Liburan Panjang Picu Lonjakan Konsumsi BBM dan LPG di Jateng dan DIY

- Reporter

Sabtu, 1 Februari 2025 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum libur panjang Isra Miraj dan Imlek berdampak pada melonjaknya konsumsi BBM dan LPG di Jateng dan DIY. Foto : Dok.Pertamina

Momentum libur panjang Isra Miraj dan Imlek berdampak pada melonjaknya konsumsi BBM dan LPG di Jateng dan DIY. Foto : Dok.Pertamina

Semarang – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat, selama masa libur panjang Isra Miraj dan Imlek, konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax dan LPG di Jateng dan DIY melonjak tajam.

Area Manager Comm, Rel & CSR JBT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan mengatakan, jika dibandingkan dengan kondisi normal harian Januari sebelum long weekend, konsumsi Pertamax naik 19%. Kondisi tersebut menunjukkan jika masyarakat cenderung memilih berkualitas untuk perjalanan jauh.

Baca Juga :  SheInspire-KemenPPPA Bantu Warga Binaan Perempuan Kembali ke Masyarakat

“Pertamax naik 19%, artinya untuk perjalanan jauh masyarakat cenderung memilih BBM berkualitas, dimana secara psikologis takut terkendala selama perjalanan jauh,” katanya.

Ditambahkan, BBM jenis Pertamina Dex juga mengalami kenaikan konsumsi hingga 15%. Hal ini dikarenakan psikologi perjalanan jauh, sama seperti halnya konsumsi Pertamax.

Adapun untuk LPG, lanjutnya, jika dibandingkan dengan penyaluran normal harian Januari sebelum long weekend, konsumsi LPG 3 kg naik 22%. Sedangkan LPG Non Subsidi sektor Rumah Tangga naik 3%, LPG Non Subsidi untuk sektor Komersial dan Industri naik 20%.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, ID FOOD Siapkan Langkah Strategis di HBKN 2025

“Konsumsi LPG juga naik tajam, yang menandakan masyarakat banyak melakukan aktifitas memasak di rumah untuk mengisi waktu saat liburan panjang,” ujarnya.

Sementara itu, konsumsi BBM jenis Pertalite justru mengalami penurunan hingga 6% dibandingkan kondisi normal harian. Begitu pula untuk Solar turun 4%, dikarenakan ada pembatasan melintas kendaraan berat di jalur utama 24-25 Januari dan 29 Januari 2025.***

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:16 WIB

GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra

Berita Terbaru