Luthfi-Yasin Cek Pembangunan Kolam Retensi Terboyo dan Sriwulan

- Reporter

Selasa, 27 Mei 2025 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin meninjau proyek pembangunan kolam retensi Terboyo dan Sriwulan, Kota Semarang Selasa (27/5/2025).

“Kita sudah cek, kolam retensi Terboyo luasnya hampir 189 hektare, bisa menampung 6 juta kubik air, kemudian sebelahnya adalah Sriwulan, luasnya 28 hektare bisa menampung 1 juta kubik lebih. Artinya, dengan penyiapan jangka panjang ini cukup untuk meng-cover terjadinya rob atau banjir,” kata Luthfi, di sela pengecekan lokasi.

Ditambahkan, kolam retensi Terboyo dan Sriwulan terpisah oleh Kali Babon. Kedua kolam retensi itu dilengkapi dengan rumah pompa untuk mengalirkan air dari kolam retensi ke laut, sehingga mencegah genangan yang berkepanjangan. Konstruksi kolam retensi itu terintegrasi dalam proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak tahap 1, yang juga menjadi giant sea wall, tepatnya pada seksi 1C.

Baca Juga :  Wagub Jateng Pastikan Proses Huntara Sirampog Berjalan Cepat dan Aman

Luthfi menjelaskan, langkah-langkah konkret sudah disiapkan, ada jangka pendek, menengah, dan panjang. Semua itu dilakukan dengan kerja komprehensif antara pemerintah pusat, dalam hal ini Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan dinas-dinasnya, serta pemerintah kabupaten/kota. Hal itu wujud dari kehadiran negara dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita sudah hampir satu bulan melakukan infiltrasi di daerah Sayung, Demak, termasuk Semarang. Kita tidak bisa kerja-kerja parsial, kita harus kerja-kerja komprehensif,” jelasnya.

Adapun untuk progres kontruksi Tol Semarang-Demak tahap 1, terang Luthfi, antara lain untuk Seksi 1A realisasi fisiknya mencapai 62,98% dengan target selesai 31 Juli 2026, Seksi 1B realisasi fisik 40,93%, target selesai 25 April 2027, dan Seksi 1C realisasi fisik 25,97%, target selesai 27 September 2026.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Libatkan Ormas Pemuda dalam Program Pengentasan Kemiskinan

Sementara, target jangka pendeknya pada Januari 2026 nanti sudah dapat digunakan secara fungsional. Artinya tanggul ini sudah terbentuk, namun belum dioperasionalkan sebagai jalan, tetapi sudah bisa membantu untuk menahan air laut agar tidak terjadi banjir rob.

“Bisa dilihat ini adalah bentuk giant sea wall atau tanggul laut. Insyaallah Januari nanti sudah fungsional, belum operasional. Minimal kalau fungsional ini sudah mengatasi rob itu sendiri,” beber gubernur.

Berita Terkait

BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya
Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha
Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat
Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan
Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh
Halalbihalal di Rembang, Taj Yasin Serukan Maaf Tanpa Sekat
Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan, DPR RI Ajak Masyarakat Terlibat
Kemenko Pangan Tunjuk Jateng Jadi Pilot Project Penguatan Kemitraan MBG

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:39 WIB

BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya

Rabu, 15 April 2026 - 16:27 WIB

Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha

Rabu, 15 April 2026 - 15:32 WIB

Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat

Rabu, 15 April 2026 - 15:23 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Selasa, 14 April 2026 - 17:26 WIB

Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh

Berita Terbaru