Jateng Raih Pengakuan Ombudsman, Pelayanan Publik Dinilai Level Atas

- Reporter

Rabu, 15 Oktober 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kualitas Pelayanan Publik di Provinsi Jawa Tengah secara menyeluruh berada pada level atas, berdasarkan standar penilaian Ombudsman Republik Indonesia. Harapannya, level tersebut tetap dipertahankan dengan sistem penilaian terkini, yakni opini Ombudsman melalui Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Ombudsman Wilayah Jawa Tengah Siti Farida, dalam sambutannya pada Sosialisasi Opini Ombudsman RI Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025, Rabu, 15 Oktober, di Hotel Oaktree Semarang.

Disampaikan Farida, penilaian tahun 2025 menandai adanya transformasi mendasar dalam metode pengawasan pelayanan publik oleh Ombudsman RI.

“Sebelumnya, publik mengenal survei kepatuhan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009. Tahun ini, Ombudsman melakukan transformasi menuju Opini Maladministrasi yang diharapkan memberikan gambaran lebih komprehensif tentang kualitas layanan publik,” katanya.

Pendekatan baru tersebut, kata Farida, tidak hanya mengukur kepatuhan administratif, tetapi juga menilai potensi dan pola maladministrasi yang mungkin terjadi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Baca Juga :  Cegah Korupsi Dana Desa, Gubernur Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice di Jateng

“Dengan pemetaan potensi maladministrasi, kami ingin mendorong penyelenggara layanan untuk memperbaiki sistem secara berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berintegritas,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen mengatakan, Provinsi Jawa Tengah berkomitmen tinggi dalam memberikan pelayanan publik yang tujuannya adalah kesejahteraan masyarakat. Dia menyampaikan apresiasi kepada Ombudsman yang telah memberikan assestment.

“Terima kasih kepada Ombudsman, karena assestment yang diberikan akan memberikan perspektif dan pandangan yang berbeda, sehingga dapat membantu pemerintah daerah dan Provinsi Jawa Tengah dalam menjalankan amanah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Sumarno.

Kepada kepala daerah dan OPD yang hadir dalam acara tersebut, Sumarno meminta agar amanah dalam melaksanakan tugas, yaitu menyelesaikan persoalan masyarakat. Menurutnya, kunci pelayanan publik yang baik akan tertunaikan saat masyarakat selesai dengan masalahnya. Pihaknya juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik yang baik untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Komitmen Perkuat Energi Terbarukan, Pemprov Jateng Libatkan Pemuda, Desa, dan Sektor Swasta

Hal ini sejalan dengan program pertama dari 11 program prioritas yang diusung Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maemoen, yakni pemerintahan yang Good Clear Government dan Collaborative Governance melalui peningkatan kesejahteraan, profesionalitas dan kualitas ASN dan Perangkat Desa.

Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng memaparkan unsur penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik 2025 meliputi tiga hal, yaitu instrumen empat dimensi (input, proses, pengaduan, output), kepercayaan masyarakat, dan kepatuhan terhadap tindakan korektif, saran perbaikan dan saran penyempurnaan.

Sosialisasi diikuti oleh 15 kabupaten/kota di Jateng, antara lain Kota Pekalongan, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Semarang, Wonogiri, Pemalang, dan Cilacap. Sosialisasi juga diikuti instansi vertikal di daerah, meliputi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN (Kantor Pertanahan), Kementerian Hukum dan HAM (Kantor Imigrasi serta Lapas/Rutan/Bapas), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polres).*

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru