Tanam Ribuan Pohon Bakau, Bank Raya Dukung Kelestarian Ekosistem Laut

- Reporter

Jumat, 13 Juni 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

- TANAM MANGROVE- Dalam ramgka mendukung kelestarian Ekosistem Laut, Bank Raya menanam ribuan pohon bakau, yang berkolaborasi dengan Kelompok Petani untuk Literasi Keuangan, di Semarang, Jumat (13/6/2025). Foto : Dok.Humas/metrojateng.id

- TANAM MANGROVE- Dalam ramgka mendukung kelestarian Ekosistem Laut, Bank Raya menanam ribuan pohon bakau, yang berkolaborasi dengan Kelompok Petani untuk Literasi Keuangan, di Semarang, Jumat (13/6/2025). Foto : Dok.Humas/metrojateng.id

SEMARANG – Dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia, Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, terus mendorong upaya penerapan Enviroment, Social & Governance (ESG) melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/Corporate Social Responsibility (TJSL/CSR) salah satunya dengan menghadirkan inovasi yang memberikan cara mudah bagi nasabah untuk dapat berpartisipasi dalam melestarikan lingkungan. Program ini merupakan rangkaian dari program Mission VGNZ Program (MVP) Aksi Tanam 1000 Kebaikan yang mengajak nasabah untuk berkontribusi dalam penanaman bakau dari setiap transaksi keuangan mereka di Raya App. Mission VGNZ Program merupakan program promo untuk menarik minat nasabah bertransaksi di Raya App melalui sejumlah misi transaksi.

Di program MVP Aksi Tanam 1000 Kebaikan ini, untuk transaksi pada periode 25-26 April dan 25-26 Mei 2025, dimana dalam setiap transaksi QRIS maupun top up e-wallet, nasabah dapat berkontribusi untuk penanaman pohon bakau sesuai dengan kuota yang tersedia. Dalam program ini, di setiap babak nasabah berpeluang untuk berkontribusi dalam menanam 1000 pohon bakau.

Melalui program MVP Aksi Tanam 1000 Kebaikan ini, Bank Raya telah menanam sejumlah 3500 pohon bakau. Program pelestarian penanaman bakau ini secara bertahap akan diperkenalkan kepada nasabah melalui berbagai program yang menarik kedepannya. Di tahap pertama ini, sebanyak lebih dari 1.400 nasabah telah berpartisipasi dalam program penanaman bakau.

Sebagai implementasi dari program tersebut, Bank Raya berkolaborasi bersama Bakau Manfaat Universal Foundation (BakauMU), lembaga nirlaba yang berfokus pada pengelolaan lingkungan, sosial, dan kemanusiaan, untuk melakukan penanaman pohon bakau di Pantai Mangunharjo, Semarang, Jawa Tengah secara bertahap. Program ini menjadi bagian dari program TJSL/CSR Bank Raya di pilar Pelestarian Lingkungan, dan selanjutnya akan diserahkan kepada petani Kelompok Ngebruk Lestari (KENARI) yang tergabung sebagai komunitas pelestarian lingkungan di BakauMU, untuk selanjutnya dapat dikelola menjadi fungsi ekologis bagi biota laut, serta melindungi ekosistem pesisir pantai pantura.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Puji Gubernur Jateng, Pemesanan Bus Listrik Jadi Contoh Daerah Lain

Simbolis penanaman pohon bakau oleh Bank Raya bersama dengan BakauMu sebagai bagian dari program CSR Pantura Green Belt Program yang berlokasi di Pantai Mangunharjo, Semarang, Jawa Tengah. Simbolis penanaman bakau ini dilakukan oleh Ida Bagus Ketut Subagia selaku Direktur Utama Bank Raya, Ir. Zulaekha selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha Cabang Dinas Kehutanan Wilayah III Kota Semarang, Zulkarnain selaku Community Branch Leader Bank Raya Semarang, Andri Setiadi selaku Sekjen Yayasan Bakau Manfaat Universal,.dan Beni Irawan Sudewo selaku Lurah Kelurahan Mangkang Wetan, serta Anwar Nuardi selaku Ketua Komunitas petani Kelompok Ngebruk Lestari (KENARI).

Ida Bagus Ketut Subagia selaku Direktur Utama Bank Raya mengatakan, program ini merupakan langkah konkrit dan komitmen Bank Raya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan komitmen ESG Bank Raya. Hal ini juga sejalan dengan semangat untuk terus memberdayakan kemajuan komunitas.

“Kami juga berharap, melalui Aksi Tanam 1000 Kebaikan ini kita semua dapat memberikan dampak positif baik bagi nasabah Bank Raya, masyarakat Indonesia dan tentu saja bagi kelanjutan bumi,” katanya.

Melangkah lebih jauh, Bank Raya juga turut mengajak pelaku UMKM lewat digaungkannya literasi keuangan digital kepada masyarakat sekitar, agar mereka dapat mengelola keuangan personal dan usaha lebih baik dan diharapkan dapat membantu produktivitas usaha mereka, sekaligus menerapkan praktis bisnis ramah lingkungan dengan memanfaatkan bank digital.

Komitmen Bank Raya menerapkan nilai-nilai ESG terus diperkuat melalui penerapan di praktik bisnis dan operasional Bank Raya secara keseluruhan, seperti mendukung adanya inovasi produk yang dapat membantu mengurangi dampak lingkungan yang selaras dengan prinsip green banking.

Baca Juga :  Investasi Menguat, Ekonomi Jateng Tumbuh Signifikan 5,89 Persen

Melalui penerapan green banking, Bank Raya terus melakukan upaya untuk memperkuat kemampuan manajemen risiko bank khususnya yang terkait dengan lingkungan hidup dan meningkatkan portofolio pembiayaan ramah lingkungan seperti di bidang energi terbarukan dan efisiensi energi.

Seperti yang tercermin pada tahun 2024, penyaluran kredit pada Kelompok Usaha Berkelanjutan/UMKM meningkat dari Rp2,89 triliun menjadi Rp2,97 triliun. Untuk mendukung ESG Bank Raya juga melakukan perhitungan jejak karbon yang dihasilkan dari seluruh kegiatan operasional. Selama Tahun 2024, Bank Raya menghemat penggunaan air sebesar 8,47%, serta mengurangi limbah operasional berupa penggunaan kertas sebesar 0,47 Ton, dan penghematan konsumsi BBM yang mengalami penurunan sebesar 29,04% dibandingkan tahun 2023.

Dengan berbagai inisiasi tersebut, Bank Raya masuk ke dalam indeks ESG Sector Leader oleh KEHATI. Terpilihnya PT Bank Raya Indonesia Tbk. sebagai konstituen Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI menunjukan PT Bank Raya Indonesia Tbk. memiliki komitmen untuk melakukan upaya pengelolaan manajemen berkelanjutan yang peduli terhadap lingkungan hidup, sosial dan tata kelola perusahaan yang baik.

“Bank Raya akan terus berkomitmen dalam jangka panjang untuk melakukan upaya pengurangan emisi serta dampak buruk lain bagi lingkungan yang sejalan dengan prinsip green banking. Kami juga terus berkomitmen untuk semakin mengukuhkan langkah kami menjadi bank digital utama yang memberikan solusi keuangan digital dengan akses terluas bagi masyarakat Indonesia serta kami juga berkomitmen untuk terus mendorong percepatan penetrasi perbankan digital dengan mengedukasi masyarakat, agar mereka dapat mengelola keuangan secara optimal dan digitalize,” tutup Bagus.(***)

Berita Terkait

Desa Ayamputih Mulai Bangkit, Pendampingan Pemprov Jateng Hadirkan Peluang Kerja Baru
Investor Singapura Gandeng Mitra China, Jajaki Investasi Industri Berteknologi dan Pendidikan di Jateng
BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan
BRI Peduli Berbagi Kasih, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Jemaat Gereja
Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
Hari Koperasi Jateng Ditutup dengan Runwalk UMKM, Ribuan Peserta Ikuti Gerakan Berkoperasi
Dari Garasi ke Omzet Ratusan Juta, Koperasi Merah Putih Banjarsari Jadi Inspirasi
Hari Koperasi di Solo, Pemprov Jateng Dorong Koperasi Perluas Pasar dan Kemitraan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:02 WIB

Desa Ayamputih Mulai Bangkit, Pendampingan Pemprov Jateng Hadirkan Peluang Kerja Baru

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:37 WIB

Investor Singapura Gandeng Mitra China, Jajaki Investasi Industri Berteknologi dan Pendidikan di Jateng

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:44 WIB

BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:46 WIB

BRI Peduli Berbagi Kasih, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Jemaat Gereja

Senin, 13 Juli 2026 - 16:08 WIB

Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

Berita Terbaru