Sekda Jateng Minta Pelaku UMKM Tak Mudah Tergiur Pinjol Ilegal

- Reporter

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengingatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tidak mudah terpikat jebakan pinjaman online ilegal. Meskipun terlihat mudah memperoleh pinjaman, namun risikonya sangat besar karena debitur bakal sulit lepas dari jeratan hutang.

Hal itu disampaikan Sumarno, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat membuka even Magelang Batik Festival 2025, di Alun-alun Kota Magelang, Rabu sore, 22 Oktober 2025.

“Jangan sampai teman-teman terkena pinjol ilegal, karena bunganya tidak masuk akal,” kata Sumarno.

UMKM, lanjut Sumarno, memiliki kekuatan besar dalam menopang perekonomian di tengah masyarakat. Hal ini sudah terbukti pada saat Covid-19, UMKM menunjukkan ketahanan yang luar biasa dibandingkan sektor yang lain.

Dia mengatakan, pemerintah pusat juga telah menunjukkan komitmen yang tinggi, melalui kebijakan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dia berharap, UMKM di Jawa Tengah memanfaatkan fasilitas KUR tersebut dengan sebaik-baiknya. Jangan mencari jalan pintas melalui pinjol ilegal.

“KUR ini mendukung UMKM agar berkembang. Sampai saat ini dari seluruh perbankan, sudah menyalurkan Rp 34 triliun untuk KUR di Jawa Tengah,” ujarnya.

Baca Juga :  Bibit Waluyo Dirikan Dapur MBG Standar Nasional di Magelang

Pemerintah Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maemoen, berkomitmen mendukung perkembangan UMKM. Jika UMKM berkembang, kesejahteraan masyarakat sebagai pelaku usaha akan meningkat. Akan ada tenaga kerja yang terserap, sehingga kemiskinan dan pengangguran berkurang.

“Mari bersama bergotong royong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sumarno memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Magelang yang memfasilitasi pelaku UMKM dalam rangkaian kegiatan Magelang Batik Festival 2025. Batik memiliki nilai budaya yang tinggi, dan saat ini sudah dikembangkan melalui kreativitas serta inovasi.

“Festival menjadi ajang untuk menampilkan produk agar dikenal masyarakat. Mungkin tidak langsung terjadi transaksi, tetapi produk yang menarik bakal dicari kemudian hari,” katanya.

Asisten Deputi Pengembangan SDM Usaha Kecil dan Menengah Kementrian UMKM, Rhenaldy, dalam sambutannya mengatakan, pada tahun 2009, Unesco sudah mengakui batik sebagai warisan budaya tak benda dari Indonesia. Sebagai identitas, batik adalah karya yang mengandung filosofi dan guratan bangsa yang sangat berharga.

Baca Juga :  Inflasi Terendah se-Indonesia, Gubernur Luthfi Dapat Apresiasi Langsung dari Wamentan

“Ada sebelas kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang menjadi sentra batik. Melalui batik, pemerintah ingin agar Indonesia juga menjadi salah satu pusat fashion dunia. Kegiatan ini merupakan jembatan untuk dikenal internasional, sekaligus promosi kepada generasi muda agar mencintai batik sebagai jatidiri bangsa,” pungkasnya.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan, Magelang Batik Festival 2025 diadakan pada tanggal 22 – 26 Oktober 2025, dengan sejumlah kegiatan antara lain pameran batik dan UMKM dan parade busana. Adapun puncak acara akan dilaksanakan dengan flashmob kolosal bertajuk “Harmoni Pesona Batik dari Kota Magelang untuk Indonesia” pada Minggu, 26 Oktober 2025.

Konsep utama flashmob kolosal adalah menari bersama dengan mengenakan kain bermotif batik, melibatkan berbagai unsur masyarakat seperti ASN, TNI Polri, pelajar, komunitas seni, hingga masyarakat umum. Flashmob akan membentang dari Jalan CPM – Alun-Alun Timur hingga kawasan Pecinan.

“Kegiatan ini diharapkan akan memecahkan rekor MURI ‘menari dengan mengenakan kain batik motif terbanyak’,” kata Damar.*

Berita Terkait

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini
BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan
Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum
BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako
Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum
Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon
Lonjakan Harga Plastik, Pemprov Jateng Gandeng Polisi Cegah Penimbunan
Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:20 WIB

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini

Rabu, 15 April 2026 - 12:57 WIB

BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan

Rabu, 15 April 2026 - 12:20 WIB

Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum

Berita Terbaru