Rumah Sakit Harapan Sehat Hadir, Jawab Kebutuhan Layanan Kesehatan Masyarakat Tegal dan Sekitarnya

- Reporter

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL – Setelah hampir dua dekade tanpa penambahan rumah sakit swasta, Kota Tegal akhirnya memiliki fasilitas kesehatan baru. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan Rumah Sakit Harapan Sehat Kota Tegal, Selasa (21/7/2026), yang diharapkan menjadi penguat layanan kesehatan sekaligus memperluas akses pelayanan bagi masyarakat di kawasan Pantura Barat.

Peresmian rumah sakit tersebut menjadi penanda masuknya investasi baru di sektor kesehatan yang dinilai strategis, mengingat Kota Tegal selama ini menjadi daerah rujukan bagi masyarakat dari Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang, hingga Cirebon.

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi kepada PT Ati Sri Subekti Sehat yang telah berinvestasi membangun rumah sakit tersebut. Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan bukan sekadar investasi bisnis, melainkan bagian dari upaya memenuhi hak dasar masyarakat.

“Sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Terima kasih karena telah memberikan kontribusi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Luthfi, yang meminpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat layanan kesehatan hingga tingkat desa melalui Program Dokter Spesialis Keliling (Speling). Program tersebut telah menjangkau sekitar 1.100 desa dan memberikan layanan kesehatan gratis kepada hampir sembilan juta masyarakat, terutama kelompok miskin ekstrem.

Baca Juga :  Batik Pegon Karya Difabel Kebumen Tembus Pasar Internasional, Nawal Yasin Beri Apresiasi

Menurut Luthfi, kehadiran Rumah Sakit Harapan Sehat akan memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan di Jawa Tengah, mulai dari penambahan fasilitas, tenaga kesehatan, hingga dokter spesialis yang selama ini masih sulit dijangkau masyarakat pedesaan.

“Selama ini masyarakat desa banyak yang belum tersentuh dokter spesialis. Karena itu, keberadaan rumah sakit ini akan menambah fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, tenaga medis, dan dokter,” ujarnya.

Direktur Rumah Sakit Harapan Sehat Kota Tegal, Husen Al Rasyid, mengatakan rumah sakit tipe C tersebut hadir dengan komitmen memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan profesional.

Pada tahap awal, rumah sakit menyediakan layanan poliklinik kandungan, anak, penyakit dalam, bedah, dan umum. Selain itu tersedia Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, instalasi bedah sentral, kamar bersalin, kamar bayi, layanan rawat inap, intensive care unit (ICU), serta layanan penunjang seperti laboratorium, radiologi, farmasi, dan gizi.

Baca Juga :  Luthfi: Harmoni Budaya Jawa-Betawi Jadi Kekuatan Persatuan Bangsa

“Seluruh pelayanan didukung tenaga kesehatan yang kompeten serta sarana dan prasarana yang memadai sehingga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu, CEO Rumah Sakit Harapan Sehat, Muhadi Setia Budi, mengungkapkan pembangunan rumah sakit tersebut dilatarbelakangi meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di Kota Tegal sebagai kawasan rujukan regional.

Ia menyebut, Rumah Sakit Harapan Sehat merupakan rumah sakit keenam yang dibangun oleh perusahaannya sekaligus menjadi rumah sakit swasta baru pertama di Kota Tegal dalam kurun sekitar 18 tahun, sejak berdirinya Rumah Sakit Mitra Keluarga pada 2008.

“Kami berharap Rumah Sakit Harapan Sehat menjadi pilihan masyarakat serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik,” ujar Muhadi.

Pembangunan rumah sakit itu memakan waktu sekitar dua setengah tahun, mulai dari pembebasan lahan hingga konstruksi.

Kehadirannya diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di Kota Tegal dan sekitarnya, tetapi juga mendukung pemerataan akses layanan kesehatan di Jawa Tengah, terutama di wilayah Pantura Barat.*

Berita Terkait

BRI Region 10 Semarang Dukung Penyaluran Program BSPS 2026 di Jawa Tengah
Sekda Jateng: Data Pemerintah Jangan Sampai Dibobol atau Diintervensi
Pemprov Jateng Maksimalkan Aset Daerah, Satgas Pandawa Fokus Tingkatkan PAD
Pemprov Jateng Buka Pasar Raya 2026, Perkuat Ekosistem Seni dan Ekonomi Kreatif
Konflik Bertahun-tahun Disampaikan ke Luthfi, Pemprov Siap Petakan Solusi
Tragedi Perlintasan Semarang, Luthfi Beri Santunan dan Ingatkan Utamakan Keselamatan
THE PRINT Gelar Forum Nasional dan Luncurkan Buku Prabowonomics pada 6 Agustus 2026
Jateng Diapresiasi Penopang Pangan Nasional, Mentan Bantu 7.000 Pompa untuk Petani

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:13 WIB

Rumah Sakit Harapan Sehat Hadir, Jawab Kebutuhan Layanan Kesehatan Masyarakat Tegal dan Sekitarnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:46 WIB

BRI Region 10 Semarang Dukung Penyaluran Program BSPS 2026 di Jawa Tengah

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:24 WIB

Sekda Jateng: Data Pemerintah Jangan Sampai Dibobol atau Diintervensi

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:31 WIB

Pemprov Jateng Maksimalkan Aset Daerah, Satgas Pandawa Fokus Tingkatkan PAD

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:17 WIB

Konflik Bertahun-tahun Disampaikan ke Luthfi, Pemprov Siap Petakan Solusi

Berita Terbaru