Musibah Longsor Cibeunying: Gubernur Ahmad Luthfi Beri Dukungan Emosional dan Bantuan

- Reporter

Minggu, 16 November 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Ada suasana haru saat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengunjungi lokasi longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Minggu, 16 November 2025. Warga menumpahkan tangis di hadapan Gubernur. Ada pula yang menangis dalam pelukan Ahmad Luthfi. Salah satunya adalah Sariman.

Sebelum Gubernur datang, ia berdiri di dekat batang pohon. Ia mengamati dari kejauhan petugas yang sedang mengeduk longsoran tanah di titik lokasi.

Setiap kali ada kabar korban ditemukan, Sariman selalu mak tratap. Hatinya bergetar. Matanya menatap tajam. Raut mukanya menyiratkan harap-harap cemas. Ia berdoa. Dalam hati menyeru agar yang ditemukan adalah istri dan dua anak tersayangnya.

“Kalau dengar kabar ada yang ditemukan, hati saya langsung bergetar. Rasanya kemroso banget. Di dada rasanya kayak dilolosi. Saya berdoa semoga yang ditemukan itu istri dan dua anak saya,” katanya terbata-bata.

Sariman adalah salah satu warga terdampak. Pria berusia 48 tahun itu, harus merelakan istrinya, Nina, serta dua anak perempuannya, Fani dan Fatin, yang belum ditemukan sampai sekarang.

Setiap hari Sariman selalu menunggu dengan perasaan campur aduk. Dari kejauhan dia mengamati dengan seksama para petugas yang bekerja melakukan evakuasi. Mulutnya tak berhenti merapal doa.

Baca Juga :  Sekda Jateng Buka Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika bagi 623 P3K

“Saya selalu berdoa setiap waktu. Dari pagi sampai pencarian selesai, saya selalu menunggu di sini,” ungkap pria yang kini menumpang tinggal di rumah saudara dekatnya tersebut.

Saat kejadian longsor, Sariman sedang nan jauh di Palembang. Sudah dua tahun ia mengadu nasib di sana menjadi buruh bangunan.

“Saya ditelepon keponakan, disuruh segera pulang ke desa. Dikabari kalau di desa sedang kena musibah longsor,” ungkapnya.

Demi mendengar itu, ia bergegas pulang. Sampai di desa Jumat, 14 November 2025, pukul 02.30. Ia kaget melihat desanya sudah rata dengan timbunan tanah longsor. Oleh Ketua RT setempat, diberitahu kalau istri dan dua anaknya termasuk korban yang dinyatakan hilang.

Sontak badannya lemas. Ia gusar dan bingung mau bagaimana. Terbayang wajah istri dan anaknya. Ia pun menangis. Rumahnya rata tak tersisa. Orang-orang yang ia cintai belum jelas keberadaannya.

Saat bertemu Gubernur Ahmad Lutfi, Sariman mencurahkan segenap perasaan. Ia menangis ketika orang nomor satu di Jawa Tengah itu merangkul kedua pundaknya.

“Yang sabar ya. Bapak harus kuat. Kita akan bantu mencari sampai ketemu. Semoga istri dan anak Bapak segera ditemukan,” ujar Ahmad Luthfi lirih.

Baca Juga :  Layani Masyarakat, Ahmad Luthfi Perintahkan Dinas Kesehatan Dirikan Posko MBG 24 Jam

Sariman semakin erat memeluk. Gubernur pun membalasnya. Keduanya lantas berpelukan untuk beberapa saat. Semua yang melihat terdiam dan larut dalam suasana haru.

Tak hanya Sariman, beberapa warga yang keluarganya menjadi korban longsor juga menangis di hadapan Gubernur. Di antaranya larut dalam suasana duka saat bersalaman dan dipeluk Ahmad Luthfi.

“Kami ikut prihatin dan berduka atas musibah ini. Kami mengucapkan bela sungkawa kepada Bapak dan Ibu sekalian. Semoga para korban yang dinyatakan hilang segera ditemukan,” ungkap Ahmad Luthfi.

Gubernur menyerahkan bantuan kepada para warga terdampak. Ia membesarkan hati para warga. Dikatakan, warga akan direlokasi ke lokasi yang aman dan akan dibangunkan hunian sementara dan hunian tetap di Majenang. Lahannya sudah disiapkan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Setelah menyerahkan bantuan, Gubernur lantas mengecek lokasi longsor.

Ahmad Luthfi juga menginstruksikan kepada para petugas gabungan agar tetap semangat dan terus melakukan pencarian hingga semua korban ditemukan.

“Tetap semangat ya. Tetap waspada dan hati-hati dalam bekerja. Sehat semuanya,” kata Ahmad Luthfi sembari tersenyum dan melambaikan tangan kepada para petugas. ***

Berita Terkait

Waisak 2570 BE di Semarang, Umat Diajak Menumbuhkan Kebijaksanaan dalam Kehidupan
Sekda Jateng Satukan Persepsi Kedungsepur Wujudkan Wisata Berkelanjutan 2027
Idul Adha 2026, SPPG Tugu Karanganyar Semarang Perkuat Aksi Sosial Lewat Kurban
Petani Grobogan Mengadu ke Sekda, Sawah 1,5 Hektare Tak Bisa Ditanami
Warga Huntara Tegal Bahagia, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi Kurban Pribadi
Sekda Jateng Antar Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Desa Tinanding Grobogan
Tekan Stunting, Nawal Yasin Ajak Warga Jateng Gemar Konsumsi Ikan
Jateng Pastikan Guru Honorer Tetap Mengajar, Siap Ajukan PPPK Lagi

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:15 WIB

Waisak 2570 BE di Semarang, Umat Diajak Menumbuhkan Kebijaksanaan dalam Kehidupan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sekda Jateng Satukan Persepsi Kedungsepur Wujudkan Wisata Berkelanjutan 2027

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:39 WIB

Petani Grobogan Mengadu ke Sekda, Sawah 1,5 Hektare Tak Bisa Ditanami

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:42 WIB

Warga Huntara Tegal Bahagia, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi Kurban Pribadi

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:32 WIB

Sekda Jateng Antar Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Desa Tinanding Grobogan

Berita Terbaru

Nasional

Menko Polkam: Daerah Tak Akan Maju Tanpa Forkopimda yang Kompak

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:54 WIB

Pendidikan

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB