325 Bus Mudik Gratis Jateng Mulai Penuhi TMII, Siap Angkut 16 Ribu Perantau Pulang Kampung

- Reporter

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ratusan bus mulai memadati kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (15/3/2026). Armada tersebut disiapkan untuk mengangkut ribuan warga Jawa Tengah di perantauan yang akan pulang kampung melalui program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Lebaran tahun ini.

Pantauan di area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, panitia terlihat sibuk menata dan memeriksa satu per satu bus yang tiba sejak pagi. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan nomor armada, tujuan perjalanan, serta kelengkapan hasil ramp check dari Dinas Perhubungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Risturino, mengatakan, total armada yang disiapkan untuk keberangkatan dari Jakarta mencapai 325 unit bus.

“Bus sudah mulai berdatangan sejak pagi. Total ada 325 unit yang masuk ke area TMII. Semua bus sudah menjalani ramp check oleh dinas perhubungan masing-masing,” ujar Risturino saat ditemui di lokasi.

Ratusan armada tersebut berasal dari berbagai pihak. Sebanyak 70 bus disediakan oleh Pemprov Jawa Tengah, 175 bus dari pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Tengah, 53 bus dari Bank Jateng, 17 bus dari PT Jasa Raharja, 8 bus dari PT Semen Gresik, serta masing-masing satu bus dari Perum Perumnas dan PT Tirta Investama.

Tahun ini jumlah armada meningkat dibandingkan tahun lalu. Pada 2025 tercatat 289 bus, sedangkan tahun ini bertambah menjadi 325 unit.

Baca Juga :  Dari Desa Wisata Dukungwaringin, Kopi Kudus Ini Tembus Timur Tengah

“Total pemudik yang terdaftar mencapai 16.186 orang. Tujuan terbanyak antara lain Wonogiri, Surakarta, Grobogan, dan Banjarnegara,” kata Risturino.

Ia menambahkan, mayoritas peserta mudik gratis merupakan pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek online, asisten rumah tangga, dan buruh dengan penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan. Tingginya minat masyarakat terlihat dari proses pendaftaran yang sangat cepat.

“Antusiasmenya luar biasa. Pendaftaran online langsung habis dalam waktu sekitar 25 menit,” ujarnya.

Rencananya, rombongan pemudik akan dilepas oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Senin (16/3/2026) pukul 09.00 dari TMII.

Selain dari Jakarta, program mudik gratis juga diberangkatkan dari Bandung. Sebanyak 23 bus dengan kapasitas sekitar 1.133 penumpang disiapkan dari titik tersebut. Armada itu terdiri dari 11 bus Baznas Jawa Tengah, 2 bus dari Kabupaten Banjarnegara, 7 bus dari Kabupaten Cilacap, dan 3 bus dari Kabupaten Sukoharjo.

Rombongan dari Bandung dijadwalkan dilepas oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, pada Senin (16/3/2026) pukul 12.00.

Tak hanya menggunakan bus, Pemprov Jawa Tengah juga menyediakan mudik gratis menggunakan moda kereta api pada 17 Maret 2026 dengan total 17 rangkaian kereta dan kapasitas 1.288 kursi.

Pemberangkatan dilakukan dari Stasiun Pasar Senen Jakarta menuju dua tujuan, yakni Stasiun Solo Balapan dan Stasiun Poncol Semarang. Delapan rangkaian KA Jaka Tingkir dan satu rangkaian tambahan disiapkan untuk rute Solo Balapan, sedangkan delapan rangkaian KA Tawang Jaya melayani rute Semarang Poncol.

Baca Juga :  TPID Kota Magelang Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Daerah

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut program mudik gratis merupakan bentuk pelayanan sekaligus perhatian pemerintah daerah kepada warga Jawa Tengah yang merantau di wilayah Jabodetabek.

Ia juga meminta para bupati dan wali kota di Jawa Tengah ikut menjemput warganya saat tiba di daerah tujuan.

“Mereka adalah duta daerah kita di perantauan. Mayoritas pekerja informal, sehingga pemerintah harus hadir memberi pelayanan terbaik. Ini bentuk pengabdian kita kepada masyarakat,” kata Luthfi.

Sementara itu, seorang sopir bus, Widodo, mengaku telah mempersiapkan diri dan kendaraannya untuk memastikan perjalanan pemudik berjalan aman dan lancar.

“Bus sudah dicek dan lulus ramp check. Setiap bus ada dua kru dan sopir cadangan. Kami juga menjalani tes kesehatan,” ujarnya.

Widodo mengatakan, tahun ini merupakan kali kelima dirinya dipercaya mengantar peserta mudik gratis dari Jakarta ke berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Tahun ini saya mengantar ke Demak. Sebelumnya pernah ke Semarang, Solo, dan Wonogiri. Rasanya ikut senang karena dulu saya juga pernah merasakan sulitnya mencari tiket saat mudik,” tuturnya.***

Berita Terkait

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini
BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan
Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum
BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako
Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum
Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon
Lonjakan Harga Plastik, Pemprov Jateng Gandeng Polisi Cegah Penimbunan
Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:20 WIB

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini

Rabu, 15 April 2026 - 12:57 WIB

BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan

Rabu, 15 April 2026 - 12:20 WIB

Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum

Berita Terbaru