Heri Pudyatmoko Tekankan Pemerataan Pendidikan Kunci Daya Saing Jawa Tengah

- Reporter

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrojateng.id – Pemerataan akses dan mutu pendidikan dinilai menjadi faktor penentu daya saing Jawa Tengah di tengah perubahan ekonomi dan sosial yang semakin cepat.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak bisa hanya bertumpu pada wilayah tertentu, tetapi harus menjangkau seluruh daerah secara adil dan berkelanjutan.

Menurut Heri, ketimpangan kualitas pendidikan antarwilayah masih menjadi tantangan serius. Perbedaan fasilitas sekolah, ketersediaan guru, hingga akses teknologi pembelajaran berpotensi menciptakan kesenjangan kemampuan generasi muda di Jawa Tengah.

“Kalau kita bicara daya saing daerah, fondasinya ada di pendidikan. Dan pendidikan yang kuat itu bukan yang maju di kota saja, tapi yang merata sampai ke daerah pinggiran,” ujar Heri.

Ia menilai, pemerataan pendidikan bukan sekadar soal pembangunan fisik sekolah, melainkan juga menyangkut kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh. Mulai dari distribusi tenaga pendidik, relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman, hingga dukungan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga :  Wagub Jateng Tekankan PAUD Harus Merata, Ramah Anak, dan Inklusif di Setiap Daerah

Heri juga menyoroti tantangan pendidikan di tengah dinamika dunia kerja yang terus berubah.

Menurutnya, sistem pendidikan perlu lebih adaptif agar lulusan memiliki keterampilan yang relevan, tanpa mengabaikan penguatan karakter dan nilai kebangsaan.

“Pendidikan harus mampu menjawab kebutuhan masa depan, tapi tetap berakar pada konteks sosial dan budaya daerah,” katanya.

Dalam perspektif kebijakan daerah, Heri mendorong agar perencanaan dan penganggaran pendidikan dilakukan secara lebih terarah dan berbasis kebutuhan riil di lapangan.

Ia menilai, pendekatan tersebut penting agar program pendidikan tidak berhenti pada seremonial, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga :  Gus Yasin Dianugerahi Budai Award 2026 sebagai Tokoh Pemimpin Muda Inspiratif

Ia juga mengingatkan bahwa pemerataan pendidikan memiliki implikasi luas terhadap sektor lain, seperti ketenagakerjaan, pengentasan kemiskinan, dan stabilitas sosial. Ketika akses pendidikan terbuka secara adil, peluang masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup dinilai akan semakin besar.

“Pendidikan yang merata adalah investasi jangka panjang. Dampaknya mungkin tidak instan, tapi sangat menentukan masa depan Jawa Tengah,” ujar Heri.

Heri berharap, komitmen terhadap pemerataan pendidikan dapat terus dijaga lintas periode pemerintahan, sehingga pembangunan sumber daya manusia berjalan konsisten dan tidak terputus oleh pergantian kebijakan.

“Kalau ingin Jawa Tengah berdaya saing, kita harus mulai dari memastikan setiap anak punya kesempatan belajar yang setara,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026
Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah
Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat
Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet
Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat
Ahmad Luthfi Pastikan Kuliah Mahasiswa NTT Tak Terhenti akibat Bencana
Santri Termuda Berusia 9 Tahun, Wagub Jateng Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an
Kerja Sama dengan ACI Dijajaki, Santri Jateng Berpeluang Tempuh Pendidikan Hadis di Turki

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah

Selasa, 15 September 2026 - 16:51 WIB

Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet

Rabu, 9 September 2026 - 07:04 WIB

Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat

Berita Terbaru