Slawi – Era digitalisasi perbankan tidak lagi hanya berpusat di kota-kota metropolitan. Melalui sebuah kolaborasi strategis, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Slawi bersama dengan anak perusahaannya, Bank Raya, berhasil menciptakan sebuah gebrakan yang memperkuat ekosistem keuangan digital hingga ke level akar rumput.
Sinergi ini difokuskan untuk memberdayakan para Agen BRILink, yang selama ini menjadi tulang punggung inklusi keuangan di berbagai daerah.
Inisiatif ini terbukti sukses mendorong kinerja para agen, yang salah satu indikator utamanya adalah peningkatan signifikan pada dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) di seluruh jaringan Agen BRILink di wilayah Slawi.
Peningkatan CASA ini menandakan adanya perputaran bisnis yang lebih sehat dan volume transaksi yang lebih tinggi, yang secara langsung berujung pada peningkatan kesejahteraan para agen.
Pemimpin Cabang BRI BO Slawi, Arlin Suryani, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan para agen tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang di tengah persaingan layanan keuangan digital yang semakin ketat.
“Kolaborasi dengan Bank Raya ini bukan sekadar strategi bisnis, melainkan komitmen kami untuk mengakselerasi inklusi keuangan digital hingga ke level akar rumput. Kami ingin setiap Agen BRILink di Slawi menjadi pusat layanan keuangan modern yang tidak hanya melayani transaksi dasar, tetapi juga menjadi gerbang bagi masyarakat untuk mengakses produk-produk digital inovatif. Ini adalah cara kami memberdayakan agen sebagai pilar ekonomi lokal,” ujar Arlin Suryani dalam keterangan tertulis.
Sinergi antara BRI dan Bank Raya ini berjalan dengan model yang saling melengkapi. BRI, dengan jaringan Agen BRILink yang masif dan mengakar di masyarakat, menyediakan infrastruktur fisik dan kepercayaan yang sudah terbangun selama puluhan tahun.
Di sisi lain, Bank Raya sebagai bank digital, menyuntikkan inovasi, produk-produk digital yang lincah, serta platform yang memudahkan transaksi non-tunai. Melalui kolaborasi ini, Agen BRILink kini tidak hanya melayani transaksi konvensional seperti tarik tunai, transfer, atau pembayaran tagihan.
Mereka juga dibekali kemampuan untuk menawarkan produk-produk digital dari Bank Raya, seperti pembukaan rekening secara digital, pinjaman digital ultra-mikro, hingga layanan top-up e-wallet dengan sistem yang lebih terintegrasi.
Langkah ini secara efektif mengubah wajah Agen BRILink dari sekadar “loket perpanjangan tangan bank” menjadi hub atau pusat layanan keuangan digital yang komprehensif.
Masyarakat di pelosok yang mungkin belum sepenuhnya terbiasa dengan aplikasi mobile banking dapat datang ke agen terdekat untuk mendapatkan layanan digital dengan bantuan dan panduan langsung.
“Fokus utama dari sinergi ini, yakni meningkatkan CASA Brilink se-Slawi, memiliki dampak berantai yang sangat positif,” ujar Arlin.
Bagi seorang Agen BRILink, saldo CASA yang tinggi di rekening operasionalnya mencerminkan tingginya likuiditas dan kepercayaan masyarakat.
Semakin tinggi CASA, berarti semakin besar kapasitas agen untuk melayani transaksi-transaksi bernominal besar tanpa kendala.
Peningkatan volume transaksi ini secara otomatis akan menaikkan pendapatan agen dari fee yang diperoleh. Lebih dari itu, citra agen di mata masyarakat pun meningkat, memposisikan mereka sebagai mitra keuangan yang andal dan modern.
“Program ini tidak hanya menguntungkan korporasi, tetapi secara nyata meningkatkan taraf hidup ribuan keluarga yang menggantungkan hidupnya pada usaha Agen BRILink,” ucapnya.***









