Solidaritas Jateng untuk NTT, Bantuan Tahap Kedua Diberangkatkan

- Reporter

Selasa, 1 September 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan untuk para korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada pengiriman tahap kedua ini, bantuan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pangan, sandang, serta kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan penggalangan donasi kembali dilakukan atas arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Hal itu menjadi bagian dari upaya masyarakat Jateng untuk membantu warga NTT yang masih membutuhkan dukungan setelah bencana.

“Jumlah bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat NTT masih besar. Sebagaimana arahan Bapak Gubernur, agar bisa membantu semaksimal mungkin,” kata Bergas di Kota Semarang pada Senin, 31 Agustus 2026.

Menurut dia, bantuan tahap kedua tersebut berasal dari sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah yang menitipkan donasinya melalui Pemprov Jateng. Selain itu, bantuan juga datang dari berbagai komunitas dan lembaga.

Di antaranya komunitas masyarakat Tionghoa di Jawa Tengah, Koperasi Telogorejo, Indonesia Power, serta sejumlah komunitas lainnya. Ada pula masyarakat yang memilih tidak mencantumkan identitas dalam donasinya.

Bantuan yang terkumpul didominasi kebutuhan sehari-hari. Untuk kebutuhan pangan, antara lain tersedia makanan siap saji, kornet, sarden, telur, biskuit, bubur bayi, hingga susu bayi.

Baca Juga :  Dorong Generasi Unggul, Pemerintah Perluas Sosialisasi Program MBG

Sementara untuk kebutuhan sandang dan kebutuhan dasar lainnya, bantuan yang disiapkan meliputi popok bayi dan dewasa, pakaian baru, sarung, daster, pakaian dalam, serta perlengkapan mandi seperti sabun dan sampo.

Bergas mengatakan, pemilihan jenis bantuan tersebut menyesuaikan kebutuhan riil masyarakat terdampak. Saat ditugaskan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi untuk berkoordinasi dengan Gubernur NTT, pihaknya mendapat gambaran bahwa kebutuhan pangan, terutama lauk-pauk, menjadi salah satu kebutuhan penting.

Bantuan dari Jawa Tengah rencananya diberangkatkan menuju Jakarta pada Selasa (1/9/2026). Sekitar lima truk disiapkan untuk mengangkut seluruh bantuan menuju Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) yang berlokasi di area Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.

Dari Posduklognas, bantuan akan diteruskan menuju NTT melalui sistem distribusi logistik nasional. Mekanisme tersebut dipilih agar bantuan dapat lebih cepat sampai ke wilayah terdampak, sekaligus memastikan penyalurannya terkoordinasi dengan baik.

Bergas menjelaskan, Pemprov Jateng tidak menetapkan sendiri kabupaten tujuan akhir bantuan. Distribusi nantinya menyesuaikan sistem yang telah disiapkan posko nasional di NTT.

Sejumlah wilayah di Pulau Flores yang terdampak cukup besar antara lain Manggarai, Nagekeo, dan Manggarai Timur. Namun, distribusi akan disesuaikan dengan kebutuhan di seluruh wilayah terdampak.

Baca Juga :  Jateng Hadirkan PAUD EMAS, Perkuat Karakter Anak Sejak Usia Dini

“Di lokasi posko nasional di sana sudah menyediakan truk-truk distribusi yang siap dikirim ke semua daerah yang ada di Kepulauan Flores di NTT,” jelasnya.

Bergas belum memastikan apakah penggalangan donasi akan kembali dilakukan setelah tahap kedua. Pemprov Jateng masih akan melihat perkembangan kebutuhan masyarakat di NTT.

“Semoga saja ini bisa selesai. Harapan kita masyarakat NTT bisa pulih kembali, bisa semangat kembali,” ucap Bergas.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, dukungan bantuan dari Jawa Tengah tidak berhenti pada pengiriman tahap pertama. Ia telah meminta Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur Jawa Tengah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyiapkan bantuan lanjutan.

“Pak Sekda dan Pak Wagub koordinasi dengan bupati dan wali kota lainnya untuk kita merencanakan tahap kedua,” katanya beberapa waktu lalu.

Pada gelaran Jateng Bersholawat pada Minggu, 23 Agusts 2026 malam, Ahmad Luthfi juga mengajak ribuan warga untuk memanjatkan doa bersama bagi korban bencana NTT.

“Semoga saudara-saudara kita dikuatkan dan segera recovery (pulih) dari bencana,” ucap Luthfi.***

Berita Terkait

Audit BPK Dimulai, Taj Yasin Tekankan Transparansi dan Perbaikan Tata Kelola
Jelang MTQ Nasional, Sekda Sumarno Ajak ASN Ramaikan dan Gaungkan
Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 12:22 WIB

Solidaritas Jateng untuk NTT, Bantuan Tahap Kedua Diberangkatkan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Audit BPK Dimulai, Taj Yasin Tekankan Transparansi dan Perbaikan Tata Kelola

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Jelang MTQ Nasional, Sekda Sumarno Ajak ASN Ramaikan dan Gaungkan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Berita Terbaru

Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha bersama jajaran BRI Regional Office Semarang dan masyarakat dalam kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Alun-Alun Sumowono. Foto : Dok.BRI/metrojateng.id

Bisnis

Semarak Merah Putih BRI, Satukan Semangat Warga Sumowono

Senin, 31 Agu 2026 - 22:01 WIB