Gubernur Ahmad Luthfi Dukung KITB Sediakan Listrik dan Energi Ramah Lingkungan

- Reporter

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pengelola Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) berencana meningkatkan keandalan pelayanan kelistrikan dan pemanfaatan energi terbarukan guna mendukung kebutuhan investor. Rencana tersebut disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui permohonan rekomendasi penetapan Wilayah Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (WUPTL) di kawasan KITB.

Direktur Utama KITB, Anak Agung Putu Ngurah Wirawan, mengatakan, permohonan rekomendasi tersebut diperlukan agar pengelola kawasan dapat menyediakan layanan ketenagalistrikan yang berdampingan dengan PLN.

“Kami melaporkan progres pembangunan dan kemajuan KITB, sekaligus menyampaikan permohonan rekomendasi kepada Gubernur terkait izin usaha kelistrikan berdampingan dengan PLN di kawasan KITB,” ujar Wirawan usai bertemu Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur, Kota Semarang, Rabu 17 Desember 2025.

Dijelaskan, rekomendasi penetapan wilayah usaha ketenagalistrikan merupakan layanan nonperizinan yang menjadi kewenangan Gubernur. Berdasarkan Pasal 4 Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 13 Tahun 2025, kewenangan tersebut telah didelegasikan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Baca Juga :  Gus Yasin Minta Pembangunan Harus Selaras Pusat Provinsi dan Daerah

Namun demikian, kata Wirawan, layanan rekomendasi tersebut saat ini belum tersedia dalam sistem OSS-RBA maupun Sistem Informasi Aplikasi (SIAP) Jateng, sehingga perlu dilakukan pengembangan layanan nonperizinan pada SIAP Jateng.

“Prinsipnya Gubernur sesuai aturan saja. Kalau memang sudah memenuhi syarat dan pihak PLN sepakat, maka dipersilakan. Tidak ada masalah,” jelasnya.

Dijelaskan, selain penguatan layanan listrik, KITB juga merencanakan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) untuk memenuhi kebutuhan investor, seperti energi panas bumi dan panel surya.

“Banyak pelanggan kami membutuhkan energi hijau. Jika Jawa Tengah memiliki sumber listrik hijau dari panas bumi dan panel surya, itu bisa ditawarkan kepada kami untuk disalurkan ke industri hijau di KITB,” katanya.

Terkait perkembangan investasi, Wirawan mengungkapkan, nilai investasi di KITB hingga saat ini telah mencapai hampir Rp 22 triliun selama tiga tahun beroperasi. Pengelola menargetkan investasi mencapai sekitar Rp 70 triliun hingga 2030.

Baca Juga :  Indomaret Fun Run 2026 Tawarkan Lari 5K, Hiburan, dan Doorprize Menarik di Semarang

“Selama tiga tahun beroperasi, sampai hari ini sudah hampir Rp 22 triliun. Target kami sampai 2030 sekitar Rp 70 triliun. Karena itu kami lengkapi kawasan dengan keandalan listrik dan energi terbarukan,” ujarnya.

Langkah KITB tersebut sejalan dengan komitmen Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam mendorong pengembangan energi baru terbarukan guna mendukung investasi dan industri hijau di Jawa Tengah. Termasuk disampaikan Gubernur saat pertemuan dengan duta besar dan perwakilan 12 negara Uni Eropa serta sejumlah investor.

“Prinsipnya kami dukung. Ini harus diwujudkan karena dalam setiap pembahasan investasi, yang selalu ditanyakan adalah ketersediaan energi hijau,” kata Ahmad Luthfi.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Salah Satu Penopang Pasar BYD di Sektor EV Nasional
JETOUR T2 i-DM Hadir di GIIAS Semarang, Harga Rp705 Juta
Immoderma dan Dinkes Semarang Edukasi Remaja soal Skincare dan Mental Health
OMODA O4 Resmi Meluncur di Semarang, Buka Pre-Booking O4 EV
Menko Polkam Dorong Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Jaga Stabilitas Nasional
IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:13 WIB

Jateng Jadi Salah Satu Penopang Pasar BYD di Sektor EV Nasional

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:02 WIB

JETOUR T2 i-DM Hadir di GIIAS Semarang, Harga Rp705 Juta

Rabu, 30 September 2026 - 19:22 WIB

Immoderma dan Dinkes Semarang Edukasi Remaja soal Skincare dan Mental Health

Rabu, 30 September 2026 - 17:11 WIB

Menko Polkam Dorong Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Jaga Stabilitas Nasional

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Berita Terbaru

- JETOUR T2 i-DM - JETOUR T2 i-DM hadir dalam ajang GIIAS Semarang 2026 dengan membawa teknologi plug-in hybrid untuk kebutuhan mobilitas perkotaan hingga perjalanan jarak jauh. Foto : ist/metrojateng.id

Bisnis

JETOUR T2 i-DM Hadir di GIIAS Semarang, Harga Rp705 Juta

Kamis, 1 Okt 2026 - 05:02 WIB