Solo – Akhir pekan di Kota Solo berubah jadi momen penuh cerita lewat gelaran NGASAB “Ngaspal Sama Bapak” yang diinisiasi Astra Motor Jateng, Sabtu (25/04/26). Tak sekadar riding, kegiatan ini menghadirkan pengalaman berbeda dengan melibatkan 30 bapak muda yang mengajak anak mereka ikut serta dalam perjalanan penuh kebersamaan.
Mengambil titik awal di Steel House Coffee Solo Baru, rombongan memulai perjalanan menyusuri wajah kota yang sarat sejarah. Deretan ikon seperti Stadion Sriwedari, Monumen 45 Banjarsari, hingga Keraton Surakarta Hadiningrat menjadi saksi perjalanan hangat ayah dan anak, sebelum akhirnya tiba di Pakuwon Mall Solo sebagai titik akhir sekaligus lokasi berlangsungnya Honda Premium Matic Day.
Di sepanjang perjalanan, Honda PCX 160 tampil sebagai kendaraan yang tak hanya menunjang mobilitas, tetapi juga menghadirkan kenyamanan bagi pengendara dan pembonceng. Varian warna terbaru Blue Phenomenal dan Green Phenomenal semakin memperkuat kesan premium dan stylish. Ditambah dengan posisi duduk ergonomis, ruang kaki lega, serta fitur modern seperti Honda Smart Key System dan USB charger, pengalaman berkendara bersama anak terasa lebih praktis dan menyenangkan.
Keseruan NGASAB tidak berhenti di atas motor. Berbagai aktivitas interaktif turut mempererat hubungan ayah dan anak. Mulai dari sesi santai sambil ngopi dan berbagi cerita antar peserta, hingga Bapack Hebat Challenge yang menguji kekompakan di setiap titik pemberhentian. Suasana semakin hidup lewat Photo Challenge “Narsis Ala Bapack”, yang memancing gelak tawa dari aksi kreatif para peserta saat mengabadikan momen bersama.
Kehangatan acara terasa dari antusiasme para peserta yang menikmati setiap rangkaian kegiatan. Bagi mereka, NGASAB bukan hanya soal perjalanan, tetapi juga tentang waktu berkualitas yang jarang didapat di tengah kesibukan.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Jateng ingin menegaskan bahwa kebersamaan bisa dibangun dari hal sederhana, termasuk perjalanan singkat di akhir pekan. Honda PCX 160 pun hadir bukan sekadar kendaraan, melainkan bagian dari cerita keluarga—menghubungkan setiap perjalanan dengan kenangan yang tak terlupakan.(*)









