RSI Sultan Agung Semarang Gandeng LPBINU Jateng, Gelar Pelatihan Penanggulangan Bencana

- Reporter

Jumat, 2 Mei 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

- KERJASAMA- Pada Selasa (29/5/2025), RSI Sultan Agung Semarang bersama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Jawa Tengah menggelar pertemuan di ruang Direktur Utama RSI Sultan Agung untuk membahas kolaborasi pelatihan penanggulangan bencana. Foto : Dok.Humas/metrojateng.id

- KERJASAMA- Pada Selasa (29/5/2025), RSI Sultan Agung Semarang bersama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Jawa Tengah menggelar pertemuan di ruang Direktur Utama RSI Sultan Agung untuk membahas kolaborasi pelatihan penanggulangan bencana. Foto : Dok.Humas/metrojateng.id

SEMARANG– Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana terus dilakukan berbagai pihak. Pada Selasa (29/5/2025), RSI Sultan Agung Semarang bersama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Jawa Tengah menggelar pertemuan di ruang Direktur Utama RSI Sultan Agung untuk membahas kolaborasi pelatihan penanggulangan bencana. Pertemuan ini menandai langkah awal sinergi antara sektor kesehatan dan lembaga kebencanaan dalam membangun kapasitas relawan dan tenaga medis.
Selain dihadiri oleh Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang, pertemuan ini juga dihadiri Manajer diklat dan litbang, serta sejumlah anggota LPBINU.
Dirut RSI Sultan Agung Semarang, dr. Agus Ujianto, M.Si.Med,. Sp.B dalam sambutannya menegaskan, kolaborasi antara rumah sakit dan lembaga kebencanaan seperti LPBINU Jateng sangat penting untuk memperkuat kesiapan masyarakat.
Menurutnya, RSI Sultan Agung Semarang siap menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kapasitas relawan yang profesional dan berdaya tanggap tinggi.
“Kami sangat mendukung kerja sama ini karena penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Diperlukan sinergi lintas sektor untuk mencetak relawan yang siap dan terlatih menghadapi situasi darurat, terutama di wilayah yang rawan bencana,” ujar dr. Agus Ujianto.
M Amin selaku wakil ketua LPBINU Jateng menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi sungai di wilayah Jawa Tengah. Sebagian besar sungai dibuat sebagai tempat pembuangan limbah oleh masyarakat.
“Ini yang perlu dari LPBINU Jateng bergerak, bagaimana melahirkan kader-kader relawan yang bersertifikasi,” terang Amin.
Lebih lanjut pihaknya berharap melalui kerjasama dengan RSI Sultan Agung Semarang diharapkan dapat mencetak relawan hingga trainer yang bersertifikasi dan profesional. Selain itu, dalam kerjasama tersebut juga telah disepakati bahwa akan dilaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas driver ambulance.
Anggota Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi LPBINU Jateng, M. Muhid Albawawi mengungkapkan, driver ambulance menjalankan peran penting dalam menangani pasien.
“Ini diperlukan oleh driver ambulance untuk bisa menangani pertolongan pertama pada pasien untuk dapat segera dibawa ke faskes terdekat,” terangnya.
Lebih lanjut alba menyampaikan bahwa pelatihan bagi driver ambulans merupakan bagian penting dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana. Ia berharap RSI Sultan Agung dapat menjadi mitra strategis dalam mencetak pengemudi ambulans yang terampil dan tanggap dalam kondisi darurat medis.
“Kami berharap melalui kerja sama ini, para driver ambulans tidak hanya mahir mengemudi, tetapi juga memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada pasien. Ini penting untuk meningkatkan kualitas respons di lapangan, terutama saat bencana terjadi,” tandasnya.(**)
Baca Juga :  BULOG Jateng Siap Beli Gabah dan Beras Petani Sesuai HPP Baru

Berita Terkait

Lewat Speling, Jateng Percepat Deteksi TBC dan Tekan Kasus Stunting di Desa
Konser Amal Pejuang Kanker, Sekda Kampanyekan Pola Hidup Sehat
Pemprov Jateng Pastikan Pasien PBI JK Tetap Dilayani Meski Kepesertaan Nonaktif
Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah
Antisipasi Nipah Masuk Jateng, Heri Pudyatmoko Serukan Pencegahan Lewat Pola Hidup Sehat
Kejar Eliminasi TBC 2030, Gus Yasin Tekankan Peran Kunci Masyarakat
Gus Yasin Tinjau Pembangunan Gedung VIP RSUD Margono Soekarjo, Layanan Radioterapi Terbaik di Banyumas
Heri Pudyatmoko Minta Penurunan Stunting Jadi Prioritas Pembangunan Jateng

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 11:54 WIB

Lewat Speling, Jateng Percepat Deteksi TBC dan Tekan Kasus Stunting di Desa

Senin, 16 Februari 2026 - 06:56 WIB

Konser Amal Pejuang Kanker, Sekda Kampanyekan Pola Hidup Sehat

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:59 WIB

Pemprov Jateng Pastikan Pasien PBI JK Tetap Dilayani Meski Kepesertaan Nonaktif

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:23 WIB

Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:15 WIB

Antisipasi Nipah Masuk Jateng, Heri Pudyatmoko Serukan Pencegahan Lewat Pola Hidup Sehat

Berita Terbaru

Nasional

Menko Polkam: Daerah Tak Akan Maju Tanpa Forkopimda yang Kompak

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:54 WIB

Pendidikan

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB