh

Berita Terbaru