Pemprov Jateng Kaji Relokasi Warga Jangli, Status Tanah dan Dana Dikoordinasikan

- Reporter

Jumat, 10 April 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terus melakukan berbagai upaya mencarikan solusi untuk merelokasi korban bencana tanah bergerak di Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Pihaknya masih berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang dan Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro baik terkait status tanah, anggaran, hingga tempat relokasi.

“Nanti akan ditindaklanjuti agar ada status bagi masyarakat sekitar. Kalau relokasi, dinas akan kita panggil untuk membahas detailnya,” kata Ahmad Luthfi di Semarang, Jumat, 10 April 2026.

Koordinasi dengan Kodam IV/Diponegoro tersebut juga untuk mencari lahan yang sekiranya dapat digunakan sebagai permukiman warga. Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah akan diterjunkan untuk mengecek lahan yang sekiranya aman dan tidak jauh dari lokasi bencana.

Baca Juga :  Kecelakaan Bus Tol Krapyak, Pemprov Jateng Tanggung Identifikasi hingga Pemulangan Korban

Berdasarkan Standard Operational Procedure (SOP) penanganan bencana, keselamatan warga menjadi yang nomor satu. Setelah itu penyediaan hunian sementara (huntara), kemudian baru hunian tetap (huntap). Huntara disediakan untuk menampung sementara korban bencana sambil menunggu huntap.

“Huntap itu sudah sertifikasi by name by address dan punya hak milik. Itu kalau sudah huntap. Kalau huntara itu kan sementara. Nanti saya koordinasi lebih lanjut dengan walikota,” tegasnya.

Sementara itu, mengenai pihak mana nanti yang akan membangun huntap, Ahmad Luthfi menyatakan masih belum ditetapkan. Namun pada prinsipnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memberikan bantuan.

Baca Juga :  Jadi Responden Pertama, Taj Yasin Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Komposisi dana belum kita rapatkan, tapi minimal saya harus koordinasi dulu dengan walikota,” jelasnya.

Sebelumnya, Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan bahwa Pemkot Semarang tidak dapat melakukan penanganan sepenuhnya karena status kepemilikan lahan di kawasan tersebut milik Kodam IV/Diponegoro. Status kepemilikan tanah tersebut membuat Pemkot Semarang tidak dapat memberikan bantuan RTLH.

Seperti diketahui, bencana tanah bergerak di Kampung Sekip RT 007/RW 001, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, terjadi pada Rabu, 4 Februari 2026. Sebanyak 15 unit rumah terdampak kejadian tersebut, empat di antaranya roboh.

Wakil Presiden Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sudah meninjau langsung lokasi kejadian pada Sabtu, 14 Februari 2026.*

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru