KABUPATEN SEMARANG – Semangat kebersamaan mewarnai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. BRI Regional Office Semarang menghadirkan Semarak Merah Putih Kemerdekaan di Alun-Alun Sumowono, Sabtu (22/8/2026), dengan menggandeng pemerintah dan masyarakat.
Regional CEO BRI Regional Office Semarang Bernadi Kurniawan mengatakan, peringatan kemerdekaan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan gotong royong.
“Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum untuk kembali menguatkan semangat persatuan, gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan sebagai bangsa,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., Anggota DPRD Kabupaten Semarang Handika Gusni Rahmulya, S.Psi., Camat Sumowono Agung Heru Suryono, S.H., Kapolsek Sumowono AKP Kuseni, S.H., M.H., dan Danramil 10/Sumowono Lettu Arm Deni Rusmawan.
Tidak hanya jajaran pemerintahan, kegiatan juga melibatkan tokoh masyarakat, pelaku UMKM, serta warga Kecamatan Sumowono. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran kolaborasi dalam menghidupkan semangat kemerdekaan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurut Bernadi, BRI berupaya menerjemahkan semangat kemerdekaan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui kolaborasi serta berbagai program pemberdayaan yang dijalankan di wilayah kerja BRI Regional Office Semarang.
“Melalui Semarak Merah Putih Kemerdekaan, BRI menghadirkan perayaan yang dilaksanakan secara serentak di 18 titik Desa BRILiaN,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi UMKM BRILiaN, lomba kemerdekaan, BRI Peduli Activity, serta panggung hiburan kemerdekaan. Beragam kegiatan itu dikemas untuk mempererat hubungan antara Insan BRILiaN dengan masyarakat.
Di sisi lain, perhatian BRI terhadap pengembangan desa juga terlihat dari pertumbuhan jumlah Desa BRILiaN di wilayah Regional Office Semarang. Pada 2024 tercatat 18 desa, kemudian bertambah menjadi 33 desa pada 2025, dan mencapai 62 desa pada 2026.
Bernadi menilai pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Potensi lokal diharapkan semakin berkembang sehingga dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bernadi turut menyampaikan rasa duka dan belasungkawa atas berbagai musibah bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. “Doa dan simpati kami menyertai seluruh masyarakat yang terdampak, semoga diberikan kekuatan dan proses pemulihan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap semangat kemerdekaan terus menjadi energi positif bagi masyarakat untuk menjaga persatuan dan memperkuat kepedulian. “Mari jadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk terus bersatu, saling menguatkan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia,” tandasnya.
Semarak Merah Putih di Sumowono sekaligus menjadi ruang perjumpaan antara BRI dan masyarakat dalam suasana perayaan kemerdekaan. Semangat nasionalisme dipadukan dengan pemberdayaan UMKM, kegiatan sosial, serta penguatan kebersamaan di tingkat desa.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!” pungkas Bernadi.(*)









