Dukung Kelancaran Program MBG, Pendirian Dapur Sehat di Cilacap Terus Dikebut

- Reporter

Minggu, 27 Juli 2025 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrojateng.id, Cilacap – Badan Gizi Nasional (BGN) dan DPR RI terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG adalah langkah nyata presiden Prabowo Subianto dalam mensejahterakan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi.

Kegiatan sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Gedung BLK Cilacap pada Jum’at, 25 Juli 2025. Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia itu dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan diikuti ratusan peserta.

Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih, Staff Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional Teguh Suparngadi, dan Kepala SPPG Cilacap Tengah Farizal Surno Suwito.

Dalam kesempatannya, anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih menyambut baik program andalan Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan akses gizi bagi jutaan masyarakat Indonesia.

“Program MBG dilaksanakan untuk menyediakan nutrisi berkualitas bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar serta menciptakan lapangan kerja,” kata Teti Rohatiningsih.

Meski begitu, Teti tetap memperingati warga Kabupaten Cilacap untuk tetap berhati-hati apabila ada yang mengaku sebagai perwakilan BGN dengan meminta dana diawal untuk menawarkan pembukaan dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga :  Sekda Jateng Apresiasi Borobudur 100, Event Lari Sekaligus Galang Donasi Sosial

“Terdapat oknum organisasi kemasyarakatan (ormas), dan yayasan yang tidak bertanggung jawab yang menawarkan pengadaan SPPG dalam Program MBG. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk lebih waspada agar tidak tertipu oleh penawaran tersebut serta mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang berkaitan dengan pengadaan SPPG,” ungkap Teti.

Pendaftaran sebagai mitra BGN hanya dapat dilakukan melalui situs web resmi mitra.bgn.go.id.

“Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi, mengawasi, dan mendukung pelaksanaan Program MBG agar berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” tambahnya dengan tegas.

Kemudian, Staff Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional Teguh Suparngadi menyampaikan tujuan-tujuan yang akan dicapai dengan adanya program MBG seperti untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.

“Presiden menargetkan agar pada akhir tahun 2025, seluruh wilayah Indonesia dapat merasakan manfaat dari program ini,” harap Teguh.

Teguh Suparngadi juga menyampaikan mengenai perkembangan dapur sehat yang ada di Kabupaten Cilacap. Ia mengungkapkan bahwa perhari ini sudah terdapat 10 SPPG yang telah berjalan.

“Saat ini, total kebutuhan SPPG di Kabupaten Cilacap sekitar 139 SPPG. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 SPPG telah beroperasi, 5 SPPG sedang dalam proses menuju operasional, dan sekitar 35 SPPG lainnya masih dalam tahap pembangunan,” paparnya.

Baca Juga :  3,8 Juta Orang Telah Manfaatkan Speling dan CKG Pemprov Jateng

Sementara itu, Kepala SPPG Cilacap Tengah Farizal Surno Suwito mengajak warga Cilacap untuk berperan aktif dalam program MBG ini khususnya dalam menghidupi dapur sehat atau SPPG.

“Masyarakat sudah harus memulai untuk menanam sayur dan beternak guna mendukung suplai bahan pangan untuk SPPG. Saat ini, beberapa wilayah di Cilacap mulai mengalami kekurangan pasokan bahan baku, yang berisiko mengganggu kelancaran operasional dapur sehat,” imbuh Farizal.

Partisipasi aktif dari masyarakat sangat diperlukan agar keberlanjutan program tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan secara adil dan merata.

Program Makan Bergizi Gratis bertujuan mengubah perilaku makan ke arah yang lebih sehat, meningkatkan literasi gizi anak dan keluarga, serta menjadikan gizi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Manfaat program MBG tidak hanya dirasakan oleh anak-anak dan ibu hamil/menyusui sebagai penerima langsung, tetapi juga menggerakkan ekonomi dan edukasi gizi dari rumah. Lebih dari sekadar berbagi makanan, program ini adalah fondasi perubahan budaya makan demi generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.***

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru