Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

- Reporter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI – Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi pada musim hujan, Tim Penggerak TP PKK Jawa Tengah terus memasifkan program PKK Sigab (Siaga dan Tanggap Bencana). Program itus diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan kader melalui pembekalan pengetahuan mitigasi bencana, terutama di wilayah yang memiliki kerawanan tinggi.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin mengatakan, pelatihan PKK Sigab menjadi bagian dari upaya mengedukasi masyarakat, agar lebih siap menghadapi potensi bencana. Kader yang telah mendapatkan pembekalan diharapkan mampu memahami langkah mitigasi sekaligus menyebarluaskan pengetahuan kepada masyarakat.

“Harapannya pada hari ini kita bisa mengedukasi masyarakat untuk bisa tanggap, memiliki pengetahuan tentang mitigasi bencana yang akhirnya ini bisa menjadi satu kesiapan (menghadapi musim hujan),” katanya, seusai membuka Pelatihan PKK Sigab di Balai Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/10/2026).

Nawal melanjutkan, Kecamatan Selo dipilih sebagai lokasi pelatihan, karena termasuk wilayah rawan bencana saat musim hujan. Pada awal 2026, tercatat sebanyak 13 kejadian tanah longsor, dan satu kali banjir menerjang wilayah di lereng Gunung Merbabu tersebut.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Salat Id di Simpanglima, Ajak Warga Pererat Persatuan dan Optimalkan Potensi Ekonomi Jateng

Untuk mendukung upaya ini, TP PKK Jateng bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng juga telah menyusun modul PKK Sigab. Modul ini menjadi panduan edukasi bagi kader agar memiliki bekal pengetahuan mitigasi bencana dan dapat dipersiapkan untuk berperan sebagai relawan di lingkungan masing-masing.

“Sehingga kami hadir di sini, melatih kader-kader PKK untuk bagaimana bisa mitigasi bencana dengan baik. Dan kami sudah menyusun satu modul untuk mitigasi bencana ini,” ucap istri Wakil Gubernur Jateng tersebut.

Nawal mengatakan, sebagaimana arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, pelatihan itu menjadi bagian dari mitigasi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Mengingat, menurut keterangan BMKG, Jawa Tengah diperkirakan memasuki musim penghujan pada bulan November.

Lebih lanjut, Nawal berharap, pelatihan tidak berhenti pada peningkatan kapasitas kader PKK. Pengetahuan yang diperoleh perlu diteruskan kepada masyarakat luas, agar semakin banyak warga memahami cara mengantisipasi dan merespons potensi bencana.

Baca Juga :  Dampingi Selvi Gibran, Nawal Yasin Serukan Perempuan Masa Kini Lanjutkan Perjuangan Kartini

“Kader-kader yang dilatih bisa menularkan ilmunya, bukan hanya pada kader PKK, tapi di semua elemen masyarakat. Sehingga, masyarakat yang teredukasi dengan baik bisa lebih tangguh dalam menghadapi bencana,” ungkapnya.

Program PKK Sigab sebelumnya juga diwujudkan melalui aksi tanggap terhadap bencana kekeringan pada musim kemarau. Pada awal Oktober, TP PKK Jawa Tengah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan BPBD Jawa Tengah, menyalurkan bantuan 10 tangki air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Triguno, Kabupaten Pati.

Pada kesempatan itu, Nawal juga memantau implementasi Posyandu di Desa Jrakah. Menurutnya, Posyandu tersebut telah mengimplementasikan enam bidang SPM, meliputi kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas).*

Berita Terkait

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng
GJL Dukung Polri Kuat dan Bersih, Penegakan Hukum Harus Berpihak pada Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru