Pulihkan Kondisi Jateng, Gubernur Ahmad Luthfi Kumpulkan Bupati-Wali Kota

- Reporter

Kamis, 4 September 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat memimpin rapat bersama pimpinan Forkopimda dan 35 bupati serta walikota secara zoom, Kamis 4 September 2025.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat memimpin rapat bersama pimpinan Forkopimda dan 35 bupati serta walikota secara zoom, Kamis 4 September 2025.

SEMARANG – Instruksi khusus diberikan pada 35 Bupati/Wali Kota di Jawa Tengah dalam upaya pemulihan keamanan pascaaksi akhir Agustus hingga awal September 2025. Tak hanya sisi nonfisik, Gubernur juga memberikan arahan untuk pembangunan kembali bangunan fisik yang rusak akibat aksi massa.

Langkah cepat dilakukan Ahmad Luthfi. Bukan hanya memastikan pelayanan pada masyarakat tak terganggu, namun juga memberikan jaminan keamanan pada investor maupun calon investor di Jateng. Ia menyebut triliunan investasi siap dikucurkan dari Malaysia dan China.

“Pelayanan pada masyarakat tidak boleh terganggu. Di sisi lain, jaminan keamanan dan ketertiban jadi daya tarik investasi. Apalagi pertumbuhan ekonomi Jateng 5,28% atau di atas angka nasional, tidak boleh terganggu,” tegas Ahmad Luthfi usai memimpin rapat bersama pimpinan Forkopimda dan 35 bupati serta walikota secara zoom, Kamis 4 September 2025.

Setidaknya ada empat instruksi yang disampaikan. Pertama, Perbaikan fisik bangunan atau gedung yang rusak. Fasilitas umum yang dicorat-coret massa juga harus segera dipulihkan. Ia menyebut aksi kemarin telah merusak sejumlah bangunan yang tersebar di 16 kabupaten dan kota. Tingkat kerusakan disebutnya bervariasi.

Baca Juga :  Dandim 0733/KS Jamin Kesiapan Prajurit, Mudik Semarang Aman dan Lancar

“Segera lakukan perbaikan. Didata dan jika nanti ada yang kurang, bisa disampaikan ke Provinsi. Jika memang diperlukan, dibantu,” ujarnya.

Sebagai contoh, Pemprov Jateng telah mengalokasikan bantuan untuk Pemkot Pekalongan guna perbaikan sejumlah gedung yang rusak. Kota Pekalongan menjadi salah satu wilayah dengan kerusakan parah.

Kedua, Ahmad Luthfi menginstruksikan bupati dan wali kota untuk memasifkan kegiatan yang melibatkan masyarakat. Bentuknya bisa beragam, disesuaikan dengan kearifan lokal di masing-masing wilayah. Semisal, pengajian umum maupun bazar. Kegiatan itu diprioritaskan melibatkan masyarakat di sekitar kantor-kantor pemerintahan maupun fasilitas umum. Sehingga semakin mempererat hubungan emosional dan muncul rasa saling jaga.

Ketiga, terkhusus pada Bupati dan Wali Kota agar terus berkomunikasi dengan Kapolres dan Dandim terkait potensi kerawanan hingga penanganannya. Hal itu untuk menjaga wilayah masing-masing dan kerusuhan seperti kemarin tak terulang lagi.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Pantau Evakuasi Korban Longsor di Cilacap, Alat Berat Dikerahkan

Keempat, Ahmad Luthfi juga meminta Bupati dan Wali Kota berkomunikasi dengan kampus yang ada di wilayah masing-masing. Pemprov Jateng telah lebih dahulu melakukan komunikasi dengan rektor hingga BEM di perguruan tinggi yang ada di Jateng.

Dalam rakor tersebut, Ketua DPRD Jateng Sumanto mendukung arahan dari gubernur. Menurutnya, pembersihan sisa-sisa bangunan yang rusak harus cepat dilakukan. Tujuannya, agar tidak menjadi tontonan warga dan menimbulkan trauma. Alasan lainnya, arahan dari gubernur juga harus cepat guna menjaga iklim investasi Jateng yang sedang tumbuh positif.

“Kabupaten dan kota bisa segera menyelesaikan dan tak berimbas pada perekonomian. Saya dukung (bantuan) seperti yang disampaikan Pak Gubernur. Tentu ada perhitungan terkait APBD, tapi tentu harus diusahakan oleh kabupaten/kota,” kata Sumanto.

Sejumlah bupati dan wali kota juga menyampaikan kondisi wilayah serta pencegahan, di antaranya dari Kota Tegal, Grobogan dan Brebes. Mereka siap menjalankan instruksi Gubernur Ahmad Luthfi secepatnya.***

Berita Terkait

Waisak 2570 BE di Semarang, Umat Diajak Menumbuhkan Kebijaksanaan dalam Kehidupan
Sekda Jateng Satukan Persepsi Kedungsepur Wujudkan Wisata Berkelanjutan 2027
Idul Adha 2026, SPPG Tugu Karanganyar Semarang Perkuat Aksi Sosial Lewat Kurban
Petani Grobogan Mengadu ke Sekda, Sawah 1,5 Hektare Tak Bisa Ditanami
Warga Huntara Tegal Bahagia, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi Kurban Pribadi
Sekda Jateng Antar Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Desa Tinanding Grobogan
Tekan Stunting, Nawal Yasin Ajak Warga Jateng Gemar Konsumsi Ikan
Jateng Pastikan Guru Honorer Tetap Mengajar, Siap Ajukan PPPK Lagi

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:15 WIB

Waisak 2570 BE di Semarang, Umat Diajak Menumbuhkan Kebijaksanaan dalam Kehidupan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sekda Jateng Satukan Persepsi Kedungsepur Wujudkan Wisata Berkelanjutan 2027

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:39 WIB

Petani Grobogan Mengadu ke Sekda, Sawah 1,5 Hektare Tak Bisa Ditanami

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:42 WIB

Warga Huntara Tegal Bahagia, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi Kurban Pribadi

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:32 WIB

Sekda Jateng Antar Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Desa Tinanding Grobogan

Berita Terbaru

Nasional

Menko Polkam: Daerah Tak Akan Maju Tanpa Forkopimda yang Kompak

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:54 WIB

Pendidikan

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB