Layanan Stem Cell Halal Mulai Dikembangkan RSI Sultan Agung Semarang

- Reporter

Kamis, 20 Februari 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-STEM CELL- Pemaparan rencana pengembangan layanan Stem Cell Halal di RSI Sultan Agung Semarang. Foto : Dok.RSI/metrojateng.id

-STEM CELL- Pemaparan rencana pengembangan layanan Stem Cell Halal di RSI Sultan Agung Semarang. Foto : Dok.RSI/metrojateng.id

Semarang – Stem cell atau sel punca merupakan sel yang memiliki kemampuan membelah serta memperbaharui diri. Sel punca memiliki potensi untuk melakukan regenasi jaringan tubuh yang rusak, hal tersebut menjadikan harapan baru bagi layanan kesehatan dalam pengobatan degenaratif.

Banyak pasien dan tenaga medis melihat potensi besar teknologi ini untuk mengatasi berbagai penyakit degeneratif hingga mempercepat proses penyembuhan.

Namun, di tengah perkembangannya, muncul perhatian khusus terhadap aspek kehalalan bahan yang digunakan. Menjawab kebutuhan tersebut, RSI Sultan Agung Semarang mengambil langkah inovatif dengan mengembangkan layanan stem cell halal, memastikan keamanan serta kenyamanan pasien dalam menjalani terapi sesuai dengan prinsip syariah.

Beberapa terapi stem cell ada yang menggunakan bahan-bahan non halal, namun Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang, dr. Agus Ujianto, M.Si, Med, Sp.B menyampaikan keinginannya untuk mengembangkan terapi stem cell dengan bahan-bahan yang halal.

“Itu akan kita geser bagaimana itu akan menjadi halal semua secara CPOB dan sebagainya, insyaallah,” terang dr. Uji pada hari Rabu, 19/02/2025.

Baca Juga :  PLN Semarakkan Ramadan dengan Program Sosial, Sembako Murah untuk Warga

Selain itu, dr. Uji juga mengembangkan stem cell autogeneic yang pasti halal melalui prosedur pengambilan sel dari salah satu bagian tubuh dengan cara penyuntikan kemudian sel tersebut akan dipisahkan dan dikembangkan lalu disimpan.

“Jadi jika suatu saat orang tersebut sakit, sel yang sudah dikembangkan akan disuntikkan kembali untuk meregenerasi sel-sel yang rusak,” imbuhnya.

Terapi stem cell biasanya digunakan untuk mengobati penyakit kronis dan degeneratif seperti kelumpuhan pada saraf tulang belakang, tumor, diabetes, parkinson, pengapuran sendi, amyotrophic lateral sclerosis, stroke, autoimun, luka bakar luas, nyeri sendi dan rencananya RSI Sultan Agung Semarang akan mengembangkan terapi stem cell untuk kanker.

Menurut perkembangannya, dr. Uji menyampaikan stem cell terbagi dari beberapa jenis seperi allogeneic, autogeneic, atau senogeneic.

“Ada memang stem cell yang allogeneic, autogeneic, atau senogeneic,” imbuhnya.

Baca Juga :  Jateng Percepat Penanganan Sampah, Semarang dan Kendal Siap Hasilkan Energi Listrik Berkelanjutan

dr. Uji kemudian menjelaskan salah satu prosedur terapi stem cell bagi penderita tumor dengan cara menghilangkan tumornya terlebih dahulu kemudian menyuntikkan stem cell untuk meregenerasi sel-sel yang rusak akibat tumor tersebut.

Saat ini, RSI Sultan Agung Semarang sudah bisa melayani terapi stem cell dengan menggunakan produk-produk yang sudah CPOB dan sesuai standar BPOM.

Senada dengan misinya untuk menjadikan RSI Sultan Agung Semarang sebagai Global Teaching Hospital, dr. Uji berharap RSISA Semarang dapat menjadi RS rujukan dan pendidikan di bidang stem cell.

Adapun fasilitas layanan yang diberikan berupa layanan antar jemput, layanan laboratorium, konsultasi dengan dokter spesialis, dan menjalani rawat inap selama satu malam di ruang President Suite. Informasi lebih lanjut seputar layanan terapi stem cell di RSI Sultan Agung Semarang dapat menghubungi dr. Ayu (0878-3626-0588) dan dr. Olin (0821-3319-2777).***

Berita Terkait

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini
BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan
Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum
BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako
Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum
Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon
Lonjakan Harga Plastik, Pemprov Jateng Gandeng Polisi Cegah Penimbunan
Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:20 WIB

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini

Rabu, 15 April 2026 - 12:20 WIB

Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum

Minggu, 12 April 2026 - 18:21 WIB

Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon

Berita Terbaru