Usai Tiga Pekan Mengungsi, 100 Warga Jateng Dipulangkan dari Aceh

- Reporter

Sabtu, 20 Desember 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memulangkan sebanyak 100 warga asal Jateng yang terdampak banjir bandang di Sumatra, khususnya di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Pemulangan dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan keselamatan bagi warganya di mana pun berada.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, para warga tersebut sebelumnya telah berada di lokasi pengungsian selama kurang lebih tiga pekan. Proses pemulangan dilakukan setelah melalui koordinasi lintas instansi, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah terdampak.

“Ini sudah kita koordinasikan dengan daops di Sumatra. Warga sudah diberangkatkan dan dijemput oleh Setda serta para bupati masing-masing daerah,” ujar Ahmad Luthfi di Semarang, Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga :  Jawa Tengah Runner Up MTQ Nasional XXXI, Luthfi: Ini Usaha yang Luar Biasa

Berdasarkan data Pemprov Jateng, dari total 100 warga yang dipulangkan, sebanyak 54 orang berasal dari Kabupaten Cilacap, 34 orang dari Brebes, 7 orang dari Pemalang, 3 orang dari Kebumen, serta masing-masing 1 orang dari Pekalongan dan Grobogan.

“Paling banyak dari Cilacap dan Brebes, kemudian Pemalang. Rata-rata mereka bekerja sebagai peneres. Semua keluarga sudah kami hubungi,” katanya.

Pemulangan dilakukan menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara melalui Bandara Takengon, Aceh, sekitar pukul 11.00 WIB. Pesawat kemudian transit di Medan sebelum tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 14.15 WIB.

Setibanya di Jakarta, para warga mendapatkan fasilitas istirahat dan konsumsi dari Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya, Pemprov Jateng menyediakan dua unit bus menuju Cilacap dan satu bus menuju Brebes. Sementara warga asal Grobogan dan Kebumen difasilitasi transportasi travel hingga ke kampung halaman masing-masing.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi ke Diaspora Jateng: Jangan Lepas Tradisi, Bawa Pulang Ilmu untuk Daerah

Tidak hanya memfasilitasi pemulangan, Pemprov Jateng juga memberikan bantuan modal sementara kepada para warga terdampak. Bantuan tersebut diberikan melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah.

“Transportasi kita bantu semua. Bahkan setelah sampai daerah asal, kita berikan modal usaha agar mereka bisa melanjutkan hidup dan melakukan pemulihan ekonomi di kampung halaman,” ungkap Ahmad Luthfi.*

Berita Terkait

SP PLN Satukan Ribuan Pegawai, Perjuangkan Kesejahteraan dan Tolak Power Wheeling
Tolak Dominasi Swasta, SP PLN Perjuangkan Kedaulatan Energi Nasional
Zharev Education Center Raih Penghargaan Bergengsi Berkat Pembinaan Calon Abdi Negara
BBM Nelayan, Energi Hijau, hingga Tanah Yayasan Jadi Aspirasi Warga kepada Wapres dan Sekda Jateng
TNI AL Gandeng ESDM Dalami Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Apresiasi atas Kualitas Layanan
BRI Dukung Apresiasi Pendonor Darah PMI Semarang melalui Berbagai Layanan
Pengadaan Beras BULOG Pecahkan Rekor, Jateng Serap 406 Ribu Ton

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:44 WIB

SP PLN Satukan Ribuan Pegawai, Perjuangkan Kesejahteraan dan Tolak Power Wheeling

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Tolak Dominasi Swasta, SP PLN Perjuangkan Kedaulatan Energi Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Zharev Education Center Raih Penghargaan Bergengsi Berkat Pembinaan Calon Abdi Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:01 WIB

BBM Nelayan, Energi Hijau, hingga Tanah Yayasan Jadi Aspirasi Warga kepada Wapres dan Sekda Jateng

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

TNI AL Gandeng ESDM Dalami Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang

Berita Terbaru