Pertamina Percepat Ekspansi Pertamax Green 95, DIY Jadi Wilayah Prioritas

- Reporter

Kamis, 31 Juli 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-TAUFIQ KURNIAWAN- Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga. Foto : Dok.Pertamina/metrojateng.id

-TAUFIQ KURNIAWAN- Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga. Foto : Dok.Pertamina/metrojateng.id

Semarang – Menjawab tingginya minat masyarakat terhadap bahan bakar ramah lingkungan, PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Commercial & Trading, Pertamina Patra Niaga, akan menambah dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang menjual Pertamax Green 95 di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Penambahan dua outlet ini merupakan respons atas antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap Pertamax Green. Ini bagian dari fase test market yang sedang kami jalankan,” ujar Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, Rabu (30/7/2025).

Dijelaskan, 2 SPBU tambahan itu ditargetkan mulai beroperasi pada awal Agustus. Masing-masing akan melayani wilayah barat dan timur Yogyakarta. P

“Untuk lokasi pastinya nanti masih dipersiapkan dulu,” jelasnya.

Menurut Taufiq, fenomena meningkatnya permintaan BBM berkualitas seperti Pertamax Green 95 di Yogyakarta bisa dikatakan sebagai “anomali positif”.

“Ketika saya ke Jogja, antrean Pertalite justru lebih pendek dibandingkan Pertamax. Artinya, kesadaran masyarakat menggunakan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan semakin tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Inisiatif Sosial Berbuah Manis, PLN UID Jateng-DIY Kembali Raih Penghargaan CSR

Lebih lanjut, Taufiq menyebut sekitar 50 persen pengguna Pertamax Green 95 di Yogyakarta berasal dari kalangan pengemudi ojek online. Hal ini menjadi indikator bahwa kelompok ekonomi yang sangat memperhitungkan efisiensi biaya, justru memilih bahan bakar ini karena dinilai lebih hemat dalam jangka panjang.

Dari sisi produksi, Pertamina memastikan tidak ada kendala suplai. Pasalnya, wilayah Jawa Tengah dan DIY cukup dekat dengan sumber bioetanol berbahan dasar molases tebu yang diproduksi oleh PTPN XI di Jawa Timur. Jika permintaan terus meningkat, tak menutup kemungkinan perluasan produksi juga akan menyasar sentra-sentra tebu di wilayah Yogyakarta.

“Untuk ketersediaan bahan baku kami sangat siap. Jarak distribusi dari Jawa Timur ke wilayah ini cukup dekat, sehingga logistiknya tidak jadi masalah,” tambah Taufiq.

Baca Juga :  Dukung Penurunan Stunting di Kabupaten Semarang, Sido Muncul Bantu Rp 360 Juta Untuk 120 Anak Stunting

Taufiq juga menyampaikan, konsumsi Pertamax Green 95 di berbagai kota besar menunjukkan pertumbuhan signifikan. Di Semarang misalnya, konsumsi harian sudah mencapai 4.000 liter, melampaui target awal. Sementara di Surabaya, SPBU penyedia Pertamax Green telah berkembang dari 16 menjadi 32 titik.

Untuk Jawa Tengah dan DIY sendiri, Pertamina menargetkan delapan SPBU hingga akhir 2025. Namun, target ini tampaknya akan tercapai lebih cepat, yakni pada Agustus ini.

Sebagai informasi, Pertamax Green 95 merupakan campuran antara 95 persen Pertamax dengan 5 persen bioetanol. Kombinasi ini menghasilkan bahan bakar dengan angka oktan tinggi, yang tidak hanya lebih efisien dalam proses pembakaran, tapi juga lebih ramah terhadap lingkungan.

“Dengan oktan number yang tinggi, pembakaran mesin menjadi lebih optimal. Mesin tak perlu bekerja terlalu keras, dan emisi gas buangnya juga lebih rendah,” tutup Taufiq.(**)

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:16 WIB

GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra

Berita Terbaru