Lulusan Balai Latihan Pemprov Jateng Jadi Buruan Perusahaan Brand Internasional

- Reporter

Rabu, 13 Agustus 2025 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG – Program pelatihan kerja yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kembali membuktikan kualitasnya di dunia industri. Sejumlah lulusan Balai Latihan Kerja (BLK) binaan Pemprov kini menjadi buruan perusahaan brand internasional ternama, mulai dari produsen sepatu olahraga Hoka hingga raksasa apparel Adidas.

Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki (Biptak) Disperindag Jawa Tengah, salah satu yang melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan perusahaan. Ada sebanyak 50 peserta pelatihan diserap oleh perusahaan, yakni PT Bintang Indokarya Gemilang Brebes 25 orang, PT Yih Quan Footwear Indonesia Batang 19 orang dan PT Ara Shoes Kabupaten Semarang 6 orang.

Kepala Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki (Biptak), Sri Purwanti mengatakan, para peserta diberi bekal hard skill, soft skill, serta pengelolaan keuangan pribadi.

“Pelatihan diberikan selama 20 hari secara gratis, sekaligus asrama dan makan tiga kalo sehari,” ujarnya, saat menyerahkan peserta hasil pelatihan di PT Yih Quan Footwear Indonesia Batang, Senin (11/8/2025).

Dijelaskan, Biptak yang dipimpinnya telah melakukan kerja sama dengan sejumlah mitra, untuk penyaluran tenaga kerja hasil pelatihan. Sejauh ini, perusahaan besar yang ada di Jawa Tengah antusias menerima para tenaga kerja hasil pelatihan.

Baca Juga :  Pertamina dan Pemprov Jateng Dropping 4.500 Tabung LPG 3 Kg di Wilayah Banjir

“Kita bekali mereka, dan kita salurkan ke industri. Alhamdulillah, kita dipercaya oleh brand-brand ternama, seperti PT Yih Quan Footwear Indonesia yang memproduksi sepatu Hoka, PT Bintang Indokarya Gemilang memproduksi sepatu Adidas,” ungkapnya.

Sri Purwanti menambahkan, pelatihan serta penyaluran tenaga kerja di perusahaan tersebut, seiring dengan kebijakan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dalam menekan angka pengangguran dan pengentasan kemiskinan.

“Tahun ini ada 500 peserta pelatihan dari anggaran APBD, dan ditambah 100 peserta dari dana CSR. Di anggaran perubahan kami rencanakan ada 150 peserta. Dan 99 persen diterima di perusahaan,” tuturnya.

Human Resources (HR) Reqruitment PT Yih Quan Footwear Indonesia Batang, Bunayya Fahmi Nurrosyad menyampaikan, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan BLK maupun Biptak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Selama ini, kerja sama yang kita lakukan memang berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. Artinya, dari pihak perusahaan bisa mengakomodir keinginan dari BIPTAK, juga dari pihak Biptak-nya atau Disperindag juga mampu mengakomodir kebutuhan yang memang perusahaan inginkan,” katanya.

Pihaknya mengakui, SDM hasil binaan Biptak memiliki kualitas unggul terutama di hard skill dan soft skill.

“Pasti kita merasakan adanya perubahan ya, adanya perbedaan yang signifikan. Antara SDM yang tanpa pelatihan dan juga SDM yang setelah mendapatkan pelatihan, itu pasti kita merasakan ada perbedaannya. Dari segi hard skill, pasti akan berbeda dari orang yang dilatih ataupun yang tidak,” imbuhnya.

Baca Juga :  Warga Jateng Bikin Delegasi Jepang Betah dan Terkesan

Menurutnya, kerja sama tersebut perlu dilakukan secara berlanjut dan ditingkatkan, baik peran pemerintah, swasta, hingga masyarakat.

“Peran juga dari di masyarakat, sinergitas, akhirnya disalurkan oleh perusahaan yang membutuhkan,” terangnya.

Sementara itu, peserta pelatihan Biptak Disperindag Jawa Tengah, Ikmal R, menyatakan senang, karena tidak menyangka bisa diterima kerja di perusahaan besar yang memproduksi sepatu brand internasional, Hoka.

“Senang dan tidak menyangka bisa diterima kerja di sini. Karena ini perusahaan besar,” ungkapnya.

Menurut Ikmal, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki peran besar atas terwujudnya keinginan dalam menerjuni dunia kerja di industri.

“Saya dilatih selama 20 hari gratis, dapat asrama juga makan. Jadi, bekal itu yang membuat saya diterima di perusahaan ini,” lanjutnya.

Nantinya, pendapatan bulanan dari hasil kerja di PT Yih Quan Footwear Indonesia akan Akmal manfaatkan untuk kebutuhan hidup, masa depan, dan membantu ekonomi orang tua.

“Selain hard skill dan soft skill, kami juga diajari mengelola keuangan,” tandasnya

Berita Terkait

Taj Yasin: TMMD Hadirkan Jalan Ekonomi hingga Pelayanan Kesehatan bagi Warga Desa
Wagub Taj Yasin Dukung Pemanfaatan 57 Hektare Lahan Tidur di Banjarnegara untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Tinjau RTLH di Kebumen, Taj Yasin Pastikan Bantuan Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga
Taj Yasin Dorong Pesantren Jateng Go Internasional Lewat Kerja Sama dengan Malaka
Pelayanan Publik Jadi Prioritas, Luthfi Tunjuk Eko Sapto Purnomo sebagai Plt Bupati
Pedagang Raup Omzet Berlipat di Haul Akbar Al Marom, Gus Yasin: Ini Berkah untuk Semua
Kolaborasi Hotel dan Seniman, Seblak Sampur X Perkuat Wisata Berbasis Budaya di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Sesuaikan Jam Kerja ASN agar Ayah Bisa Antar Anak ke Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:12 WIB

Taj Yasin: TMMD Hadirkan Jalan Ekonomi hingga Pelayanan Kesehatan bagi Warga Desa

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:08 WIB

Wagub Taj Yasin Dukung Pemanfaatan 57 Hektare Lahan Tidur di Banjarnegara untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:28 WIB

Tinjau RTLH di Kebumen, Taj Yasin Pastikan Bantuan Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:11 WIB

Taj Yasin Dorong Pesantren Jateng Go Internasional Lewat Kerja Sama dengan Malaka

Senin, 13 Juli 2026 - 14:32 WIB

Pelayanan Publik Jadi Prioritas, Luthfi Tunjuk Eko Sapto Purnomo sebagai Plt Bupati

Berita Terbaru