Gerak Cepat Pemprov Jateng, Pengungsi Banjir Pekalongan Pastikan Logistik Aman

- Reporter

Senin, 19 Januari 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Sejumlah warga Kota Pekalongan mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan oleh pemerintah dalam penanganan banjir daerah setempat. Meskipun sejumlah warga harus mengungsi, namun kebutuhan logistiknya dipastikan aman dan terpenuhi dengan baik.

“Alhamdulillah, kebutuhan pengungsi sudah terpenuhi. Makan sehari tiga kali, anak-anak dikasih susu dan buah-buahan,” kata salah seorang pengungsi, Muasanah saat dikunjungi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin di Posko Pengungsian di Masjid Al Karomah, Jalan Raya Tirto Raya, Kecamatan Pekalongan Barat, Senin, 19 Januari 2026.

Ia mengatakan, ia harus meninggalkan rumahnya setelah banjir merendam permukiman sejak Jumat malam, 16 Januari 2026. Namun, petugas langsung memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi, saat mereka tiba di posko.

Baca Juga :  Nawal Yasin Ingin Gerakan Genre Tak Berhenti di Kompetisi, Tapi Mengakar di Masyarakat

“Bersyukur dibantu pemerintah. Dari hari pertama kita ke sini langsung ditanya kebutuhan kami. Pemerintah tanggap,” katanya.

Sebagai informasi, banjir di daerah tersebut terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang, yang menyebabkan Sungai Bremi meluap dan menggenangi sejumlah wilayah di Kota Pekalongan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan per Senin, 19 Januari 2026 pukul 09.00 WIB. Bencana ini berdampak pada 8.692 kepala keluarga di empat kecamatan. Sementara itu, sebanyak 2.400 jiwa tercatat mengungsi dan tersebar di 24 posko pengungsian.

Selama berada di pengungsian, kebutuhan dasar warga dipastikan terpenuhi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan senilai Rp169,7 juta untuk mendukung penanganan dampak banjir di Kota Pekalongan. Bantuan yang disalurkan meliputi logistik, paket perlengkapan kebutuhan dasar, makanan dan non-permakanan, satu ton beras, serta obat-obatan.

Baca Juga :  Sport Tourism Hidupkan UMKM, Friendship Run Borobudur Marathon 2025 Sukses Digelar

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin menyatakan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

“Kita pastikan bahan pokok, kebutuhan makan aman, dapur umum sudah kita siapkan semua” ujar Taj Yasin.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kota setempat terus melakukan koordinasi untuk menangani banjir, baik melalui upaya darurat di lokasi pengungsian maupun langkah lanjutan, guna mempercepat surutnya genangan dan memulihkan aktivitas warga.*

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru