Gubernur Ahmad Luthfi Optimalkan Balai Pertanian Jadikan Jawa Tengah Sentral Benih

- Reporter

Kamis, 18 September 2025 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam rapat koordinasi bidang pertanian, perkebunan, dan ketahanan pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis, 18 September 2025.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam rapat koordinasi bidang pertanian, perkebunan, dan ketahanan pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis, 18 September 2025.

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mencanangkan wilayahnya untuk dijadikan sebagai sentral bibit atau benih produk unggulan. Peta jalan untuk mewujudkan hal itu sudah mulai disiapkan sebagai salah satu dukungan swasembada pangan dari hasil pertanian dan perkebunan.

“Kita akan menciptakan produk bibit unggulan Jawa Tengah menjadi sentral nasional,” katanya saat rapat koordinasi bidang pertanian, perkebunan, dan ketahanan pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis, 18 September 2025.

Beberapa hal yang disiapkan antara lain memetakan produk-produk unggulan Jawa Tengah yang dapat dikembangkan, konektivitas terkait tata kelola dan pemasaran produk unggulan, sampai optimalisasi 75 balai pertanian dan perkebunan di bawah Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah.

“Kita punya 75 balai yang itu harus kita kembangkan terkait dengan bibit-bibit unggul. Ada kelapa, kakao, kedelai, padi, ketela, dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga :  Pimpin ALTI Jateng, Sumarno Ingin Trail Run Dongkrak Pariwisata dan PAD

Kepala Distanbun Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan, Gubernur Ahmad Luthfi telah mengarahkan agar fokus pada pengembangan benih unggulan. Arahan tersebut sangat penting agar Jawa Tengah menjadi penghasil atau Sumber utama benih yang paling bagus untuk mendukung semua daerah secara nasional.

“Jawa Tengah itu semua komoditas tumbuh dengan baik karena memang mungkin lokasi yang strategis, kondisi alam, tanah, dan sebagainya. Mau tanam apa saja bagus. Kebutuhan pengembangan ini sangat tinggi,” katanya.

Pengoptimalan 75 balai pertanian dan perkebunan sangat penting. Setiap balai akan dirancang untuk fokus pada pengembangan komoditas tertentu dengan kualitas bagus, produk tinggi, dan hasil yang banyak sehingga dapat memenuhi kebutuhan benih daerah dan nasional.

“Harga benih pun lebih tinggi daripada harga konsumsi. Ini menarik dan bisa menambah pendapatan daerah itu sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tindak Tegas Pelaku, Bank Mandiri Taspen Serahkan Kasus Penipuan ke Polisi

Jawa Tengah memiliki beberapa komoditas potensial dengan nilai ekonomi yang tinggi. Di antaranya tanaman pangan seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan sorgun.

Selain itu juga ada komoditas kelapa, tebu, kopi, tembakau, dan lainnya. Khusus untuk kelapa bahkan memiliki permintaan pasar yang tinggi terutama dari luar negeri.

“Jateng itu luar biasa. Kita harus kembangkan sembari melihat mana yang nilai ekonominya tinggi. Sekarang kita susun regulasi dengan koordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ungkapnya.

Ditambahkan, nanti akan ada Peraturan Gubernur untuk memayungi regulasi tersebut. “Bagaimana kita mulai mengoptimalkan potensi kita yang ada. Kerja sama dengan peneliti di kampus dan sebagainya,” jelasnya.***

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru