Pantau Tanah Amblas di Ungaran, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Warga Segera Dievakuasi

- Reporter

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung ke lokasi tanah amblas di Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat, 13 Februari 2026. Di tengah perjalanan menuju Solo, ia bahkan meminta keluar di exit Tol Ungaran demi memastikan penanganan warga terdampak berjalan cepat.

Kunjungan mendadak itu dilakukan setelah Ahmad Luthfi menerima laporan adanya kejadian tanah amblas tersebut. Setibanya di lokasi, ia langsung berdialog dengan warga dan meninjau titik tanah amblas yang mengancam sejumlah rumah.

“Katanya ada longsor, sebelah mana, saya mau lihat,” ujar Ahmad Luthfi saat tiba di lokasi. Sejumlah warga bahkan kaget tidak menyangka kalau orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut menyambangi permukiman mereka. Warga lantas mengantar menuju titik lokasi tanah amblas.

Berdasarkan keterangan warga, peristiwa terjadi pada Kamis siang, 12 Februari 2026, saat hujan deras mengguyur wilayah Ungaran. Air dari area kebun di bagian atas perumahan mengalir deras ke permukiman. Tak lama kemudian, tanah di halaman rumah milik Sukarno dan Imam ambles, menyebabkan bangunan retak dan menggantung.

Baca Juga :  Wagub Jateng Prihatin Longsor Cilacap, Pantau Evakuasi Korban dan Peringatkan Susulan

Melihat kondisi tersebut, Luthfi menilai rumah-rumah terdampak tidak lagi aman untuk dihuni.

“Niku pripun (itu bagaimana), kok parah ya. Berapa rumah itu yang kena? Retak gini, bahaya lho ini, sampai gantung gitu (rumahnya). Suruh pindah mawon niki (suruh pindah saja ini),” kata Ahmad Luthfi saat melihat kondisi lokasi.

Setelah melihat kondisi itu, ia langsung menghubungi Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, untuk segera datang dan membahas langkah penanganan. Ia menegaskan pentingnya koordinasi cepat antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Kebutuhan apa saja yang diperlukan warga terdampak, dan apa yang dapat dibantu pemerintah provinsi.

“Pak Bupati, kebetulan saya ada di lokasi. Saya tunggu ya, kita diskusi,” kata Ahmad Luthfi melalui sambungan telepon.

Selang beberapa saat, ia kembali menelpon. Kali ini yang dihubungi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah. Tak hanya itu, ia juga menginstruksikan Dinsos dan PUPR Provinsi Jawa Tengah untuk turun tangan.

Baca Juga :  Nana Sudjana Harap Si-Manis Mart Direplikasi di Semua Daerah

“Dinas kita turun ke sini. Satu gang ini harus dibantu semua,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia meminta agar warga terdampak segera mendapat bantuan sosial serta penanganan teknis untuk mencegah longsor meluas ke area lain. Ia juga meminta Ketua RT setempat, Rinto, untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait kebutuhan mendesak warga.

Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama. Penanganan tidak hanya difokuskan pada bantuan darurat, tetapi juga mitigasi jangka menengah agar kejadian serupa tidak terulang.

“Ini kan tidak mungkin ditempati. Nanti biar Dinsos bantu masyarakat sini, Dinas PUPR juga sudah saya suruh ke sini agar tidak merambat ke tempat lain,” katanya.

Peristiwa tanah amblas tersebut menjadi perhatian serius pemerintah provinsi, mengingat potensi risiko yang dapat meluas di kawasan perumahan yang berada di kontur tanah perbukitan. Pemerintah memastikan langkah cepat dan terpadu dilakukan guna menjamin keamanan warga terdampak.*

Berita Terkait

Irwan Hidayat: Produk Harus Lebih Baik, Manjur dan Aman
DPRD Semarang Soroti Persoalan Warhol Residence, Regulasi Rumah Susun Dievaluasi
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS
Suami Tersangka Penipu Pensiunan Menghilang? Kerajaan Bisnis Nurma Disita Untuk Ganti Rugi Korban
Laporan Polisi Mengemuka, Gus Yasin Sebut Tuduhan Pemalsuan Tidak Tepat
Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto
Pemprov Jateng Percepat Penanganan Tanggul Jebol Sungai Silandak di Semarang

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 19:07 WIB

Irwan Hidayat: Produk Harus Lebih Baik, Manjur dan Aman

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:51 WIB

DPRD Semarang Soroti Persoalan Warhol Residence, Regulasi Rumah Susun Dievaluasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:07 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:04 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:59 WIB

Suami Tersangka Penipu Pensiunan Menghilang? Kerajaan Bisnis Nurma Disita Untuk Ganti Rugi Korban

Berita Terbaru

- PENGHARGAAN- Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat menerima Prasasta Gala Award kategori Lifetime Achievement Prasasta Windu Bhakti dari Universitas Semarang (USM), Kamis (24/9) malam. Foto : ist/metrojateng.id

Peristiwa

Irwan Hidayat: Produk Harus Lebih Baik, Manjur dan Aman

Jumat, 25 Sep 2026 - 19:07 WIB