Ahmad Luthfi: Sekolah Rakyat Jadi Terobosan Jateng Kurangi Kemiskinan Ekstrem

- Reporter

Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Jawa Tengah sangat tepat untuk mengurangi angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

Di Jawa Tengah sudah ada 14 rintisan sekolah rakyat yang tersebar di 13 kabupaten/kota, ditambah sekolah milik Pemprov Jateng yaitu SMK Jateng di Semarang, Pati, dan Purbalingga.

“Tujuannya di Jawa Tengah sangat pas sekali, satu sisi kita mereduksi miskin ekstrem terkait dengan sekolah rakyat yang kita perlukan. Kedua, menjurus sekolah vokasi karena di Jawa Tengah itu kita proyeksikan untuk sekarang adalah investasi padat karya,” kata Ahmad Luthfi usai mendampingi Menteri Sosial Syaifullah Yusuf dan Menteri PAN-RB Rini Widyantini meninjau SRT 45 Semarang, Rabu, 29 Oktober 2025.

SRT 45 Semarang saat ini menempati gedung sementara di Kompleks Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBVP), Jalan Brigjen Sudiarto Kota Semarang.

Baca Juga :  Bisyaroh untuk Hafiz, Gus Yasin Harap APBD Jateng Penuh Keberkahan

Sekolah tersebut merupakan satu dari 14 rintisan sekolah rakyat tahap 1 yang sudah beroperasi di Jawa Tengah. Sementara untuk sekolah rakyat tahap 2 di Jawa Tengah masih disiapkan dan akan beroperasi tahun 2026 nanti di 11 kabupaten/kota.

Selain sekolah rakyat, upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem melalui sektor pendidikan adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jateng, yang ada di tiga tempat dan program Sekolah Kemitraan. Sekolah itu untuk memfasilitasi anak-anak dadi keluarga miskin dan kurang mampu.

“Kewajiban Provinsi adalah SMA/SMK, kemarin kami juga sekolahkan 5.004 anak dari keluarga miskin yang ditempelkan di sekolah swasta di Jawa Tengah,” katanya.

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf mengatakan, gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang tersebut merupakan gedung sementara. Gedung permanen akan mulai dibangun tahun ini dan akan menampung sekitar 1.000 siswa dari SD-SMP-SMA.

Baca Juga :  Hari Pertama Sekolah, Bupati Kudus Komitmen Antibullying

“Lahannya nanti yang menyiapkan wali kota, pembangunan dilakukan dengan APBN. Luasnya nangis sekitar 7-8 hektare,” katanya.

Areal Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang nantinya akan memiliki fasilitas lengkap. Mulai dari ruang kelas, asrama siswa, asrama guru, perpustakaan, lapangan olahraga, aula, dan tempat ekstrakurikuler.

“Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa pindah ke gedung permanen,” jelasnya.

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) ini merupakan bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. Trilogi sekolah rakyat adalah memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin. Saat ini di Indonesia sudah ada 165 sekolah rakyat yang beroperasi.

“Jadi selain anak-anaknya sekolah, orang tua atau wali siswa juga akan mengikuti program pemberdayaan, seperti menerima bansos dan pelatihan sehingga dalam lima tahun sudah bisa terangkat kesejahteraannya. Anaknya lulus, keluarganya lepas dari kemiskinan,” ungkap Syaifullah Yusuf.*

Berita Terkait

62 Siswa Berprestasi Terancam Gagal, Sekda Jateng Ajak ASN Turun Tangan
Nawal Yasin Ajak Warga Rutin Ikuti Majelis Ilmu demi Generasi Berakhlak
Asah Nalar Kritis, Nawal Yasin Perkuat Gerakan Literasi di Jateng
Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna
Lewat Sehelai Kain, Nawal Yasin Sampaikan Pesan Inspiratif untuk Guru PAUD
Dorong Santri Jadi Penulis, Nawal Yasin Gaungkan Kebangkitan Literasi Pesantren
Wagub Jateng Minta ITHLA Kembangkan Arab Pegon sebagai Instrumen Diplomasi
Industri Serap 90 Persen Lulusan SMK Jateng, Bukti Vokasi Kian Berkualitas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:13 WIB

62 Siswa Berprestasi Terancam Gagal, Sekda Jateng Ajak ASN Turun Tangan

Sabtu, 11 April 2026 - 08:55 WIB

Nawal Yasin Ajak Warga Rutin Ikuti Majelis Ilmu demi Generasi Berakhlak

Jumat, 10 April 2026 - 19:00 WIB

Asah Nalar Kritis, Nawal Yasin Perkuat Gerakan Literasi di Jateng

Jumat, 10 April 2026 - 13:55 WIB

Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna

Rabu, 8 April 2026 - 10:44 WIB

Lewat Sehelai Kain, Nawal Yasin Sampaikan Pesan Inspiratif untuk Guru PAUD

Berita Terbaru