Jateng Kembali Dipercaya Investor Global, Luthfi Resmikan Pabrik DKV Printing Indonesia

- Reporter

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Di tengah ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik dunia, Jawa Tengah kembali menarik investasi besar. PT DKV Printing Indonesia, perusahaan percetakan berteknologi tinggi asal Tiongkok, resmi beroperasi di Kawasan Ekonomi Kendal (KEK), Selasa (21/7/2026).

Nilai investasinya mencapai Rp 480,64 miliar dan telah menyerap sekitar 500 tenaga kerja dari daerah setempat. Peresmian dilakukan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Menurutnya, masuknya investasi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Jawa Tengah tetap menjadi salah satu destinasi investasi yang dipercaya pelaku usaha global.

“Di tengah geopolitik dunia, Jawa Tengah masih dipercaya untuk melakukan investasi. Saya sebagai Gubernur Jawa Tengah mengucapkan terima kasih. Hari ini PT DKV Printing Indonesia resmi beroperasi,” kata Ahmad Luthfi, yang selalu duet wagub Taj Yasin.

Perusahaan tersebut memproduksi berbagai kebutuhan percetakan berteknologi tinggi. Mulai dari label, kemasan, kotak sepatu, hingga material percetakan yang digunakan sejumlah merek internasional.

Baca Juga :  Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, nilai investasi bukan satu-satunya indikator keberhasilan. Yang lebih penting adalah dampak nyata yang dirasakan masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal, dan transfer teknologi.

“Investasi ini bukan hanya membawa modal ke Jawa Tengah, tetapi juga membawa alih teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Luthfi.

Ia menjelaskan, pengembangan industri berbasis teknologi akan memperkuat daya saing Jawa Tengah, sekaligus meningkatkan produktivitas industri daerah dalam jangka panjang.

Saat berdialog dengan manajemen perusahaan, Luthfi memperoleh laporan bahwa operasional PT DKV Printing Indonesia telah melibatkan sekitar 500 pekerja.

Menurutnya, penyerapan tenaga kerja menunjukkan bahwa investasi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong masuknya investasi yang tidak hanya besar secara nilai, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, serta memperkuat struktur industri daerah.

Baca Juga :  Program Balik Rantau Gratis Jateng Bawa Senyum Difabel dan Lansia, Perjalanan Lebih Aman Nyaman

“Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi yang mempunyai daya saing, terkait tenaga kerja maupun investasi di Indonesia,” katanya.

Luthfi menambahkan, hingga kini Jawa Tengah terus menjadi tujuan investasi berbagai negara, di antaranya Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Korea Selatan, dan sejumlah negara lainnya.

Kepercayaan investor tersebut didukung oleh iklim investasi yang kondusif, kemudahan perizinan, pembangunan infrastruktur, kepastian hukum, serta ketersediaan tenaga kerja yang kompeten.

Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan pembukaan PT Foodindo Dwivestamas, industri makanan dan masakan olahan dengan status Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Perusahaan tersebut menanamkan investasi sebesar Rp 249,31 miliar dan menyerap 150 tenaga kerja.

Masuknya dua investasi baru tersebut memperkuat posisi Kawasan Ekonomi Kendal sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri nasional sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat Jawa Tengah.***

Berita Terkait

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027
Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci
Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia
GIIAS Semarang 2026, Pasar Otomotif dan PAD Jateng Berpeluang Tumbuh
Jepang Butuh Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Kerja Teruji
Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB

Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot

Minggu, 27 September 2026 - 23:03 WIB

Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 17:29 WIB

Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia

Berita Terbaru