Sukseskan Program MBG, Badan Gizi Nasional Ajak UMKM di Solo Terlibat Langsung

- Reporter

Jumat, 25 Juli 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solo, Metrojateng.id – Direktorat Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat (PPM) Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi kepada para pelaku usaha di Solo untuk sukseskan program MBG. UMKM pangan akan berperan penting sebagai penyedia makanan dengan berkontribusi besar terhadap pola konsumsi dan status gizi masyarakat.

Sosialisasi bersama pelaku usaha masyarakat ini bertempat di Hotel Sahid Jaya Solo pada 18-19 Juli 2025. Kegiatan sosialisasi yang dimulai pada pukul 08.00 WIB itu dihadiri para pelaku UMKM yang antusias dengan program MBG.

Direktorat Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat (PPM) Badan Gizi Nasional menggelar sosialisasi kepada para pelaku usaha dengan dibuka oleh perwakilan Badan Gizi Nasional Rima Nurisa Brahmani, Bintari Rukhmasari, dan Praktisi UMKM Muda Gunawan Widarto.

Perwakilan Badan Gizi Nasional Rima Nurisa Brahmani menjelaskan Badan Gizi Nasional adalah inisiatif strategis pemerintah Indonesia yang bertugas melaksanakan pemenuhan gizi masyarakat Indonesia atau biasa disebut program Makan Bergizi Gratis.

“Kami fokus pada peningkatan kualitas hidup melalui intervensi yang terstruktur dan berbasis data. Saat ini BGN sudah memilik ribuan mitra dan akan terus bertembah kedepannya diseluruh Indonesia. Untuk mewujudkan itu semua kita sebagai BGN membutuhkan support dari masyarakat Indonesia,” ucap Rima Nurisa Brahmani.

Baca Juga :  GIIAS Semarang 2025: BYD Perkenalkan ATTO 1, Mobil Urban Praktis dan Terjangkau

Lebih lanjut, Rima Nurisa Brahmani memaparkan mengenai peranan penting para pelaku usaha dalam mendorong kelancaran program MBG. Kolaborasi menjadi kunci dalam kesuksesan program MBG disemua daerah.

“Pelaku Usaha Daerah, UMKM dan Masyarakat adalah 3 aspek penting dalam kelancaran program MBG. Maka dari itu, kita harus sama sama bersinergi untuk memajukan bisnis kita baik UMKM atau Usaha lainnya,” tambahnya.

“Mari sama sama kita bersinergi untuk mewujudkan Program Presiden RI Prabowo Subianto,” lanjutnya.

Kemudian, Bintari Rukhmasari menjelaskan mengenai peran UMKM dalam mendukung gizi masyarakat dari dapur kecil yang berdampak besar.

“Semua yang akan kita alami atau temui dalam kehidupan sehari hari adalah berawal atau bermuara dari keluarga kita dirumah. Kalo kita berbicara mengenai keluarga kita juga harus berbicara terkait apa yang kita makan di rumah kita masing masing,” imbuh Bintari.

Secara garis besar gizi mempengaruhi tiga aspek fundamental dalam kehidupan masyarakat yaitu kesehatan fisik jangka panjang, perkembangan kecerdasan potensi belajar dan produktivitas ekonomi.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Dorong Kabupaten/Kota Gencarkan Forum Investasi untuk Ekonomi Baru

“Seperti yang kita tau Presiden Prabowo Subianto mencanangkan Program Makan Bergizi Gratis untuk memperbaiki perkembangan semua orang,” lanjutnya.

Kemudian, Praktisi UMKM Muda Gunawan Widarto menyampaikan UMKM adalah satu elemen penting dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.

“UMKM sendiri menyumbang 40% atau 9,5 triliun rupiah untuk pendapatan Negara. Tapi munculah pertanyaan kenapa Mayoritas UMKM itu gagal? Menurut survey 25% UMKM di Indonesia dalam 2 tahun kebanyakan gagal dalam masa tersebut. Sedangkan 45% lainnya bisa bertahan dalam 5 tahun. Lantas 30% sisanya bisa bertahan dalam jangka 10 tahun. Tapi dalam jangka panjang selama 10 tahun pun belum tentu UMKM tersebut bisa juga mengalami kegagalan,” papar Gunawan Widarto.

Secara keseluruhan, sosialisasi ini menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis adalah investasi krusial bagi masa depan bangsa, yang membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan tata kelola yang profesional untuk mencapai potensi maksimalnya.

Badan Gizi Nasional berkomitmen penuh untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak guna mewujudkan program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi nyata bagi masa depan generasi penerus bangsa.***

Berita Terkait

Desa Ayamputih Mulai Bangkit, Pendampingan Pemprov Jateng Hadirkan Peluang Kerja Baru
Investor Singapura Gandeng Mitra China, Jajaki Investasi Industri Berteknologi dan Pendidikan di Jateng
BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan
BRI Peduli Berbagi Kasih, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Jemaat Gereja
Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
Hari Koperasi Jateng Ditutup dengan Runwalk UMKM, Ribuan Peserta Ikuti Gerakan Berkoperasi
Dari Garasi ke Omzet Ratusan Juta, Koperasi Merah Putih Banjarsari Jadi Inspirasi
Hari Koperasi di Solo, Pemprov Jateng Dorong Koperasi Perluas Pasar dan Kemitraan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:02 WIB

Desa Ayamputih Mulai Bangkit, Pendampingan Pemprov Jateng Hadirkan Peluang Kerja Baru

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:37 WIB

Investor Singapura Gandeng Mitra China, Jajaki Investasi Industri Berteknologi dan Pendidikan di Jateng

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:44 WIB

BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:46 WIB

BRI Peduli Berbagi Kasih, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Jemaat Gereja

Senin, 13 Juli 2026 - 16:08 WIB

Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

Berita Terbaru