PURWODADI – Suasana Kantor Cabang BRI Purwodadi terasa berbeda dari biasanya. Riuh rendah suara tawa dan wajah-wajah mungil yang berbinar bahagia memenuhi ruangan, menciptakan pemandangan yang menghangatkan hati.
Sebanyak 20 anak yatim dan duafa diundang secara khusus untuk menerima “Kado Lebaran” dalam program berbagi yang diinisiasi oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN.
Kegiatan yang digelar di aula utama kantor cabang ini menjadi bukti nyata kepedulian insan perbankan terhadap lingkungan sekitarnya, terutama dalam momen suci menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Anak-anak yang datang dengan didampingi wali mereka, disambut langsung oleh jajaran manajemen BRI Purwodadi.
Branch Office Head BRI Purwodadi, Stefanus Juarto, mengungkapkan bahwa acara ini adalah panggilan hati dari seluruh keluarga besar BRI untuk berbagi kebahagiaan.
Menurutnya, senyum anak-anak tersebut adalah berkah terindah di bulan Ramadan.
“Ini adalah bentuk syukur dan kepedulian kami, keluarga besar BRI Purwodadi, untuk berbagi kebahagiaan di bulan yang suci ini,” ujar Stefanus Juarto.
“Kami ingin adik-adik kita ini merasakan suka cita yang sama dalam menyambut Idulfitri, sama seperti anak-anak lainnya. Jangan sampai mereka merasa sendirian.”
Paket Kado Lebaran yang diserahkan berisi berbagai kebutuhan yang akan sangat bermanfaat, mulai dari perlengkapan sekolah, bingkisan kue khas Lebaran, hingga santunan uang tunai.
Bantuan ini, kata Stefanus, murni berasal dari dana zakat yang dikumpulkan dari para pekerja BRI.
“Bantuan ini murni berasal dari dana zakat para pekerja BRI yang dikelola oleh YBM BRILiaN. Ini adalah amanah dari rekan-rekan kami untuk disalurkan kepada yang paling berhak,” tegasnya.
“Semoga Kado Lebaran ini bisa sedikit meringankan beban keluarga mereka dan membawa senyum di hari kemenangan.”
Selama acara berlangsung, interaksi hangat terjalin antara karyawan BRI dengan anak-anak.
Mereka tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga meluangkan waktu untuk bercengkerama, bermain, dan memberikan semangat serta motivasi agar anak-anak terus rajin belajar untuk menggapai cita-cita mereka.
“Melihat senyum tulus mereka adalah kebahagiaan terbesar bagi kami. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu peduli terhadap sesama. Jangan sampai kemeriahan Lebaran hanya kita rasakan sendiri, karena kebahagiaan sejati adalah saat kita bisa berbagi,” pungkas Stefanus.***









