Pemprov Jateng dan Undip Satukan Langkah Tingkatkan Partisipasi Politik Kaum Muda

- Reporter

Rabu, 19 November 2025 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemprov Jateng dan FISIP Undip berkolaborasi memperkuat partisipasi politik aktivis dan gen Z.

Nalar politik baru bagi aktivis mahasiswa dan generasi Z harus dibangun, untuk meningkatkan kualitas partisipasi politik pembangunan daerah.

Partisipasi politik para aktivis mahasiswa dan Gen Z, memiliki peran strategis dalam keberhasilan pembangunan daerah.

“Di saat yang sama aktivisme dalam proses pembangunan daerah dapat meningkatkan kepekaan sekaligus skill bagi aktivis dan Gen Z,” kata Kepala Badan Kesbangol Provinsi Jateng, Pradhana Agung Nugraha, Selasa, 18 November 2025.l, saat diskusi publik “Partisipasi Politik bagi Generasi Zilenial dalam Pembangunan Daerah“ di Kampus FISIP Undip, Tembalang, Kota Semarang

Diskusi tersebut diselenggarakan Departemen Politik Ilmu Pemerintahan FISIP Undip bekerja sama dengan Badan Kesbangpol Pemprov Jawa Tengah. Diskusi diikuti aktivis mahasiswa dari berbagai kampus.

Menurutnya, pembangunan politik yang sehat dan berkontribusi positif terhadap pembangunan daerah harus terus dibangun. Hal itu selaras dengan program Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen yang menekankan sinergi dan kolaboratif dalam membangun Jawa Tengah.

Baca Juga :  Langkah Taktis Ahmad Luthfi Berhasil, Banjir Semarang Berangsur Surut dalam 24 Jam

“Sejarah Indonesia diwarnai dengan pergerakan anak muda. Kampus sebagai laboratorium demokrasi diharapan mampu terus membangun nalar kritis mahasiswa, sekaligus memberikan warna dalam pembangunan daerah,” ungkap Pradhana.

Anggota DPRD Jawa Tengah, Padmasari Mestikajati, mengungkapkan, ada beberapa kelemahan Gen Z yang perlu diantisipasi. Di antaranya, fear of missing out (FOMO), mudah stres dan cemas, mudah mengeluh dan self proclaimed.

“Namun di saat yang sama, Gen Z memiliki karakteristik positif yakni, melek teknologi, kreatif, menerima perbedaan, senang berekspresi, dan peduli teradap sesama,” kata Padmasari.

Menurutnya, saat ini nalar politik baru sangat diperlukan. Para aktivis mahasiswa dan Gen Z dapat menjadi motor.

Ketua BEM Undip, Aufa Atha Ariq, mengatakan, saat ini aktivis dan Gen Z cenderung diwarnai dengan aktivisme digital.

Baca Juga :  Jangan Tunggu Viral, ASN Kota Semarang Diminta Peka Terhadap Persoalan Warga

“Media online sangat berpengaruh terhadap gerakan aktivis yang kemudian disertai dengan model gerakan konvensional,” ungkap Aufa.

Sedangkan dosen FISIP Undip, Faiz K SIP MA, mengungkapkan, berdasar pengalamannya di Bogazici University, Turki. Menurutnya, anak muda menjadi aktor penggerak dalam melawan kekuatan rezim politik. Sikap mereka cenderung merespons setiap ada penangkapan tokoh oposisi.

“Dalam tekanan apapun, anak muda menjadi motor penggerak perubahan,” ungkapnya.

Ketua Panitia, Harry Gunarso MA, mengatakan, Gen Z membutuhkan guidance yang tepat untuk menavigasi dinamika politik dan tantangan sejarah yang semakin kompleks.

“Penguatan literasi politik, kepemimpinan muda, dan ruang partisipasi politik lebih terbuka, menjadi kunci dalam partisipasi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah dengan FISIP Undip.

Kerja sama fokus untuk mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam penguatan wawasan kebangsaan, moderasi beragama, dan pendidikan politik.***

Berita Terkait

Sekda Jateng Satukan Persepsi Kedungsepur Wujudkan Wisata Berkelanjutan 2027
Idul Adha 2026, SPPG Tugu Karanganyar Semarang Perkuat Aksi Sosial Lewat Kurban
Petani Grobogan Mengadu ke Sekda, Sawah 1,5 Hektare Tak Bisa Ditanami
Warga Huntara Tegal Bahagia, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi Kurban Pribadi
Sekda Jateng Antar Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Desa Tinanding Grobogan
Tekan Stunting, Nawal Yasin Ajak Warga Jateng Gemar Konsumsi Ikan
Jateng Pastikan Guru Honorer Tetap Mengajar, Siap Ajukan PPPK Lagi
Pemprov Jateng Latih Disabilitas dan Keluarga Kurang Mampu Jadi Pekerja Industri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sekda Jateng Satukan Persepsi Kedungsepur Wujudkan Wisata Berkelanjutan 2027

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:09 WIB

Idul Adha 2026, SPPG Tugu Karanganyar Semarang Perkuat Aksi Sosial Lewat Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:42 WIB

Warga Huntara Tegal Bahagia, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi Kurban Pribadi

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:32 WIB

Sekda Jateng Antar Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Desa Tinanding Grobogan

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:38 WIB

Tekan Stunting, Nawal Yasin Ajak Warga Jateng Gemar Konsumsi Ikan

Berita Terbaru

Nasional

Menko Polkam: Daerah Tak Akan Maju Tanpa Forkopimda yang Kompak

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:54 WIB

Pendidikan

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB