Wagub Jateng Ajak Pengembang Hadirkan Perumahan Hemat Energi dan Tahan Bencana

- Reporter

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, berharap para pengembang perumahan di Jawa Tengah untuk mulai beralih ke konsep perumahan mandiri energi.

Taj Yasin mengusulkan agar kawasan perumahan baru tidak lagi hanya bergantung pada pasokan gas elpiji (LPG) konvensional. Tetapi mampu mengintegrasikan sistem pengelolaan limbah rumah tangga menjadi sumber energi alternatif berupa biogas.

“Pengembangan perumahan atau kawasan bisa kita komunalkan septic tank-nya sehingga bisa kita olah menjadi sebuah energi gas,” katanya saat mewakili Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, membuka Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) 2026 Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah di The SURI Ballroom Queencity Kota Semarang, Kamis, 7 Mei 2026.

Ia mencontohkan, di Jawa Tengah sudah ada beberapa daerah yang mengembangkan limbah industri rumah tangga menjadi sumber energi, salah satunya di Magelang. Limbah industri tahu bisa dimanfaatkan untuk energi 100 rumah tanpa mereka harus membeli gas.

Baca Juga :  Karyawan AXA Mandiri dan Pemprov DKI Jakarta Gaungkan Gerakan Kelola Sampah dan Literasi Keuangan Masyarakat

Sementara itu, di Boyolali, lanjut Wagub, kotoran sapi bisa diolah menjadi biogas.

“Satu sapi (bisa untuk) satu tumah. Sebenarnya, itu juga banyak yang terbuang gasnya,” ucapnya.

Menurut Wagub, inovasi perumahan mandiri energu ini bisa menjadi nilai jual (USP) yang sangat menarik bagi masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada impor gas.

“Kalau ini diintegrasikan dengan pengembangan perumahan nanti promosinya beli perumahan tidak perlu beli gas LPG. Nah ini akan menarik. Dan kita juga akan hemat energi karena gas ini negara kita masih impor,” paparnya.

Selain kemandirian energi, Taj Yasin juga memberikan instruksi tegas terkait tata ruang perumahan di tahun 2026 yang diwarnai tantangan kebencanaan.

Ia meminta pengembang di bawah naungan Himperra memastikan setiap unit rumah memiliki sumur resapan dan lahan terbuka yang cukup.

Baca Juga :  Dukung Pendidikan, Telkomsel Luncurkan Program Donasi Tas Sekolah

“Tahun 2026 ini kita menghadapi banyak tantangan bencana, mulai dari rob hingga tanah gerak. Saya minta pengembang jangan hanya beton semua. Site plan harus ada sumur resapan, syukur-syukur satu rumah satu sumur resapan agar kita tidak krisis air tanah dan aman dari banjir,” tegasnya.

Menanggapi keluhan pengembang mengenai lesunya pasar properti, Wagub optimis kondisi ini akan segera terlewati, mengingat pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah saat ini berada di atas rata-rata nasional.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen melakukan pendampingan terkait legalitas serta mendorong kolaborasi dengan Bank Jateng dan perbankan lainnya (Himbara) untuk memfasilitasi kebutuhan rumah bagi masyarakat, termasuk bagi para ASN yang jumlahnya terus meningkat.

“ASN kita juga meningkat, (pengangkatan) terakhir PPPK telah kami selesaikan, sehingga mereka juga butuh rumah,” pungkas Taj Yasin.*

Berita Terkait

BRI Semarang A. Yani Perkuat Sinergi dengan Kementerian PKP Jateng, Dukung Kelancaran Penyaluran Program BSPS 2026
The Park Semarang Ramaikan Liburan Sekolah dengan Sparktacular Holiday Wonderland, Sirkus Internasional dari Amerika Latin
Jateng Fair 2026 Tampilkan Riset dan Inovasi Bersama Produk Unggulan Daerah
Gebyar Hadiah Samsat 2026, Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Dapat Hadiah Total Rp 385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram
Bank Mandiri Taspen Pastikan Aktivitas Perbankan Berjalan Normal di Purwokerto
Bappenas Angkat Jempol, Dari Speling hingga Investasi Jateng Jadi Percontohan
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
Jawa Tengah Dilirik Investor India untuk Pengembangan Produk Pertanian dan Energi Surya

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:33 WIB

BRI Semarang A. Yani Perkuat Sinergi dengan Kementerian PKP Jateng, Dukung Kelancaran Penyaluran Program BSPS 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:29 WIB

The Park Semarang Ramaikan Liburan Sekolah dengan Sparktacular Holiday Wonderland, Sirkus Internasional dari Amerika Latin

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:08 WIB

Jateng Fair 2026 Tampilkan Riset dan Inovasi Bersama Produk Unggulan Daerah

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:56 WIB

Gebyar Hadiah Samsat 2026, Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Dapat Hadiah Total Rp 385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:04 WIB

Bank Mandiri Taspen Pastikan Aktivitas Perbankan Berjalan Normal di Purwokerto

Berita Terbaru