Wagub Taj Yasin Upayakan Insentif Guru Non-ASN Jateng Berlanjut pada 2026

- Reporter

Selasa, 25 November 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengupayakan melanjutkan insentif guru non-ASN pada 2026. Sasarannya guru non-ASN SMA/SMK dan SLB yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, serta swasta.

“Insyaallah nanti akan dilanjutkan. Bukan hanya kepada guru, tetapi juga kepada siswa-siswi baik yang di sekolah negeri maupun swasta. Tentu yang membutuhkan, seperti kategori miskin,” katanya usai Upacara Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025,di Halaman Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa, 25 November 2025.

Dia mengatakan, insentif kepada guru non-ASN jumlahnya memang belum banyak. Akan tetapi diharapkan bisa menjadi bentuk sumbangsih, kepedulian, dan perhatian Pemerintah Provinsi Jateng kepada guru-guru utamanya yang non-ASN.

Pada 2025, Pemprov Jateng menyalurkan insentif guru non-ASN dan pendidik nonformal berupa gaji atau honorarium guru pada satuan pendidikan (satpend) negeri SMA/SMK dan SLB yang sesuai dengan upah minimum kabupaten/kota (UMK).

Baca Juga :  FISIP Undip Ajak Tata Ulang Relasi Manusia–Alam di Tengah Maraknya Bencana

Honorarium bagi guru non-ASN, termasuk guru tamu, tersebut ditanggung APBD Provinsi Jateng, melalui skema belanja Biaya Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan. Pada 2025, nilai alokasi BOP Pendidikan Jateng sebesar Rp472,381 miliar.

Secara rinci jumlah guru non-ASN atau guru tidak tetap (GTT) pada Satpend negeri di Jateng berjumlah 3.043 orang. Di antaranya guru SMA 1.313 orang, SMK 1.442 orang, dan SLB 288 orang.

Khusus untuk guru pada Satuan Pendidikan Swasta (SMA, SMK, dan SLB), Pemprov Jateng juga memberikan dukungan pembiayaan. Salah satunya diarahkan untuk pemenuhan honor bagi guru, melalui skema belanja Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Pada 2025, APBD Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran Bosda sebesar Rp142,632 miliar.

Lebih lanjut, Taj Yasin mengatakan, tugas guru memiliki tantangan seiring perubahan zaman yang lebih komoleks. Dengan demikian, kompetensi guru juga harus meningkat.

Baca Juga :  Sekda Sumarno: Penghargaan Data Pendidikan Jadi Dorongan Bangun Pendidikan Jateng Lebih Unggul

“Dalam upaya peningkatan kompetensi guru, kami memberikan pelatihan, dan pendampingan. Juga untuk melanjutkan pendidikan, bagi guru-guru yang belum apa memiliki ijazah D4 atau S1,” katanya.

Dalam momen hari guru itu, Pemprov Jateng juga memberikan tali asih kepada sejumlah pegawai di lingkungan pendidikan. Selain itu juga kepada siswa/siswi berprestasi.

Rano Priyo Hariyanto, salah satu pegawai tidak tetap (PTT) di SLBN Semarang, menerima dana Rp20 juta untuk perbaikan rumah yang disalurkan Pemerintah Provinsi Jateng. Melihat kondisi rumahnya yang susah diakses karrna kerap terdampak banjir dan rob, di Kaligawe, Kota Semarang.

“Saya harapkan hari guru ini menjadi momentum untuk maju dari sisi kesejahteraan. Kapabilitasnya juga ditingkatkan juga ya untuk guru-guru,” katanya.*

Berita Terkait

Menko Polkam Dorong Taruna Akmil Perkuat Karakter, Wawasan, dan Jiwa Kepemimpinan
6,38 Juta Siswa di Jateng Dapat Pendidikan Koperasi, Pertama di Indonesia
Ratusan Guru PAUD Jateng Dilatih Coding dan Robotik untuk Pembelajaran STEAM Inovatif Anak
Atasi Ketimpangan Pendidikan, Jateng Fokus Data Anak Putus Sekolah di Lereng Sumbing–Merapi
Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri
Dari 161 Peserta, Sebanyak 15 Tim Lolos Final Lomba Artikel Pemprov Jateng
Hafal 30 Juz di Demak, Santri Lamongan Raih Bisarah Pemprov Jateng
Jateng Siapkan Kurikulum Koperasi Masuk Sekolah Mulai Tahun Ajaran Baru

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:31 WIB

Menko Polkam Dorong Taruna Akmil Perkuat Karakter, Wawasan, dan Jiwa Kepemimpinan

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:22 WIB

Ratusan Guru PAUD Jateng Dilatih Coding dan Robotik untuk Pembelajaran STEAM Inovatif Anak

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:12 WIB

Atasi Ketimpangan Pendidikan, Jateng Fokus Data Anak Putus Sekolah di Lereng Sumbing–Merapi

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Senin, 25 Mei 2026 - 16:53 WIB

Dari 161 Peserta, Sebanyak 15 Tim Lolos Final Lomba Artikel Pemprov Jateng

Berita Terbaru