Pemprov Jateng Intensifkan Operasi Pangan dan Turunkan Dokter Spesialis Jelang Lebaran

- Reporter

Senin, 2 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggeber operasi pasar melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diintegrasikan dengan layanan kesehatan Spesialis Keliling (Speling) serta penyaluran bantuan sosial selama Ramadan menjelang Idulfitri 2026. Di Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Senin, 2 Maret 2026, total subsidi harga pangan yang digelontorkan mencapai Rp 111 juta.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung meninjau kegiatan tersebut untuk memastikan intervensi pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kunjungan itu dilakukan usai ia memantau perbaikan ruas jalan Semarang–Godong yang sempat terputus akibat Tanggul Tuntang jebol.

Di lokasi GPM, Luthfi menyerahkan bantuan modal usaha dan cadangan pangan, sekaligus berdialog dengan warga yang memanfaatkan layanan Speling dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Ia menegaskan, integrasi program dilakukan agar masyarakat memperoleh layanan terpadu dalam satu lokasi.

“Kita punya Speling, agar masyarakat mau datang maka kita tempelkan juga gerakan pangan murah, penyaluran bantuan, dan lainnya. Intinya kami ingin memberikan layanan yang mudah dan murah kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Temui Pengungsi Tegal, Gubernur Luthfi Percepat Huntara hingga Huntap

Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Sri Broto Rini, mengatakan, sepanjang Februari-Maret 2026 Pemprov Jateng menggelar sedikitnya 308 kali GPM di berbagai daerah, termasuk di Grobogan.

Menurutnya, skema GPM dilakukan dengan fasilitasi distribusi berupa bantuan transportasi, kemasan, hingga bongkar muat. Dengan demikian, komoditas dijual setara harga produsen dan lebih rendah dibanding harga pasar.

“Intinya bahan pokok. Kami juga melibatkan UMKM dan BUMDes agar masyarakat mendapatkan harga lebih murah, khususnya harga di tingkat produsen,” kata Rini.

Di Grobogan, komoditas yang disalurkan meliputi beras SPHP 2 ton senilai Rp 22,4 juta, beras kualitas premium 2 ton senilai Rp 25 juta, telur 500 kilogram senilai Rp 13,5 juta, minyak goreng 1.000 liter senilai Rp 15,7 juta, bawang merah 100 kilogram senilai Rp 3,5 juta, bawang putih 100 kilogram senilai Rp 3,4 juta, cabai 100 kilogram senilai Rp 6,5 juta, gula pasir 1 ton senilai Rp 16 juta, serta komoditas lain senilai Rp 5 juta. Total subsidi harga pangan yang tersalurkan mencapai Rp 111 juta.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Raih Rekor MURI atas Pembentukan Posbankum Terbanyak

Rini menambahkan, pembelian bersifat fleksibel sesuai kebutuhan warga. “Pembelian bebas sesuai yang dibutuhkan masyarakat, tidak perlu beli yang macam-macam, cukup yang diperlukan,” ujarnya.

Sementara itu, capaian layanan kesehatan juga menunjukkan peningkatan signifikan. Data Dinas Kesehatan Jawa Tengah per 28 Februari 2026 mencatat 957 kegiatan Speling telah terlaksana di 414 kecamatan pada 35 kabupaten/kota dengan total sasaran 93.599 jiwa. Adapun realisasi Cek Kesehatan Gratis mencapai 2.523.102 jiwa atau 95,77 persen dari total 2.634.599 pendaftar.

Integrasi GPM, Speling, dan penyaluran bantuan sosial menjadi strategi Pemprov Jateng untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperluas akses layanan kesehatan masyarakat, terutama menjelang puncak konsumsi Ramadan dan Idulfitri.*

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru