Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

- Reporter

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Masyarakat antusias ikut serta dalam proses penjaringan calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Tengah periode 2027-2031. Hingga penutupan pendaftaran Jumat (28/8/2026), pukul 14.00 WIB, sebanyak 177 berkas diterima oleh sekretariat pendaftaran.

Ketua Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Jateng, Dhoni Widianto mengatakan, jika dibandingkan dengan periode penerimaan pada 2022, pendaftar tahun ini melonjak lebih dari dua kali lipat. Jika sebelumnya adalah 74 pendaftar hingga akhir masa pendaftaran, kini mencapai 177 orang atau naik 139 persen.

Dia menyebut, antusiasme tersebut menandakan tingginya kepedulian masyarakat terhadap tata kelola keterbukaan informasi. Di samping itu, latar belakang pekerjaan pendaftar pun bervariasi, dari wiraswasta, dosen, hingga advokat.

Baca Juga :  Nilai IKK Jateng Membaik, Sekda Minta OPD Perkuat Kualitas Kebijakan

“Hingga pukul 14.00 WIB, sudah masuk dan tercatat sebanyak 177 pendaftar. Ada kemungkinan juga bisa bertambah, karena di ketentuan bisa dikirim via pos. Ini merupakan angka yang cukup bagus ya,” ujarnya, ditemui di Sekretariat Pendaftaran KI Jateng, pada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital Jateng, Jumat (28/8/2026).

Dhoni menerangkan, selanjutnya berkas pendaftar akan melalui tahap verifikasi dokumen pada 4-10 September 2026. Nantinya, hasil seleksi akan diumumkan melalui website jatengprov.go.id, ppid.jatengprov.go.id, dan kipjateng.jatengprov.go.id, pada 14 September 2026.

Karena itu, dia meminta kepada pendaftar calon anggota KI untuk memantau laman-laman tersebut. Dhoni menegaskan, tim seleksi menjunjung tinggi profesionalisme, objektif, dan berintegritas. Seluruh tahapan seleksi juga dilakukan secara transparan, dan tanpa ada pungutan biaya apa pun.

Baca Juga :  Luthfi Ajak Semua Elemen Bersatu, Bangun Jawa Tengah dengan Semangat Kebersamaan

“Ini sesuai arahan dari Pak Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bahwa kami bekerja tanpa intervensi dari mana pun. Kami juga tidak menghubungi calon, baik melalui telepon maupun pesan singkat. Jadi, jika ada yang mengatasnamakan timsel, pasti itu bukan dari kami,” tegas Dhoni.

Di samping proses verifikasi dokumen, Dhoni menjelaskan, nantinya ada seleksi berupa tes potensi diri, tes psikologi, hingga wawancara. Dia menambahkan, jika terpilih, tugas tidak ringan akan menanti komisioner KI Jawa Tengah. Apalagi, disrupsi informasi menuntut para komisioner untuk adaptif.***

Berita Terkait

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran
Tinggal 19 Hari, Jateng Matangkan Persiapan MTQ Nasional
Jateng Bersholawat Jadi Momentum Perkuat Kerukunan dan Gotong Royong

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto

Berita Terbaru