Gubernur Ahmad Luthfi Percepat Huntara dan Huntap Korban Bencana Purbalingga

- Reporter

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURBALINGGA – Usai bencana banjir dan longsor yang terjadi di Purbalingga, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mempercepat relokasi bagi pengungsi. Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat mengecek percepatan penanganan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Purbalingga pada Jumat, 30 Januari 2026. Gubernur meminta Pemerintah Kabupaten Purbalingga segera menetapkan lokasi hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak.

Bencana banjir dan longsor di Purbalingga terjadi pada 23 Januari 2026 sekitar pukul 22.00. Air bah disertai material longsoran merendam dan merusak empat desa di dua kecamatan, yakni Desa Sangkanayu dan Desa Lambur di Kecamatan Mrebet, serta Desa Kutabawa dan Desa Serang di Kecamatan Karangreja. Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Desa Serang.

Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, mengatakan, perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah diberikan sejak hari pertama bencana terjadi. Gubernur Ahmad Luthfi, kata dia, langsung menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng untuk terlibat dalam penanganan darurat bersama berbagai pemangku kepentingan.

“Dukungan dari Pemerintah Provinsi sudah ada sejak hari pertama. Gubernur juga terus memantau kondisi di lapangan dan memberikan bantuan kepada para pengungsi. Banyak bantuan untuk perbaikan infrastruktur,” ujar Fahmi saat mendampingi Gubernur di Desa Serang.

Baca Juga :  Longsor Pekalongan, 16 Orang Meninggal Dunia

Menurut Fahmi, terdapat tiga kebutuhan mendesak yang saat ini menjadi prioritas, yakni penyediaan huntara dan huntap, perbaikan sejumlah jembatan yang putus akibat banjir dan longsor, serta pemulihan saluran air bersih.

“Lokasi huntara dan huntap sedang kami koordinasikan dengan kepala desa. Saat ini masih dalam proses pencarian lokasi dan penghitungan kebutuhan,” katanya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Ahmad Luthfi meninjau Posko Balai Desa Serang dan memimpin rapat percepatan penanganan bencana bersama seluruh pemangku kepentingan. Ia juga mengunjungi Villa Serang yang digunakan sebagai lokasi pengungsian, berdialog dengan warga, serta menyapa dan menghibur anak-anak pengungsi.

Gubernur kemudian meninjau langsung lokasi bencana di Dusun Gunungmalang dan Dusun Kaliurip, sebelum menutup rangkaian kunjungan dengan mengecek dapur umum yang dikelola Brimob.

Pada kesempatan itu, Ahmad Luthfi juga menyerahkan bantuan secara simbolis dengan total nilai hampir Rp 700 juta. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan permakanan, pakaian, mainan anak-anak, bantuan perumahan, serta kebutuhan dasar lainnya.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Koordinasi dengan Kudus Terkait Dugaan Keracunan MBG

“Sejak status tanggap darurat ditetapkan, seluruh dinas sudah berada di lapangan. Bantuan juga sudah kita geser, termasuk alat berat seperti ekskavator. Hari ini kami ingin memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi secara paripurna,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menyampaikan, ratusan rumah warga akan direlokasi ke lokasi yang lebih aman. Penyiapan lahan huntara dan huntap saat ini dilakukan oleh Pemkab Purbalingga, dengan pembangunan yang akan dilaksanakan bersama Pemprov Jawa Tengah dan kementerian terkait.

“Ini tidak mudah. Perlu sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat. Penanganan bencana bukan hanya soal bantuan darurat, tetapi bagaimana masyarakat bisa bangkit dan memiliki masa depan yang lebih aman,” tegasnya.

Terkait sejumlah jembatan yang terputus dan menghambat akses antarwilayah, Ahmad Luthfi memastikan telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri, baik untuk pemasangan jembatan sementara maupun perencanaan perbaikan dan pembangunan jembatan permanen.

“Kami prioritaskan jembatan yang menghubungkan pusat ekonomi dan menyangkut hajat hidup orang banyak,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Irwan Hidayat: Produk Harus Lebih Baik, Manjur dan Aman
DPRD Semarang Soroti Persoalan Warhol Residence, Regulasi Rumah Susun Dievaluasi
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS
Suami Tersangka Penipu Pensiunan Menghilang? Kerajaan Bisnis Nurma Disita Untuk Ganti Rugi Korban
Laporan Polisi Mengemuka, Gus Yasin Sebut Tuduhan Pemalsuan Tidak Tepat
Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto
Pemprov Jateng Percepat Penanganan Tanggul Jebol Sungai Silandak di Semarang

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 19:07 WIB

Irwan Hidayat: Produk Harus Lebih Baik, Manjur dan Aman

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:51 WIB

DPRD Semarang Soroti Persoalan Warhol Residence, Regulasi Rumah Susun Dievaluasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:07 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:04 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:59 WIB

Suami Tersangka Penipu Pensiunan Menghilang? Kerajaan Bisnis Nurma Disita Untuk Ganti Rugi Korban

Berita Terbaru

- PENGHARGAAN- Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat menerima Prasasta Gala Award kategori Lifetime Achievement Prasasta Windu Bhakti dari Universitas Semarang (USM), Kamis (24/9) malam. Foto : ist/metrojateng.id

Peristiwa

Irwan Hidayat: Produk Harus Lebih Baik, Manjur dan Aman

Jumat, 25 Sep 2026 - 19:07 WIB