Ahmad Luthfi Tekankan Peran Banser Hadapi Disinformasi dan Radikalisme

- Reporter

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Disinformasi, politik identitas, intoleransi, hingga ancaman konflik sosial, dinilai menjadi tantangan serius yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat. Terlebih dalam situasi global yang tak menentu.

Kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) diminta tampil menjadi penjaga keteduhan masyarakat sekaligus garda terdepan menghadapi tantangan sosial dan kebencanaan di Jawa Tengah. Kedisiplinan, loyalitas, dan wawasan kebangsaan, bisa menjadi perekat sosial di tengah situasi yang semakin kompleks.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang duit Wagub Taj Yasin, saat memberikan sambutan dalam Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII di Pusdik Binmas Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, keberadaan Banser memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas sosial di Jawa Tengah. Tidak hanya dalam pencegahan intoleransi dan radikalisme, Banser juga dinilai aktif dalam kegiatan sosial hingga penanganan kebencanaan.

Baca Juga :  Nilai IKK Jateng Membaik, Sekda Minta OPD Perkuat Kualitas Kebijakan

“Di tengah kondisi global yang tidak menentu ini, Banser berperan sebagai pendingin agar masyarakat tidak panas,” tegasnya.

Ia menekankan, Susbanpim bukan sekadar pelatihan organisasi dan kepemimpinan biasa, melainkan proses pembentukan kader yang berkarakter kuat dan berpegang teguh pada nilai ahlussunah wal jamaah.

Dalam arahannya, Luthfi meminta kader Banser memiliki kedisiplinan tinggi, loyalitas organisasi, wawasan kebangsaan, jiwa kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi tantangan zaman yang semakin berat.

Menurutnya, ancaman ke depan tidak bisa dianggap ringan. Arus disinformasi dan hoaks di media sosial berpotensi memicu kesalahpahaman hingga konflik horizontal. Selain itu, radikalisme, intoleransi, dan politik identitas masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

Baca Juga :  Sekda Jateng Sumarno: ASN Wajib Berintegritas, Tak Ada Istilah OPD Basah

Ia juga mengingatkan tingginya potensi bencana di Jawa Tengah, mulai dari banjir, longsor, rob, hingga aktivitas gunung api, yang membutuhkan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat, termasuk Banser.

Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan, kemajuan organisasi tidak mungkin tercapai tanpa pembangunan sumber daya manusia yang kuat.

Menurutnya, transformasi kaderisasi Ansor menjadi langkah penting untuk mencetak kader yang adaptif, berdaya guna, dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat.

“Ke depan sahabat Ansor harus berdaya guna dan bermanfaat dengan segala kemampuan untuk pribadi, keluarga, dan masyarakat di daerahnya, serta mampu beradaptasi dengan perubahan lokal,” ujarnya.***

Berita Terkait

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan
Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh
335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ
Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas
Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Lulus PKN, 45 Pemimpin Jateng Didorong Terapkan Inovasi di Instansi
Harga Pertamax Turun, Legislator Gerindra Jateng Minta Evaluasi Kebijakan WFH ASN

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat

Berita Terbaru