Sertifikasi Halal Jadi Kunci, Ribuan Pedagang Bakso Jateng Didorong Berkembang

- Reporter

Sabtu, 18 April 2026 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ribuan pedagang bakso di Jawa Tengah didorong naik kelas melalui penguatan usaha, percepatan sertifikasi halal, dan akses pembiayaan. Langkah ini dinilai penting untuk diarahkan sebagai tulang punggung rkonomi mikro yang lebih terstandar, berdaya saing, dan mampu menembus pasar lebih luas.

Dorongan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin, saat menghadiri silaturahmi dan halal bihalal Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (Apmiso) Nusantara Bersatu, Jawa Tengah, Jumat (17/4/2026). Ia menegaskan, profesi pedagang bakso tidak bisa dipandang sebelah mata karena telah terbukti mampu mengangkat kesejahteraan keluarga.

“Pedagang bakso di Jateng ini merupakan pegiat ekonomi mikro yang jumlahnya paling besar. Lihatlah hasil jerih payahnya. Banyak penjual bakso yang anaknya bisa sukses,” ujar Ahmad Luthfi.

Di Jawa Tengah, Apmiso mencatat sekitar 17.500 anggota, menjadikannya salah satu kekuatan ekonomi mikro yang signifikan. Menurut Ahmad Luthfi, usaha bakso juga menjadi pilihan cepat bagi masyarakat untuk bangkit secara ekonomi, termasuk bagi korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca Juga :  Revitalisasi Sederhana: Usulan Irwan Hidayat Mempercantik Kawasan Pecinan Semarang

Ia menekankan pentingnya intervensi pemerintah agar pelaku usaha tidak stagnan di level kecil. Salah satu langkah konkret yang didorong adalah percepatan sertifikasi halal, agar usaha lebih tertata, memiliki standar, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Sertifikasi halal memang tidak mudah, mulai dari alat hingga proses produksi. Karena itu, dinas harus hadir mendampingi agar pedagang bisa naik kelas,” tegasnya.

Ia menilai sektor bakso terbukti tangguh menghadapi berbagai kondisi ekonomi dan tetap menjadi penopang ekonomi rakyat. Ia menyebut keberadaan pedagang bakso memberi kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi mikro di Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, suasana acara mencair saat Ahmad Luthfi menyinggung popularitas bakso hingga mancanegara. Ia menyebut kuliner tersebut pernah dikenang oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, saat berbicara tentang Indonesia.

Baca Juga :  Perubahan Jadwal Kereta Api 2025: Siap-siap Cek Rute Baru Anda!

Sementara itu, Ketua Umum Apmiso, Lasiman, menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi pedagang, mulai dari persaingan usaha yang kian ketat, keterbatasan pembiayaan, hingga persoalan bahan baku. Menurutnya, pembiayaan menjadi syarat utama bila pedagang ingin menaikkan kapasitas usaha, aset, dan omzet.

“Kalau ingin meningkatkan usaha, aset, dan omzet, maka skala usaha harus diperbesar. Dan itu membutuhkan pembiayaan,” ujarnya. Ia mengakui kondisi usaha saat ini tengah lesu, namun menekankan pentingnya strategi untuk tetap bertahan dan berkembang.

Apmiso juga mendorong kolaborasi dengan kalangan akademisi untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha, terutama dalam aspek teknologi, produksi, dan pemasaran.

Dukungan juga datang dari sektor perbankan. Bank Syariah Indonesia menyatakan kesiapan untuk memperluas akses permodalan bagi anggota Apmiso guna mendorong ekspansi usaha.

Dengan sinergi antara pemerintah, organisasi, dan lembaga keuangan, sektor bakso diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang lebih modern dan kompetitif.*

Berita Terkait

Permudah KUR dan Kredit Produktif, Luthfi Ingin UMKM Jateng Naik Kelas
Jawa Tengah Kian Diminati Investor, 49 Pengusaha Lakukan Studi Bisnis
Jateng Perkuat Literasi Keuangan Desa, Bentengi Warga dari Pinjol Ilegal
Apindo Dukung Jateng Jadi Hub Investasi Asia, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka
Dorong Adopsi Kendaraan Listrik, Jateng Lanjutkan Pembebasan PKB dan BBNKB
Investasi Palsu: Korban Penipuan di Purwokerto, Ini Cara Agar Dapat Ganti Rugi
Dari Kendal untuk Indonesia, Gubernur Luthfi Gandeng Perusahaan Kendaraan Listrik Tiongkok Serap 10 Ribu Pekerja Jateng
Jateng Kian Dilirik Investor, Luthfi Sebut Daerahnya Jadi Pintu Baru Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:28 WIB

Permudah KUR dan Kredit Produktif, Luthfi Ingin UMKM Jateng Naik Kelas

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:06 WIB

Jawa Tengah Kian Diminati Investor, 49 Pengusaha Lakukan Studi Bisnis

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:26 WIB

Jateng Perkuat Literasi Keuangan Desa, Bentengi Warga dari Pinjol Ilegal

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:15 WIB

Apindo Dukung Jateng Jadi Hub Investasi Asia, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:44 WIB

Dorong Adopsi Kendaraan Listrik, Jateng Lanjutkan Pembebasan PKB dan BBNKB

Berita Terbaru