Masyarakat Sambut Antusias Beras SPHP, BULOG Jateng Gelontor 168.000 Ton

- Reporter

Jumat, 18 Juli 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

- BERAS SPHP- Pemimpin Wilayah Perum BULOG Jawa Tengah, Ahmad Kholisun, bersama Tim Satgas Pangan saat meninjau penyaluras beras SPHP di Kantor Pos Sisingamangaraja Semarang, Jumat (18/7/2025). Foto : ist/metrojateng.id

- BERAS SPHP- Pemimpin Wilayah Perum BULOG Jawa Tengah, Ahmad Kholisun, bersama Tim Satgas Pangan saat meninjau penyaluras beras SPHP di Kantor Pos Sisingamangaraja Semarang, Jumat (18/7/2025). Foto : ist/metrojateng.id

SEMARANG- Penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh BULOG yang sudah mulai berlangsung di wilayah Jawa Tengah mendapat respon positif dari masyarakat. Hal tersebut tidak terlepas dari masih tingginya harga komoditas beras di pasaran.

Widodo (52), asal Genuk, Kota Semarang mengaku, sangat terbantu dengan adanya beras SPHP. Bagi pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh lepas ini, beras SPHP terbilang termurah diantaranya beras medium lainnya yang beredar di pasaran.

“Beras SPHP sangat membantu masyarakat seperti saya. Bisa dapat beras murah dan berkualitas. Biasanya saya beli beras Rp16 ribuan per kg, dan SPHP ini cuma Rp12.500/kg,” katanya, ditemui saat membeli beras SPHP di Kantor Pos Sisingamangaraja Semarang, Jumat (18/7/2025).

Widodo pun berharap, beras SPHP bisa terus ada dan hadir untuk masyarakat di tengah tingginya harga beras. Selain otu, adanya SPHP diharapkan bisa meredam kenaikan harga beras di pasaran.

“Ini cuma beli 10 kg, karena dibatasi maksimal 2 pack yang masing-masing isinya 5 kg. Harga 1 pack jadinya Rp62.500. Cuma nunjukin KTP aja sudah bisa beli,” ujar Widodo.

Baca Juga :  Resmikan Mami Sera, Pertamina Bangkitkan Ekonomi Warga Mangunharjo

Perlu diketahui, pemerintah melalui Perum BULOG mulai awal Juli 2025 kembali memasarkan beras SPHP ke masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilisasi harga dan pasokan beras di pasaran.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Jawa Tengah, Ahmad Kholisun mengatakan, secara total, BULOG Jateng menyalurkan 168.000 ton beras SPHP hingga Desember 2025 mendatang. Jumlah tersebut diharapkan akan mampu menjaga pasokan sekaligus menahan laju kenaikan harga beras di pasaran.

“Mengingat tren harga pangan khususnya beras mulai naik, kami menggelontorkan SPHP dengan jumlah besar dan titik yang banyak. Harapannyabisa mengendalikan harga beras di pasaran,” kata Kholisun, disela Tinjauan Penyaluran Beras SPHP di Kantor Pos Sisingamangaraja Semarang, Jumat (18/7/2025).

Akhmad Kholisun menjelaskan, di Jawa Tengah sendiri ada 27 titik penyaluran beras SPHP, antara lain 12 titik di PT Pos Indonesia, RNI, PIHC, dan Dinas Ketahanan Pangan, melalui gerakan pangan murah (GPM), serta TNI.

Baca Juga :  Dukung Energi Hijau, Seluruh Kapal Domestik PIS Gunakan B40

Di tengah harga beras di pasaran naik, beras SPHP masih dibanderol sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 perkilogram. BULOG menyasar langsung ke konsumen melalui kios pangan pasar rakyat, kios pangan binaan pemerintah, dan koperasi desa merah putih.

“Agar penyaluran beras SPHP tepat sasaran, BULOG juga menggandeng Tim Satgas Pangan untuk melakukan monitoring, agar harga dan kualitas beras yang dipasarkan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ahmad Kholisun menambahkan, beras SPHP diambilkan dari Cadangan Beras Pemerintah. Adapun saat ini stok beras yang ada di BULOG Jateng sebanyak 486 ribu ton, dan sangat mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga Februari 2026 mendatang, dengan estimasi penyaluran 55 ton per bulan.

“Kami harap dengan adanya SPHP, Insyaallah pasokan akan terjaga, dan harga juga terjaga,” pungkasnya.(**)

Berita Terkait

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini
BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan
Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum
BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako
Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum
Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon
Lonjakan Harga Plastik, Pemprov Jateng Gandeng Polisi Cegah Penimbunan
Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:20 WIB

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini

Rabu, 15 April 2026 - 12:20 WIB

Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum

Minggu, 12 April 2026 - 18:21 WIB

Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon

Berita Terbaru