Dukung Ketahanan Pangan, ID FOOD Siapkan Langkah Strategis di HBKN 2025

- Reporter

Kamis, 27 Februari 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-KONFERENSI PERS- Direktur Utama ID FOOD Sis Apik Wijayanto menghadiri Konferensi Pers Ketersediaan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadan dan Idulfitri, Kamis, (27/2/2025), di Kementerian BUMN, Jakarta. Foto : Dok.IDFOOD/metrojateng.id

-KONFERENSI PERS- Direktur Utama ID FOOD Sis Apik Wijayanto menghadiri Konferensi Pers Ketersediaan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadan dan Idulfitri, Kamis, (27/2/2025), di Kementerian BUMN, Jakarta. Foto : Dok.IDFOOD/metrojateng.id

Jakarta – Holding BUMN Pangan ID FOOD jalankan langkah untuk jaga pasokan dan harga pangan pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1446 H/2025 M. Upaya tersebut diantaranya melalui pengadaan dan pendistribusian stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) serta pelaksanaan Operasi Pasar Pangan Murah di ratusan titik lokasi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama ID FOOD Sis Apik Wijayanto, pada Konferensi Pers Ketersediaan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadan dan Idulfitri, Kamis, (27/2/2025), di Kementerian BUMN, Jakarta. Menurutnya, menjelang momentum Ramadan dan Idulfitri ini ID FOOD mendorong optimalisasi stok CPP yang dimiliki, khususnya untuk komoditas gula konsumsi, daging kerbau, dan minyak goreng.

“Untuk Ramadan dan Idulfitri tahun ini kita fokus meningkatkan stok dan pendistribusian 3 komoditas pangan strategis tersebut ke berbagai wilayah. Penyaluran dilakukan melalui anak perusahaan dan kantor cabang distribusi ID FOOD Group yang tersebar dari Aceh hingga Papua,” ujarnya.

Sis Apik mengatakan, untuk komoditas gula konsumsi, ID FOOD melakukan upaya stabilisasi pasokan dan harga dengan mengoptimalkan stok hasil produksi sendiri dan hasil pengadaan. Saat ini pihaknya telah menyiapkan sekitar 7.000 ton gula untuk disalurkan dalam operasi pasar guna memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idulfitri. Sementara itu, untuk menjaga stabilitas stok dan harga gula sepanjang tahun, ID FOOD menargetkan stok sekitar 350 ribu ton gula pada tahun 2025.

Baca Juga :  Menyongsong 2025, PGN Percepat Pengembangan Jargas demi Kemandirian Energ

Selanjutnya, terkait komoditas daging ruminansia, Sis Apik mengatakan, ID FOOD melalui PT Berdikari menyiapkan stok daging sapi dan kerbau sekitar 55,3 ribu ton. Jumlah tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan HBKN Ramadan, Idulfitri, serta pasca hari raya.

“Komoditas daging tersebut juga didistribusikan dalam kegiatan Operasi Pasar Pangan Murah Ramadan dan Idulfitri. Stabilitas stok dan harga daging merupakan salah satu yang penting di momen HBKN , seperti kita ketahui daging merupakan salah satu komoditas yang paling banyak dicari di bulan Ramadan dan jelang Idulfitri,” jelasnya.

Selanjutnya untuk pemenuhan komoditas minyak goreng, Sis Apik menyampaikan, sepanjang HBKN ini ID FOOD menargetkan penyaluran sekitar 20 juta liter minyak goreng. “Di momentum HBKN ini pendistribusian minyak goreng akan kita lakukan lebih masif dengan melibatkan anak perusahaan di sektor perdagangan dan distribusi, yaitu PT Rajawali Nusindo, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, dan PT GIEB Indonesia yang memiliki lebih dari 80 cabang distribusi dan perdagangan di seluruh Indonesia,” paparnya.

Baca Juga :  Dukung Penurunan Stunting di Kabupaten Semarang, Sido Muncul Bantu Rp 360 Juta Untuk 120 Anak Stunting

Khusus untuk menjaga stok minyak goreng sepanjang tahun, ID FOOD telah mempersiapkan pasokan sebanyak 110 juta liter. “Sampai dengan Februari 2025, kami telah mendistribusikan minyak goreng sebanyak 8,4 juta liter,” jelasnya.

Adapun langkah perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pangan melalui Operasi Pasar Pangan Murah, dilakukan di 216 titik di pulau Jawa yang tersebar di 120 kabupaten/kota. Dengan rincian Banten 13 titik operasi pasar, DK Jakarta 12 titik, Jawa Barat 48 titik, Jawa Tengah 65 titik, DI Yogyakarta 7 titik, dan Jawa Timur 71 titik.

Kegiatan operasi pasar dilaksanakan sampai 29 Maret 2025 melalui kolaborasi bersama PT POS Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional, dan Satgas Pangan. “Saat ini ID FOOD sudah mulai memasok produk pangan sekaligus turut melaksanakan operasi pasar di Kantor Pos yang ada di sejumlah kabupaten/kota. Dalam kegiatan tersebut ID FOOD fokus menyediakan komoditas daging, gula konsumsi, dan minyak goreng,” sebutnya.***

Berita Terkait

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini
BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan
Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum
BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako
Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum
Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon
Lonjakan Harga Plastik, Pemprov Jateng Gandeng Polisi Cegah Penimbunan
Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:20 WIB

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini

Rabu, 15 April 2026 - 12:20 WIB

Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum

Minggu, 12 April 2026 - 18:21 WIB

Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon

Berita Terbaru