Pemprov Jateng Telah Salurkan Tali Asih untuk 479 Penghafal Al-Qur’an

- Reporter

Senin, 7 Juli 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada semester I 2025 telah menyalurkan tali asih sebesar Rp479 juta kepada 479 santri penghafal Al-Qur’an.  Masing-masing santri penghafal Al-Qur’an mendapat tali asih Rp1 juta.

“Itu program dari Pemprov Jateng dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah). Semoga APBD-nya juga bisa menjadi berkah,” kata Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, saat Haflah Khatmil Qur’an ke-48, dan Haul KH Muntaha Al Hafidz ke 21, di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asyariyyah, Kabupaten Wonosobo, Minggu (6/7/2025) malam.

Baca Juga :  Daerah Diminta Kreatif Hadapi Pemangkasan TKD, Ini 5 Terobosannya

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin meminta kepada santri yang diwisuda, agar tidak cepat puas dengan capaian yang diperoleh. Apalagi, banyak ilmu dalam Al-Qur’an yang perlu dilakukan pengkajian.

Untuk mengembangkan pendidikan santri, lanjutnya, Pemprov Jateng juga memiliki program beasiswa untuk santri, yang ingin melanjutkan kuliah di perguruan tinggi, baik kampus dalam negeri maupun luar negeri. Pemprov Jateng telah menjajaki kurang lebih 40-an kampus nasional, baik negeri maupun swasta.

Saat ini, terang Gus Yasin, sapaan wagub, tim seleksi yang bertugas untuk menyeleksi santri-santri calon penerima beasiswa tersebut, telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jateng. Tim seleksi ini terdiri dari berbagai latar belakang.

Baca Juga :  Heri Pudyatmoko Ajak Generasi Muda Jateng Bangga Gunakan Produk Lokal

Dia menjelaskan, program beasiswa bagi santri merupakan bagian dari upaya penguatan pendidikan berbasis keagamaan, khususnya di pesantren. Harapan kedepan, setelah santri penerima beasiswa lulus, ilmunya dapat diabdikan di pondok pesantren tempatnya berasal.

“Semoga program ini bisa berjalan dengan baik, dan bisa lebih baik lagi untuk pondok pesantren,” tandas wagub.

Berita Terkait

Nawal Yasin: Organisasi Perempuan Harus Jadi Ruang Berkarya dan Penguatan Potensi Anggota
Kinerja PKK Jateng Berbuah, Stunting dan Kematian Ibu-Bayi Menurun
Pemprov Jateng Ingin Raperda Garis Sempadan Jadi Solusi Pelanggaran Tata Ruang Daerah
576 Camat Bergerak Serentak, Kecamatan Berdaya Didorong Maksimal
Ahmad Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Perkuat Kolaborasi Demi Pembangunan Berkelanjutan
BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya
Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha
Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Nawal Yasin: Organisasi Perempuan Harus Jadi Ruang Berkarya dan Penguatan Potensi Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Kinerja PKK Jateng Berbuah, Stunting dan Kematian Ibu-Bayi Menurun

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Pemprov Jateng Ingin Raperda Garis Sempadan Jadi Solusi Pelanggaran Tata Ruang Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 16:29 WIB

576 Camat Bergerak Serentak, Kecamatan Berdaya Didorong Maksimal

Kamis, 16 April 2026 - 16:19 WIB

Ahmad Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Perkuat Kolaborasi Demi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru