Warga Cilibur Terdampak Longsor Minta Pemulihan Akses Jalan Penghubung Antar Desa

- Reporter

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi ke lokasi longsor di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Rabu (11/3/2026), membangkitkan harapan warga agar perbaikan jalan penghubung ekonomi yang terputus segera dipercepat. Longsor yang terjadi pada 1 dan 8 Maret 2026 itu memutus akses vital antar desa hingga antar kecamatan yang selama ini menjadi jalur utama mobilitas warga dan aktivitas perekonomian.

Longsor di Desa Cilibur berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Selain memutus akses jalan, bencana tersebut juga merusak fasilitas pendidikan dan mengganggu aktivitas ekonomi warga.

Perwakilan masyarakat sekaligus pengelola amal usaha Muhammadiyah setempat, Subandi, mengatakan longsor telah menggerus tebing hingga menyeret bangunan sekolah. Salah satu yang terdampak adalah gedung SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan.

“Sudah ada bangunan amal usaha kami yang terbawa longsor, yaitu SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan. Di sebelahnya juga ada TK. Kami berharap segera ada penanganan supaya longsor tidak meluas,” ujarnya di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Respons Cepat PKK Jateng: Dua Korban Kekerasan di Jepara Diberi Perlindungan Menyeluruh

Kepala SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan, Ahmad Najib, mengatakan, dampak longsor tidak hanya pada kegiatan belajar mengajar, tetapi juga terhadap jalur ekonomi masyarakat. Menurutnya, jalan yang terputus merupakan jalur penting bagi aktivitas warga Desa Cilibur dan sekitarnya.

“Kami berharap jalan yang ada bisa segera diselamatkan karena ini jalur ekonomi masyarakat Desa Cilibur,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Cilibur, Nur Rohman. Ia menyebut dampak longsor sangat terasa karena memutus akses vital masyarakat, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga akses menuju pusat pemerintahan dan lahan pertanian.

“Terputusnya akses vital di ruas jalan kabupaten di Cilibur membuat semuanya terganggu. Dampaknya sangat terasa bagi masyarakat,” ujar Rohman.

Ia berharap kedatangan gubernur dapat mempercepat proses penanganan dan pembangunan kembali akses jalan tersebut sehingga aktivitas warga bisa segera pulih.

Rohman menjelaskan, ruas jalan yang terputus itu merupakan penghubung antara Desa Cilibur dengan Desa Langkap dan Desa Adisana. Jalan tersebut juga menjadi jalur penghubung antar kecamatan, yakni Paguyangan menuju Bumiayu serta Paguyangan menuju Sirampog.

Baca Juga :  Pantau Tanah Amblas di Ungaran, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Warga Segera Dievakuasi

Saat ini, kendaraan roda empat harus memutar melalui Kecamatan Sirampog lewat Desa Plompong. Sementara kendaraan roda dua masih bisa melintas melalui jalur Kaligondok.

Dalam kunjungannya, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa penanganan cepat akan dilakukan, termasuk perbaikan jalan dan relokasi sekolah yang terdampak.

Ia menekankan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana tersebut. Gubernur juga menyerahkan bantuan ke pihak sekolah terdampak dan kepada para siswa berupa peralatan dan seragam.

“Prinsipnya saya tidak mau tahu, jalan harus segera dibikin. Teknisnya nanti didiskusikan dulu karena ini jalan kabupaten, nanti kita intervensi dari provinsi. Kabupaten menyiapkan alternatif, provinsi segera melakukan intervensi,” tegasnya saat rapat tindak lanjut penanganan longsor di Desa Cilibur.

Langkah percepatan tersebut diharapkan mampu memulihkan kembali akses transportasi warga sekaligus menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan selatan Brebes.*

Berita Terkait

Irwan Hidayat: Produk Harus Lebih Baik, Manjur dan Aman
DPRD Semarang Soroti Persoalan Warhol Residence, Regulasi Rumah Susun Dievaluasi
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS
Suami Tersangka Penipu Pensiunan Menghilang? Kerajaan Bisnis Nurma Disita Untuk Ganti Rugi Korban
Laporan Polisi Mengemuka, Gus Yasin Sebut Tuduhan Pemalsuan Tidak Tepat
Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto
Pemprov Jateng Percepat Penanganan Tanggul Jebol Sungai Silandak di Semarang

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 19:07 WIB

Irwan Hidayat: Produk Harus Lebih Baik, Manjur dan Aman

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:51 WIB

DPRD Semarang Soroti Persoalan Warhol Residence, Regulasi Rumah Susun Dievaluasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:07 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:04 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:59 WIB

Suami Tersangka Penipu Pensiunan Menghilang? Kerajaan Bisnis Nurma Disita Untuk Ganti Rugi Korban

Berita Terbaru

- PENGHARGAAN- Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat menerima Prasasta Gala Award kategori Lifetime Achievement Prasasta Windu Bhakti dari Universitas Semarang (USM), Kamis (24/9) malam. Foto : ist/metrojateng.id

Peristiwa

Irwan Hidayat: Produk Harus Lebih Baik, Manjur dan Aman

Jumat, 25 Sep 2026 - 19:07 WIB