Tingkat Pengangguran Terbuka Purbalingga 4,96 Persen

- Reporter

Rabu, 12 Maret 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbalingga  Terhitung Agustus 2024, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Purbalingga sebesar 4,96 persen. Angka tersebut menempati posisi terendah jika dibandingkan dengan Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen, alias wilayah Barlingmascakeb.

Data tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Purbalingga, Slamet Romelan, saat beraudiensi dengan Wakil Bupati Purbalingga, di Ruang Kerja Wabup, Senin (10/03/2025).

 

Dijelaskan, salah satu faktor yang menekan angka pengangguran terbuka di Purbalingga adalah dominasi sektor pertanian. Hampir 60 persen masyarakat Purbalingga bekerja di sektor pertanian. Kondisi ini berkontribusi besar dalam menyerap tenaga kerja.

 

“Pada Agustus 2024, distribusi pekerja pada kategori manufaktur dan jasa-jasa menurun, sedangkan persentase penduduk yang bekerja di pertanian, share-nya meningkat,” paparnya

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Bentuk Satgas Tambang untuk Atasi Masalah Gunung Slamet

 

Slamet merinci, jumlah pengangguran terbuka perempuan sekitar 7.689 orang atau setara dengan 3,10 persen jumlah penduduk Purbalingga, sementara pengangguran terbuka laki-laki sekitar 22.024 orang atau setara dengan 6,28 persen. Total jumlah pengangguran terbuka di Purbalingga mencapai 29.713 orang.

 

Wabup Purbalingga, Dimas Prasetyahani, mengapresiasi capaian TPT Purbalingga tersebut. Menurutnya, rendahnya angka pengangguran di Purbalingga ini merupakan dampak dari berbagai program yang telah dilakukan, seperti pelatihan kerja, fasilitasi wirausaha, serta kerja sama dengan industri, khususnya di sektor manufaktur dan UMKM.

 

“Meski demikian, kita masih punya PR untuk menyediakan lapangan pekerjaan, guna menyerap pengangguran yang masih ada. Sehingga ke depan, TPT Purbalingga syukur-syukur bisa menyentuh di angka satu persen,” ujarnya.

Baca Juga :  Rapimda MKGR Jateng Mantapkan Peran Strategis Dukung Kemenangan Golkar

 

Sebagai informasi, pemerintahan Fahmi-Dimas mengusung sembilan program unggulan untuk periode 2025-2030. Kesembilan program tersebut adalah pertumbuhan ekonomi dan peningkatan PAD sebesar Rp500 miliar, kualitas jalan di Purbalingga sebesar 90 persen dengan kondisi mantap, 10 ribu lapangan pekerjaan baru untuk laki-laki, dukungan dana untuk UMKM dan wirausaha baru, penyediaan fasilitas kendaraan satu desa satu mobil.

 

Selain itu, penciptaan Produk unggulan dari Kabupaten Purbalingga, penyiapan 10 ribu SDM unggul siap kerja, peningkatan layanan kesehatan gratis, serta dana bergulir untuk pemberdayaan ekonomi warga sebesar Rp1 juta

Berita Terkait

Luthfi Ajak Nahdliyin Rawat Kebangsaan dan Perkuat Ekonomi
Nawal Yasin Apresiasi Peran Fatayat NU dalam Perlindungan Perempuan
Gus Yasin: Haji Jateng Tahun Ini Gunakan Dua Embarkasi
Naik Vespa, Gus Yasin Tempuh 30 Km Hadiri Halalbihalal Warga Genuk
Peluang Kerja Terbuka, Jateng Latih Pemandu Wisata Gunung Profesional
Heri Pudyatmoko: Pemberdayaan Perempuan Kunci Utama Ketahanan Keluarga
Dukung Keberlangsungan Pembangunan, Waka DPRD Jateng Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
Kepengurusan Baru KAI Jateng Siap Jawab Tantangan Zaman

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 12:10 WIB

Luthfi Ajak Nahdliyin Rawat Kebangsaan dan Perkuat Ekonomi

Senin, 20 April 2026 - 06:54 WIB

Nawal Yasin Apresiasi Peran Fatayat NU dalam Perlindungan Perempuan

Senin, 20 April 2026 - 06:43 WIB

Gus Yasin: Haji Jateng Tahun Ini Gunakan Dua Embarkasi

Minggu, 19 April 2026 - 20:55 WIB

Naik Vespa, Gus Yasin Tempuh 30 Km Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

Minggu, 19 April 2026 - 17:25 WIB

Peluang Kerja Terbuka, Jateng Latih Pemandu Wisata Gunung Profesional

Berita Terbaru

Daerah

Luthfi Ajak Nahdliyin Rawat Kebangsaan dan Perkuat Ekonomi

Senin, 20 Apr 2026 - 12:10 WIB

Daerah

Gus Yasin: Haji Jateng Tahun Ini Gunakan Dua Embarkasi

Senin, 20 Apr 2026 - 06:43 WIB