58 Tahun, Laboratorium CITO Terus Kembangkan Layanan Sesuai Perkembangan Jaman

- Reporter

Senin, 14 April 2025 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

- HALAM BI HALAL- Halal Bi Halal dan Customer Gathering Nasional Laboratorium CITO dipusatkan di Ballroom Hotel Rich Yogyakarta, Sabtu (12/4/2025). Foto : ist/metrojateng.id

- HALAM BI HALAL- Halal Bi Halal dan Customer Gathering Nasional Laboratorium CITO dipusatkan di Ballroom Hotel Rich Yogyakarta, Sabtu (12/4/2025). Foto : ist/metrojateng.id

Metrojateng.id- Selama 58 tahun kehadirannya, Laboratorium CITO terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang inovatif dan bermanfaat untuk masyarakat luas.

Direktur Utama PT CITO Putra Utama, dr Haryadi Ibnu Junaedi Sp,B mengatakan, saat ini kebutuhan layanan laboratorium kesehatan semakin luas, dan masyarakat membutkan hasil yang cepat. Bahkan, sebelum kontrol ke dokter, pasien ingin sudah mengetahui hasilnya, sehingga memudahkan konsultasi atau proses penyembuhan pasien terhadap penyakit yang dideritanya.

“Ini menjadi komitmen kami dalam pelayanan bagi pasien, sehingga membantu diagnosis lebih cepat,” katanya, dalam acara Halal Bi Halal dan Customer Gathering Nasional, yang dipusatkan di Ballroom Hotel Rich Yogyakarta, Sabtu (12/4/2025).

Acara yang dihadiri oleh Walikota Yogyakarta dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) dan Prof. Dr.Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P menjadi momen spesial dalam rangka memperingati HUT CITO ke-58. Acara ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tapi juga bentuk penghargaan CITO kepada para pelanggan atas dukungan luar biasa selama 58 tahun perjalanan CITO.

dr Haryadi Ibnu Junaedi Sp,B menjelaskan, demi memenuhi kebutuhan pelanggan itu, CITO menyediakan aplikasi dan mengembangkan saluran telekomunikasi seperti surat elektronik (surel), aplikasi sampai Whatsapp bagi dokter dan pasien. Bahkan, menggunakan layanan Artificial Intellegence (AI) mengikuti perkembangan zaman.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Danamon Syariah Adakan Iftar Gathering Bersama Mitra Bisnis

“Pelanggan CITO tidak hanya pasien rujukan dokter namun ada pribadi yang ingin menjaga kondisi kesehatan tubuhnya. Mereka menghendaki layanan cepat dan CITO terus mengembangkan saluran informasi ini. Dari total 4 jutaan pelanggan di Indonesia, pelanggan CITO yang ada di Yogyakarta mencapai 300 ribuan orang,” jelas dr Haryadi Ibnu Junaedi Sp,B, didampingi Komisaris PT CITO Putra Utama, Dr. Dyah Anggraeni, M.Kes, Sp.PK, dan Direktur Bisnis PT CITO Putra Utama, Badru Rochmat.

dr. Haryadi Ibnu Junaedi, Sp.B menuturkan, selain mengembangkan teknologi, CITO juga mengembangkan layanan unggulan berupa layanan Patologi Klinik & Lab Biomolekuler, medical Check Up untuk Haji & Umroh,
sampai Layanan Vaksinasi perjalanan luar negeri dan kesehatan umum.

“Apalagi CITO telah mendapatkan izin operasional sebagai laboratorium medis umum utama dari Kementerian Kesehatan RI, dan izin ini merupakan klasifikasi tertinggi yang pertama di Indonesia untuk layanan Patologi Klinik, Mikrobiologi, Parasitologi, dan Patologi Anatomi,” tukasnya.

Komisaris PT CITO Putra Utama Dr. Dyah Anggraeni, M.Kes, Sp.PK menambahkan, CITO juga aktif menjalankan program CSR, seperti bantuan bencana, pembangunan fasilitas ibadah, serta apresiasi kepada karyawan dalam bentuk program pendidikan gratis, hingga pemberangkatan Haji dan Umroh. Bahkan, sebelum acara CITO melepaskan burung merpati sebagai simbol perjuangan dan harapan.

Baca Juga :  Pererat Sister Province, Fujian Harap Penerbangan Semarang–Fuzhou Segera Dibuka

“Kami juga memberikan CITO Customer Award sebagai bentuk penghargaan tertinggi kepada pelanggan- terbaiknya. Dengan tema besar Innovation for Happiness, CITO terus bertransformasi dan memperluan kontribusinya bagi kesehatan masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Dr. Dyah Anggraeni, M.Kes, Sp.PK menjelaskan, sebelumnya CITO juga mengadakan kegiatan saat Hari Raya Imlek di Pekalongan, yang menunjukkan jika CITO melayani semua pelanggan tanpa perbedaan apapun. Adapun bentuk layanan lain berupa home visit atau kunjungan dokter ke rumah pasien.

“Sampai tahun 2030 diharapkan bisa buka di 50 cabang, dan terbaru buka di Balikpapan. Untuk penambahan cabang di tahun ini masih menunggu perkembangan global, terutama kurs mata uang dollar AS terhadap rupiah. Ini karena hampir seluruhnya peralatan diimpor langsung. Permintaan sih banyak seperti di Papua atau Sangatta tapi tetep menunggu kondisi tertentu,” tandasnya.(**)

Berita Terkait

Desa Ayamputih Mulai Bangkit, Pendampingan Pemprov Jateng Hadirkan Peluang Kerja Baru
Investor Singapura Gandeng Mitra China, Jajaki Investasi Industri Berteknologi dan Pendidikan di Jateng
BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan
BRI Peduli Berbagi Kasih, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Jemaat Gereja
Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
Hari Koperasi Jateng Ditutup dengan Runwalk UMKM, Ribuan Peserta Ikuti Gerakan Berkoperasi
Dari Garasi ke Omzet Ratusan Juta, Koperasi Merah Putih Banjarsari Jadi Inspirasi
Hari Koperasi di Solo, Pemprov Jateng Dorong Koperasi Perluas Pasar dan Kemitraan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:02 WIB

Desa Ayamputih Mulai Bangkit, Pendampingan Pemprov Jateng Hadirkan Peluang Kerja Baru

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:37 WIB

Investor Singapura Gandeng Mitra China, Jajaki Investasi Industri Berteknologi dan Pendidikan di Jateng

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:44 WIB

BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:46 WIB

BRI Peduli Berbagi Kasih, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Jemaat Gereja

Senin, 13 Juli 2026 - 16:08 WIB

Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

Berita Terbaru