Gubernur Luthfi: SPPG Wajib Patuhi 4 Instruksi Demi Keamanan Makanan Anak Sekolah

- Reporter

Rabu, 8 Oktober 2025 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah jadi perhatian serius Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Empat Instruksi telah diberikan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga Dinas kesehatan Kabupaten dan kota.

Ahmad Luthfi menginginkan program yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto ini, tetap berjalan secara baik dan berkelanjutan di Jawa Tengah. Terlebih lagi masyarakat juga membutuhkan makanan yang bergizi untuk putra-putri mereka di sekolah.

Instruksi pertama yang diberikan Gubernur Ahmad Luthfi adalah kewajiban SPPG untuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Ini merupakan bukti tertulis keamanan pangan untuk pemenuhan standar baku mutu dan persyaratan kesehatan olahan pangan siap saji.

Baca Juga :  Sosialisasi Mitigasi Gunung Api, Pemprov Jateng Siapkan Langkah Antisipasi

Surat ini pun bukan hanya sekadar formalitas namun harus benar-benar dipraktekkan. “Kami tak ingin SLHS hanya diberikan saja. Harus dilakukan inspeksi. Pelatihan gizi kesehatan dan dibuat role model,” kata Ahmad Luthfi.

Saat menyampaikannya, Ahmad Luthfi benar-benar tegas bahkan bernada ancaman bagi siapa saja pelaku MBG yang sembrono. Lantaran makanan yang disajikan ini bukan hanya berkaitan dengan gizi saja, melainkan juga nyawa anak-anak jika ada kelalaian soal kualitas bahan pangan.

Instruksi yang kedua adalah Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota di Jateng mendirikan posko pengawasan dalam 24 jam. Posko ini untuk mengawasi proses pembuatan MBG hingga distribusi dari dapur menuju sekolah.

Baca Juga :  Heri Pudyatmoko Dorong Pelestarian Media Tradisional sebagai Sarana Edukasi Masyarakat

Ketiga, Pimpinan SPPG wajib melakukan komunikasi dengan orang tua wali murid. “Jalin komunikasi dua arah kepada wali murid. Yang kemarin-kemarin tak boleh terulang lagi,” tandasnya.

Keempat adalah mengajak semua stakeholder terkait program MBG untuk menyukseskan. Makanan wajib higienis dan bergizi. Proses distribusi juga dilakukan secara efisien waktu. Ia ingin MBG di Jateng bisa menjadi percontohan dan terus terlaksana secara baik.

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru